Menu

Mode Gelap
Proyek Plotting & Setoran Mantan Bupati Rejang Lebong Dibongkar Saksi di Pengadilan, Libatkan Institusi Vertikal? Dongkrak Produktivitas Petani, Pemkab Bengkulu Selatan Usulkan Peremajaan 1.300 Hektare Kebun Sawit Tua Progres 90 Persen, Sekolah Rakyat Bengkulu Siap Beroperasi Juli 2026 Heboh Kemeriahan CFD HUT Bhayangkara ke-80 di Rejang Lebong, Ada SIM Keliling hingga Berobat Gratis! Sempat Tersendat Berbulan-bulan, DD dan ADD 2026 di Rejang Lebong Akhirnya Cair! Pemdes Diminta Ngebut Dipicu Dendam Lama dan Tatapan Sengit, Petani di Binduriang Ditikam Saat Joget di Pesta Pernikahan

Headline

Wawali Ronny Tobing Pimpin Langsung Pencarian Nelayan Hilang di Muara Jenggalu, Tim Gabungan Perluas Area Penyisiran

badge-check


Wawali Ronny Tobing Pimpin Langsung Pencarian Nelayan Hilang di Muara Jenggalu, Tim Gabungan Perluas Area Penyisiran Perbesar

BENGKULU, FaktaBengkulu.com – Memasuki hari kedua, pencarian terhadap Sapril alias Ujang Sidik (53), nelayan yang dilaporkan tenggelam di kawasan Pantai Muara Jenggalu, Pasir Putih, Kota Bengkulu, terus diintensifkan. Hingga Senin pagi (6/4/2026), tim gabungan masih berjibaku menyisir perairan guna menemukan titik terang keberadaan korban.

Operasi kemanusiaan ini mendapat perhatian khusus dari Pemerintah Kota Bengkulu. Wakil Wali Kota Bengkulu, Ronny P.L Tobing, turun langsung ke lokasi kejadian sejak hari pertama untuk memimpin koordinasi pencarian di lapangan.

Kronologi Kejadian: Diterjang Angin Kencang

Insiden memilukan ini bermula pada Minggu sore (5/4/2026). Korban bersama rekannya, Beri (62), tengah melaut menggunakan sampan untuk mencari ikan. Namun nahas, cuaca buruk dan angin kencang mendadak menghantam perahu mereka hingga oleng.

Ujang Sidik terhempas ke laut dan menghilang di balik ombak, sementara Beri berhasil menyelamatkan diri dengan berenang sekuat tenaga menuju tepian pantai.

Wawali Pantau Hingga Dini Hari

Kepala BPBD Kota Bengkulu, I Made Ardana, mengungkapkan bahwa respons cepat langsung diambil sesaat setelah laporan diterima.

“Sekitar pukul 16.00 WIB, Pak Wakil Wali Kota langsung menghubungi saya dan memerintahkan tim segera bergerak. Beliau tidak hanya memberi instruksi, tapi langsung memimpin di lapangan hingga malam hari,” ujar I Made, Senin (6/4).

Atas instruksi Wawali, sebuah posko darurat juga telah didirikan di area Jenggalu sebagai pusat kendali informasi dan koordinasi antara BPBD, Damkar, Basarnas, Tagana, serta relawan masyarakat.

Pencarian Senin Pagi: Dua Armada Dikerahkan

Setelah sempat terkendala cuaca dan jarak pandang pada Minggu malam, tim gabungan kembali tancap gas sejak pukul 06.00 WIB pagi ini.

  • Armada: Satu perahu karet Basarnas dan satu perahu fiber BPBD.
  • Metode: Penyisiran difokuskan pada radius beberapa mil dari titik lokasi awal (TKP) hingga ke arah hilir muara.
  • Personel: Gabungan dari BPBD, Damkar, Basarnas, dan dibantu warga setempat.

“Dua perahu sudah kembali diturunkan pagi ini. Satu tim dari BPBD dan satu dari Damkar menyisir area sekitar lokasi. Kami terus berupaya maksimal dan memohon doa dari seluruh masyarakat agar korban segera ditemukan,” tambah I Made.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Proyek Plotting & Setoran Mantan Bupati Rejang Lebong Dibongkar Saksi di Pengadilan, Libatkan Institusi Vertikal?

22 Juni 2026 - 18:56 WIB

Dongkrak Produktivitas Petani, Pemkab Bengkulu Selatan Usulkan Peremajaan 1.300 Hektare Kebun Sawit Tua

22 Juni 2026 - 18:47 WIB

Progres 90 Persen, Sekolah Rakyat Bengkulu Siap Beroperasi Juli 2026

22 Juni 2026 - 18:43 WIB

Heboh Kemeriahan CFD HUT Bhayangkara ke-80 di Rejang Lebong, Ada SIM Keliling hingga Berobat Gratis!

21 Juni 2026 - 20:00 WIB

Sempat Tersendat Berbulan-bulan, DD dan ADD 2026 di Rejang Lebong Akhirnya Cair! Pemdes Diminta Ngebut

21 Juni 2026 - 19:55 WIB

Trending di Ekonomi