Menu

Mode Gelap
Kurangi Beban TPA, DLH Kota Bengkulu Wajibkan ASN Pilah Sampah dari Rumah! Bikin Bising! Satlantas Polres Mukomuko Amankan 22 Motor Berknalpot Brong Sabu di Kompleks Makam Covid-19: Polres Rejang Lebong Gulung Dua Pengedar di Curup! Membongkar Tembok Ketimpangan Informasi di Pinggiran Kota Bengkulu: Solusi Sains  Gas Bocor Mengintai! DPRD Sidak SPPG Bengkulu Tengah, Temukan Masalah Limbah dan Izin yang Menggantung Kejar Target Nasional, Pemkot Bengkulu Terapkan Strategi Jemput Bola Cek Kesehatan Gratis ke Sekolah dan OPD

Ekonomi

DPRD Kota Bengkulu Sebut Perumdam Rugi Miliaran Rupiah, Kepala Kejari Bengkulu : Kita Akan Cek !

badge-check


DPRD Kota Bengkulu Sebut Perumdam Rugi Miliaran Rupiah, Kepala Kejari Bengkulu : Kita Akan Cek ! Perbesar

Kota Bengkulu – Permasalahan di tubuh Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Hidayah Kota Bengkulu terus menjadi perbincangan hangat ditengah masyarakat. Mulai dari pelayanan publik yang kurang maksimal sampai dengan kerugian yang melanda perusahaan daerah tersebut.

Usulan ganti Direktur Utama pun telah dilayangkan oleh DPRD Kota Bengkulu. Diantaranya dari Kusmito Gunawan Anggota DPRD Kota Bengkulu yang juga Ketua Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN).

Kerugian ini disinyalir karena membengkaknya anggaran untuk gaji pegawai di lingkungan Perumdam Tirta Hidayah yang diduga tidak sesuai dengan rumusan antara jumlah pelanggan dengan jumlah karyawan. Sehingga membludaknya jumlah karyawan di Perumdam ini menjadi tanda tanya besar. Sehingga publik mempertanyakan proses rekruitmen pegawai PDAM ini yang sudah tidak lagi proporsional.

“Jumlah pegawai di Perumdam lebih dari 300 orang, idealnya adalah sekitar 200 an orang. Jumlah pegawai idealnya adalah 6 pegawai untuk 1.000 pelanggan, sementara jumlah pelanggan Perumdam Tirta Hidayah saat ini sekitar 41 ribu. Artinya jumlah pegawai sudah jauh dari kebutuhan”, tegas Kusmito.

Poin paling penting juga menurut Kusmito adalah saat ini Perumdam Tirta Hidayah mencatat kerugian, yakni sebesar 3 Miliar. Padahal perumdam Tirta Hidayah ini menjadi satu-satunya perusahaan yang menyuplai air di kota Bengkulu ini. Dalam hukum bisnis hal ini menjadi tidak masuk akal, kecuali memang ada kebocoran didalam pelaksanaanya.

“Bagaimana mau bicara soal keuntungan, kalau kondisinya saat ini merugi”, ucap Kusmito.

Disisi lain, Kepala Kejari Bengkulu yang beberapa waktu lalu memperoleh penghargaan sebagai Satuan Kerja Terbaik Dalam Hal Pemantauan dan Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pelayanan Publik (PEKPP) se-Indonesia, ikut menanggapi terkait permasalahan yang ada di tubuh Perumdam Tirta Hidayah.

Kepala Kejari Bengkulu, Dr. Ni Wayan Sinaryati, S.H., M.H mengatakan kepada awak media faktabengkulu.com bahwa Kejari Bengkulu akan mengkroscek kerugian yang dialami Perumdam Tirta Hidayah adakah unsur kerugian keuangan negara dalam kasus ini.

“Kita cek ya pak,” tegas Kepala Kejari Bengkulu.

 

(DSR)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Perkuat Akar Rumput, PDI Perjuangan Seluma Kukuhkan Pengurus 14 PAC Menuju Kemenangan Pemilu

19 Mei 2026 - 23:08 WIB

Dongkrak Ekonomi Rakyat, Pemkab Seluma Segera Bangun Pasar Tradisional Modern di Sembayat

19 Mei 2026 - 19:25 WIB

Kongres VII BM PAN: DPW Bengkulu Nyatakan Dukung Total Riyan Hidayat Jadi Ketua Umum 2026-2031

18 Mei 2026 - 18:41 WIB

Sinergi Pangan, Polres Mukomuko Gelar Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II

17 Mei 2026 - 18:43 WIB

Kabar Gembira! Pemprov Bengkulu Pastikan Gaji ke-13 ASN 2026 Siap Cair, Ini Bocorannya

14 Mei 2026 - 19:35 WIB

Trending di Ekonomi