Menu

Mode Gelap
Sambut HUT ke-81 RI, Walikota Dedy Wahyudi Ajak Warga Gencarkan Gotong Royong Bersihkan Kota Bengkulu Bolos Sekolah saat Jam Pelajaran, Siswa SMAN 2 Kota Bengkulu Diciduk Satpol PP di Jalur Tikus Belakang Sekolah Kemarau Panjang Ancam Sawah Mukomuko, Dinas Pertanian Bergerak Cepat Petakan Wilayah Rentan   Tegas! Dikbud Kota Bengkulu Larang Keras Pungutan Biaya Lomba 17 Agustus di Sekolah Tanggap Cepat Kebakaran SMPN 19 Kota Bengkulu: Dikbud Ajukan Proposal Revitalisasi Rp2 Miliar ke Pusat  Program Prabawa Resmi Diluncurkan: Satpol PP Siaga di Tiap Kelurahan, Walikota Dedy Wahyudi Tegaskan Peran Baru 

Headline

Kurangi Beban TPA, DLH Kota Bengkulu Wajibkan ASN Pilah Sampah dari Rumah!

badge-check

Kurangi Beban TPA, DLH Kota Bengkulu Wajibkan ASN Pilah Sampah dari Rumah! Perbesar

KOTA BENGKULU, FaktaBengkulu.com – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bengkulu meluncurkan gebrakan baru dalam mengatasi persoalan sampah di wilayahnya. Melalui inovasi metode komposter, DLH kini mewajibkan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di internal mereka untuk memilah sampah organik langsung dari rumah masing-masing. Langkah taktis ini diambil guna menekan volume sampah yang dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

Gerakan ini diharapkan menjadi motor penggerak kebiasaan baru (budaya) pengelolaan sampah yang dimulai dari hulu, yakni lingkungan keluarga.

Ubah Sampah Organik Jadi Kompos Berdaya Guna

Dalam pelaksanaannya, DLH Kota Bengkulu memanfaatkan teknologi komposter sederhana berbasis ember induk. Alat ini berfungsi mengubah sampah dapur atau sampah organik rumah tangga menjadi pupuk kompos yang menyuburkan tanaman.

Kepala DLH Kota Bengkulu, Ansar Amin, menegaskan bahwa urusan sampah bukan semata-mata menjadi beban pemerintah, melainkan tanggung jawab kolektif seluruh lapisan masyarakat.

“Kita memulai gerakan memilah sampah ini dari kantor kita sendiri (internal DLH). Persoalan sampah adalah persoalan bersama, jadi semua orang harus ikut terlibat aktif dalam pengelolaannya,” ujar Ansar Amin, Kamis (21/5/2026).

Secara teknis, setiap ASN di lingkungan DLH wajib memisahkan sampah organik di rumah mereka. Sampah yang telah terpilah tersebut kemudian wajib dibawa ke kantor satu kali dalam sepekan untuk diproses lebih lanjut menggunakan fasilitas komposter yang telah disediakan.

Efek Domino Pemilahan Sampah: TPA Ringan, Dompet Tebal

Menurut Ansar, jika skema sederhana ini berjalan konsisten, dampaknya akan sangat signifikan terhadap pengurangan produksi sampah harian kota yang bermuara di TPA.

Selain menyelamatkan lingkungan, pemilahan sampah dari rumah juga memiliki nilai tambah secara ekonomi:

  • Sampah Organik: Dialokasikan untuk bahan baku pupuk kompos cair/padat.
  • Sampah Anorganik: Dapat disalurkan ke Bank Sampah untuk dikonversi menjadi bernilai ekonomis (uang).

“Kalau sampah sudah dipilah sejak dari rumah, otomatis volume yang diangkut ke TPA akan jauh lebih sedikit,” imbuh Ansar.

Siap Diperluas ke Seluruh OPD dan Masyarakat

Sukses di internal dinas, DLH Kota Bengkulu tidak ingin berhenti di situ saja. Rencana jangka panjang pun sudah disiapkan. Inovasi komposter ini nantinya akan diterapkan secara masif ke seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Bengkulu, hingga menyasar ke masyarakat luas.

“Insyaallah ini baru langkah awal. Ke depan, kita ingin seluruh OPD dan warga Kota Bengkulu turut ambil bagian dalam gerakan memilah dan mengolah sampah secara mandiri,” pungkasnya.

(ABD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Sambut HUT ke-81 RI, Walikota Dedy Wahyudi Ajak Warga Gencarkan Gotong Royong Bersihkan Kota Bengkulu

5 Agustus 2026 - 20:07 WIB

Bolos Sekolah saat Jam Pelajaran, Siswa SMAN 2 Kota Bengkulu Diciduk Satpol PP di Jalur Tikus Belakang Sekolah

5 Agustus 2026 - 20:00 WIB

Kemarau Panjang Ancam Sawah Mukomuko, Dinas Pertanian Bergerak Cepat Petakan Wilayah Rentan  

5 Agustus 2026 - 19:56 WIB

Tegas! Dikbud Kota Bengkulu Larang Keras Pungutan Biaya Lomba 17 Agustus di Sekolah

4 Agustus 2026 - 19:00 WIB

Tanggap Cepat Kebakaran SMPN 19 Kota Bengkulu: Dikbud Ajukan Proposal Revitalisasi Rp2 Miliar ke Pusat 

4 Agustus 2026 - 18:56 WIB

Trending di Headline