Menu

Mode Gelap
Kurangi Beban TPA, DLH Kota Bengkulu Wajibkan ASN Pilah Sampah dari Rumah! Bikin Bising! Satlantas Polres Mukomuko Amankan 22 Motor Berknalpot Brong Sabu di Kompleks Makam Covid-19: Polres Rejang Lebong Gulung Dua Pengedar di Curup! Membongkar Tembok Ketimpangan Informasi di Pinggiran Kota Bengkulu: Solusi Sains  Gas Bocor Mengintai! DPRD Sidak SPPG Bengkulu Tengah, Temukan Masalah Limbah dan Izin yang Menggantung Kejar Target Nasional, Pemkot Bengkulu Terapkan Strategi Jemput Bola Cek Kesehatan Gratis ke Sekolah dan OPD

Headline

Kurangi Beban TPA, DLH Kota Bengkulu Wajibkan ASN Pilah Sampah dari Rumah!

badge-check


Kurangi Beban TPA, DLH Kota Bengkulu Wajibkan ASN Pilah Sampah dari Rumah! Perbesar

KOTA BENGKULU, FaktaBengkulu.com – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bengkulu meluncurkan gebrakan baru dalam mengatasi persoalan sampah di wilayahnya. Melalui inovasi metode komposter, DLH kini mewajibkan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di internal mereka untuk memilah sampah organik langsung dari rumah masing-masing. Langkah taktis ini diambil guna menekan volume sampah yang dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

Gerakan ini diharapkan menjadi motor penggerak kebiasaan baru (budaya) pengelolaan sampah yang dimulai dari hulu, yakni lingkungan keluarga.

Ubah Sampah Organik Jadi Kompos Berdaya Guna

Dalam pelaksanaannya, DLH Kota Bengkulu memanfaatkan teknologi komposter sederhana berbasis ember induk. Alat ini berfungsi mengubah sampah dapur atau sampah organik rumah tangga menjadi pupuk kompos yang menyuburkan tanaman.

Kepala DLH Kota Bengkulu, Ansar Amin, menegaskan bahwa urusan sampah bukan semata-mata menjadi beban pemerintah, melainkan tanggung jawab kolektif seluruh lapisan masyarakat.

“Kita memulai gerakan memilah sampah ini dari kantor kita sendiri (internal DLH). Persoalan sampah adalah persoalan bersama, jadi semua orang harus ikut terlibat aktif dalam pengelolaannya,” ujar Ansar Amin, Kamis (21/5/2026).

Secara teknis, setiap ASN di lingkungan DLH wajib memisahkan sampah organik di rumah mereka. Sampah yang telah terpilah tersebut kemudian wajib dibawa ke kantor satu kali dalam sepekan untuk diproses lebih lanjut menggunakan fasilitas komposter yang telah disediakan.

Efek Domino Pemilahan Sampah: TPA Ringan, Dompet Tebal

Menurut Ansar, jika skema sederhana ini berjalan konsisten, dampaknya akan sangat signifikan terhadap pengurangan produksi sampah harian kota yang bermuara di TPA.

Selain menyelamatkan lingkungan, pemilahan sampah dari rumah juga memiliki nilai tambah secara ekonomi:

  • Sampah Organik: Dialokasikan untuk bahan baku pupuk kompos cair/padat.
  • Sampah Anorganik: Dapat disalurkan ke Bank Sampah untuk dikonversi menjadi bernilai ekonomis (uang).

“Kalau sampah sudah dipilah sejak dari rumah, otomatis volume yang diangkut ke TPA akan jauh lebih sedikit,” imbuh Ansar.

Siap Diperluas ke Seluruh OPD dan Masyarakat

Sukses di internal dinas, DLH Kota Bengkulu tidak ingin berhenti di situ saja. Rencana jangka panjang pun sudah disiapkan. Inovasi komposter ini nantinya akan diterapkan secara masif ke seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Bengkulu, hingga menyasar ke masyarakat luas.

“Insyaallah ini baru langkah awal. Ke depan, kita ingin seluruh OPD dan warga Kota Bengkulu turut ambil bagian dalam gerakan memilah dan mengolah sampah secara mandiri,” pungkasnya.

(ABD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Bikin Bising! Satlantas Polres Mukomuko Amankan 22 Motor Berknalpot Brong

21 Mei 2026 - 18:59 WIB

Sabu di Kompleks Makam Covid-19: Polres Rejang Lebong Gulung Dua Pengedar di Curup!

21 Mei 2026 - 18:57 WIB

Gas Bocor Mengintai! DPRD Sidak SPPG Bengkulu Tengah, Temukan Masalah Limbah dan Izin yang Menggantung

20 Mei 2026 - 19:43 WIB

Kejar Target Nasional, Pemkot Bengkulu Terapkan Strategi Jemput Bola Cek Kesehatan Gratis ke Sekolah dan OPD

20 Mei 2026 - 19:40 WIB

Harkitnas ke-118 di Kota Bengkulu: Plh Walikota Ronny PL Tobing Ajak ASN Siap Hadapi Tantangan Era Digital

20 Mei 2026 - 19:37 WIB

Trending di Headline