Menu

Mode Gelap
Kabar Gembira! Pemprov Bengkulu Pastikan Gaji ke-13 ASN 2026 Siap Cair, Ini Bocorannya Polisi Buru Pembuang Jasad Bayi Prematur di Pantai Pasar Bawah Bengkulu Selatan Jembatan Perintis Garuda Taba Penanjung Mulai Dipasang, Akses Ekonomi Warga Segera Pulih Nasib Guru Honorer di Ujung Tanduk? DPRD Provinsi Bengkulu Desak Pusat Batalkan Larangan Mengajar 2027 Wajah Baru Pantai Panjang: Pemkot Bengkulu Mulai Petakan Lokasi Gazebo Sepanjang Jogging Track Sinergi TNI dan Rakyat, Pembangunan Jembatan Gantung Kualalangi Bengkulu Utara Terus Dikebut

Hukum

Polisi Buru Pembuang Jasad Bayi Prematur di Pantai Pasar Bawah Bengkulu Selatan

badge-check


Polisi Buru Pembuang Jasad Bayi Prematur di Pantai Pasar Bawah Bengkulu Selatan Perbesar

BENGKULU SELATAN, FaktaBengkulu.com – Warga di sekitar kawasan Pantai Pasar Bawah, Kecamatan Pasar Manna, digegerkan dengan penemuan jasad bayi laki-laki pada Rabu (13/5/2026) siang. Hingga saat ini, pihak Kepolisian Resor (Polres) Bengkulu Selatan tengah melakukan penyelidikan intensif untuk mengungkap siapa aktor di balik tindakan keji tersebut.

Kapolres Bengkulu Selatan melalui Kasat Reskrim, AKP Reno Wijaya, menegaskan bahwa pihaknya tidak akan tinggal diam. Saat ini, tim penyidik sedang mengumpulkan keterangan dan bukti-bukti di lapangan untuk melacak keberadaan pelaku.

“Kami masih melakukan penyelidikan mendalam dan memburu pelaku yang tega membuang bayi tersebut,” tegas AKP Reno saat dikonfirmasi, Kamis (14/5/2026).

Hasil Pemeriksaan Medis: Bayi Diduga Lahir Prematur

Jasad bayi malang tersebut langsung dievakuasi ke RSUD Hasanuddin Damrah (HD) Manna untuk menjalani pemeriksaan awal. Berdasarkan keterangan medis dari dokter umum IGD RSUD HD Manna, dr. Diya Ayu Lestari, bayi tersebut diperkirakan lahir dalam kondisi belum cukup umur.

Berikut adalah poin-poin hasil pemeriksaan medis sementara:

  • Jenis Kelamin: Laki-laki.
  • Berat Badan: Sekitar 1,5 kilogram.
  • Usia Kandungan: Diperkirakan antara 7 hingga 8 bulan (Prematur).
  • Waktu Kematian: Diduga sudah meninggal dunia sekitar 24 jam sebelum ditemukan.

Kondisi Jasad Saat Ditemukan

Penemuan yang terjadi sekitar pukul 13.29 WIB ini menyisakan duka mendalam. Saat ditemukan di area bebatuan pantai, kondisi tubuh bayi sudah mulai membiru dan tidak terbungkus sehelai kain pun.

“Ada luka di bagian perut, namun kami belum bisa memastikan apakah itu karena benturan atau faktor lain. Saat dibawa ke rumah sakit, kondisi bayi memang sudah meninggal dunia,” jelas dr. Diya.

(ABD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Nasib Guru Honorer di Ujung Tanduk? DPRD Provinsi Bengkulu Desak Pusat Batalkan Larangan Mengajar 2027

13 Mei 2026 - 18:09 WIB

Pendidikan Jadi ‘Anak Tiri’, OKP Dan Aliansi Mahasiswa Geruduk DPRD Bengkulu: Sebut Indonesia Emas 2045 Hanya Ilusi!

12 Mei 2026 - 19:45 WIB

Isu Guru Honorer Dilarang Mengajar Tahun 2027 Mencuat, Sekda Provinsi Bengkulu Minta Tenaga Non-ASN Tetap Tenang

12 Mei 2026 - 19:42 WIB

Masa Persuasif Berakhir! Tim Gabungan “Sapu Bersih” Lapak Liar di Kawasan Pasar Panorama

12 Mei 2026 - 19:38 WIB

Oknum Polisi Diduga Terlibat Pengeroyokan Pembalap Grasstrack di Mukomuko, Kapolres Tegaskan Tak Ada Tebang Pilih!

8 Mei 2026 - 20:41 WIB

Trending di Headline