Menu

Mode Gelap
Sambut HUT ke-81 RI, Walikota Dedy Wahyudi Ajak Warga Gencarkan Gotong Royong Bersihkan Kota Bengkulu Bolos Sekolah saat Jam Pelajaran, Siswa SMAN 2 Kota Bengkulu Diciduk Satpol PP di Jalur Tikus Belakang Sekolah Kemarau Panjang Ancam Sawah Mukomuko, Dinas Pertanian Bergerak Cepat Petakan Wilayah Rentan   Tegas! Dikbud Kota Bengkulu Larang Keras Pungutan Biaya Lomba 17 Agustus di Sekolah Tanggap Cepat Kebakaran SMPN 19 Kota Bengkulu: Dikbud Ajukan Proposal Revitalisasi Rp2 Miliar ke Pusat  Program Prabawa Resmi Diluncurkan: Satpol PP Siaga di Tiap Kelurahan, Walikota Dedy Wahyudi Tegaskan Peran Baru 

Kriminal

Polresta Bengkulu Tetapkan PT (17) sebagai Tersangka Pembunuhan Dua Anak di Kampung Melayu

badge-check

Pelaku pembunuhan 2 bocah di Bengkulu. Perbesar

Pelaku pembunuhan 2 bocah di Bengkulu.

Kepolisian Resort Kota (Polresta) Bengkulu menetapkan PT (17) sebagai tersangka dalam kasus pembunuhan terhadap dua anak di bawah umur, yaitu AR (8) dan AA (9), warga Kecamatan Kampung Melayu, Kota Bengkulu. Motif pembunuhan diketahui berasal dari rasa sakit hati tersangka terhadap kedua korban yang memancing ikan di kolam belakang rumahnya.

Kronologi Kejadian

Kapolresta Bengkulu, Kombes Pol Sudarno, menjelaskan bahwa tersangka membekap dan memiting kedua korban sebelum memasukkan mereka ke kolam ikan hingga tenggelam. “Di belakang rumahnya ada kolam ikan yang dipelihara tersangka. Saat ikan hilang, tersangka melihat kedua korban di lokasi dan melakukan tindakan tersebut,” ujar Sudarno.

  • Korban AA: Berdasarkan hasil otopsi, ditemukan memar di pipi, kening, dan leher. Penyebab kematian adalah cekikan.
  • Korban AR: Kondisi jasad rusak sehingga penyebab kematian belum dapat dipastikan.

Lokasi Pembuangan Mayat

  • Korban AR: Dibuang di Jembatan Arah Bintang.
  • Korban AA: Dibuang ke septic tank karena tersangka tidak memiliki cukup waktu.

Tersangka bahkan menggunakan kapur barus dan daun sereh untuk mengurangi bau di septic tank. Polisi mengungkap bahwa tersangka dan korban saling mengenal karena rumah mereka berdekatan.

Pasal yang Diterapkan

Tersangka PT dikenakan:

  • Pasal 80 ayat (3) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak.
  • Pasal 338 KUHPidana dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.

Proses Penyelidikan

Penemuan mayat pertama terjadi pada Minggu siang (20/4/2025) di perairan Muara Jenggalu, Kecamatan Gading Cempaka. Polisi menemukan karung bertuliskan “Ibrahim Tanjung Bengkulu”, yang mengarahkan penyelidikan ke rumah pelaku PU.

Pada Senin malam (21/4), polisi menggeledah rumah PU dan menemukan karung lain di septic tank dengan tulisan yang sama.

Kasus ini menjadi perhatian serius bagi Polresta Bengkulu, yang terus mendalami fakta-fakta untuk memastikan keadilan bagi para korban. Sinergi antara kepolisian dan masyarakat diharapkan dapat mencegah kejadian serupa di masa depan.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Polda Bengkulu Dalami Penyelidikan Dugaan Korupsi DAK-DAU TA 2025 Dinkes Seluma, Seseorang Berinisial “S” Datangi Polda

24 Juli 2026 - 18:09 WIB

Polresta Bengkulu Sikat Habis Geng Motor: 35 Orang Diamankan, Mayoritas Masih di Bawah Umur

22 Juli 2026 - 20:50 WIB

Respon Cepat Laporan Warga, Satpol PP Gagalkan Rencana Tawuran Remaja di Pantai Panjang

19 Juli 2026 - 21:07 WIB

Keliling Kota Cari Kunci Nyantol, Spesialis Curanmor 11 TKP Asal Kepahiang Diringkus Polres Rejang Lebong

17 Juli 2026 - 18:40 WIB

Nekat Gasak Sawit Warga Tunggang, Pemuda Asal Sungai Rumbai Diringkus Massa

16 Juli 2026 - 19:24 WIB

Trending di Headline