Menu

Mode Gelap
Heboh Kemeriahan CFD HUT Bhayangkara ke-80 di Rejang Lebong, Ada SIM Keliling hingga Berobat Gratis! Sempat Tersendat Berbulan-bulan, DD dan ADD 2026 di Rejang Lebong Akhirnya Cair! Pemdes Diminta Ngebut Dipicu Dendam Lama dan Tatapan Sengit, Petani di Binduriang Ditikam Saat Joget di Pesta Pernikahan Orang Tua Jangan Mau Dipungut Biaya! Dikbud Seluma Tegaskan SPMB 2026 Tingkat SD dan SMP Gratis Tis! Jeritan Pemilik RAM di Bengkulu Selatan: Antrean Pabrik Berhari-hari Bikin TBS Sawit Membusuk dan Rugi Besar UMKM Wajib Tahu! Ini Cara Pendaftaran Merek Dagang di Festival Tabut 2026, Cukup Bayar Rp500 Ribu

Ekonomi

Bupati Seluma Akan Panggil Kepala Sekolah Yang Ngeyel Pungut Biaya Perpisahan

badge-check


Bupati Seluma Akan Panggil Kepala Sekolah Yang Ngeyel Pungut Biaya Perpisahan Perbesar

Seluma, Bengkulu – Gubernur Bengkulu Helmi Hasan membuat kebijakan yang pro rakyat, salah satunya melarang sekolah untuk memungut biaya perpisahan dari siswa. Program tersebut ia laksanakan bekerjasama dengan Bupati/Walikota se-Provinsi Bengkulu. Namun pada pelaksanaannya tetap saja ada beberapa sekolah yang ngeyel tidak mentaati program itu.

Beberapa waktu lalu siswa SD di Desa Sukasari Kecamatan Air Periukan Kabupaten Seluma melapor kepada Gubernur Bengkulu, bahwa mereka dimintai uang perpisahan. Hal tersebut heboh dan menjadi perbincangan ditengah masyarakat Seluma. Perdebatan pun terjadi antara sesama orang tua siswa yang sekolah di SD tersebut.

Untuk diketahui, sekolah SD & SMP adalah tanggung jawab dari Pemerintah Kabupaten/Kota, setiap permasalah yang ada di sekolah tingkat SD & SMP adalah hak Pemerintah Kabupaten/Kota untuk menyelesaikannya.

Menanggapi hal itu Teddy Rahman Bupati Seluma memberikan penegasan. Ia akan memanggil setiap Kepala Sekolah yang masih ngeyel memungut uang perpisahan. Dari pemanggilan itu nanti, Teddy mengatakan akan meminta keterangan terlebih dahulu.

“Ya..nanti akan kita panggil, akan kita mintai keterangan”, tegas Bupati Seluma.

Teddy mengajak kepada seluruh sekolah SD & SMP yang ada di Kabupaten Seluma, untuk tidak memberatkan siswa dan orang tua. Ia mengatakan jika acara perpisahan sekolah tidak boleh memungut biaya dari siswa dan orang tua. Jika sekolah mau melaksanakan acara perpisahan akan lebih baiknya dengan acara yang sederhana. Pada prinsipnya yang paling penting adalah partisipasi dari siswa dan orang tua, yang tidak memberatkan mereka sedikitpun.

“Intinya jangan memberatkan, jangan memungut, sebisa mungkin kita sama-sama efisiensi, kalau tidak bisa meriah sederhana saja, yang paling penting partisipasi siswa dan orang tua”, tutup Teddy Rahman Bupati Seluma.

Ketua Komisi I DPRD Seluma Hendri Satrio juga turut memperhatikan perihal ini. Ia menyampaikan akan mendukung secara penuh program Bupati Seluma yang pro rakyat. Hendri mengatakan bahwa penegasan Bupati adalah untuk membantu rakyat kecil, karena kebijakan itu dapat melegahkan hati orang tua siswa khususnya warga yang tidak mampu.

“Tentu kami mengapresiasi sikap tegas Pak Bupati untuk bantu rakyat, kebijakan ini diambil agar tidak memberatkan orang tua siswa khususnya warga yang tidak mampu, kami juga menghimbau agar seluruh sekolah di Kabupaten Seluma untuk mempedomani arahan dari bapak Bupati”, ujar Hendri yang juga Ketua Fraksi PAN DPRD Seluma.

 

(DSR)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Heboh Kemeriahan CFD HUT Bhayangkara ke-80 di Rejang Lebong, Ada SIM Keliling hingga Berobat Gratis!

21 Juni 2026 - 20:00 WIB

Sempat Tersendat Berbulan-bulan, DD dan ADD 2026 di Rejang Lebong Akhirnya Cair! Pemdes Diminta Ngebut

21 Juni 2026 - 19:55 WIB

Dipicu Dendam Lama dan Tatapan Sengit, Petani di Binduriang Ditikam Saat Joget di Pesta Pernikahan

21 Juni 2026 - 19:48 WIB

Jeritan Pemilik RAM di Bengkulu Selatan: Antrean Pabrik Berhari-hari Bikin TBS Sawit Membusuk dan Rugi Besar

20 Juni 2026 - 19:04 WIB

UMKM Wajib Tahu! Ini Cara Pendaftaran Merek Dagang di Festival Tabut 2026, Cukup Bayar Rp500 Ribu

20 Juni 2026 - 19:00 WIB

Trending di Ekonomi