Menu

Mode Gelap
Proyek Plotting & Setoran Mantan Bupati Rejang Lebong Dibongkar Saksi di Pengadilan, Libatkan Institusi Vertikal? Dongkrak Produktivitas Petani, Pemkab Bengkulu Selatan Usulkan Peremajaan 1.300 Hektare Kebun Sawit Tua Progres 90 Persen, Sekolah Rakyat Bengkulu Siap Beroperasi Juli 2026 Heboh Kemeriahan CFD HUT Bhayangkara ke-80 di Rejang Lebong, Ada SIM Keliling hingga Berobat Gratis! Sempat Tersendat Berbulan-bulan, DD dan ADD 2026 di Rejang Lebong Akhirnya Cair! Pemdes Diminta Ngebut Dipicu Dendam Lama dan Tatapan Sengit, Petani di Binduriang Ditikam Saat Joget di Pesta Pernikahan

Headline

Dongkrak Produktivitas Petani, Pemkab Bengkulu Selatan Usulkan Peremajaan 1.300 Hektare Kebun Sawit Tua

badge-check


Dongkrak Produktivitas Petani, Pemkab Bengkulu Selatan Usulkan Peremajaan 1.300 Hektare Kebun Sawit Tua Perbesar

Manna, faktabengkulu.com – Kabar baik bagi para petani kelapa sawit di Kabupaten Bengkulu Selatan. Guna mendongkrak kembali hasil panen yang kian menyusut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkulu Selatan resmi mengusulkan program peremajaan atau replanting kelapa sawit rakyat dengan total luas mencapai 1.300 hektare.

Langkah strategis ini diambil sebagai solusi atas banyaknya keluhan masyarakat terkait penurunan produktivitas kebun akibat usia tanaman yang sudah tua dan tidak lagi produktif.

Solusi untuk Kebun Sawit Berusia 30 Tahun

Wakil Bupati Bengkulu Selatan, Yevri Sudianto, menjelaskan bahwa program replanting ini merupakan buah dari koordinasi intensif antara Pemkab dengan Kementerian Pertanian. Usulan tersebut kini telah diterima dan masuk dalam program peremajaan kelapa sawit yang dikelola oleh pemerintah pusat.

Secara teknis, anggaran dan pelaksanaan program ini akan dikawal langsung melalui Direktorat Jenderal Perkebunan serta Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS).

“Berdasarkan data dan aspirasi di lapangan, banyak sekali kebun sawit milik masyarakat yang usianya sudah menyentuh 30 tahun. Tanaman yang sudah tua ini tentu tidak lagi menghasilkan buah secara optimal,” ujar Yevri kepada media, Senin (22/6/2026).

Kecamatan Pino Raya Jadi Fokus Utama

Menindaklanjuti program kakap ini, Dinas Pertanian Kabupaten Bengkulu Selatan melalui Bidang Perkebunan kini tengah bergerak cepat. OPD terkait mulai melakukan pendataan dan verifikasi faktual di lapangan.

Proses verifikasi ini sangat penting untuk memastikan kelayakan administratif, status kepemilikan lahan, hingga keabsahan usia tanaman sebelum data final diserahkan kembali ke kementerian.

Dari pemetaan awal, wilayah yang paling banyak mengusulkan program ini berada di satu titik strategis. “Dari hasil usulan yang masuk, lahan yang benar-benar mendesak dan membutuhkan replanting paling banyak berada di Kecamatan Pino Raya,” ungkap Wabup Yevri.

Kurangi Biaya Operasional, Petani Diminta Segera Melapor

Lebih lanjut, Yevri mengimbau kepada seluruh masyarakat Bengkulu Selatan yang memiliki kebun sawit tua untuk tidak melewatkan kesempatan emas ini. Petani diharapkan segera berkoordinasi dengan pemerintah desa (Pemdes) maupun Dinas Pertanian agar lahannya bisa didata.

Menurutnya, memelihara sawit yang sudah terlalu tinggi dan tua justru merugikan petani dari sisi ekonomi.

  • Biaya Operasional Membengkak: Proses panen sawit yang tinggi memerlukan alat khusus dan tenaga ekstra.
  • Hasil Panen Merosot: Produktivitas Tandan Buah Segar (TBS) terus menurun seiring bertambahnya usia pohon.

“Kalau sawit sudah terlalu tua dan tinggi, biaya operasionalnya justru semakin besar sedangkan hasilnya minim. Dengan program replanting gratis dari pemerintah ini, kita ingin kesejahteraan petani sawit di Bengkulu Selatan bisa meningkat pesat dalam jangka panjang,” tutup Yevri.

(ABD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Proyek Plotting & Setoran Mantan Bupati Rejang Lebong Dibongkar Saksi di Pengadilan, Libatkan Institusi Vertikal?

22 Juni 2026 - 18:56 WIB

Progres 90 Persen, Sekolah Rakyat Bengkulu Siap Beroperasi Juli 2026

22 Juni 2026 - 18:43 WIB

Heboh Kemeriahan CFD HUT Bhayangkara ke-80 di Rejang Lebong, Ada SIM Keliling hingga Berobat Gratis!

21 Juni 2026 - 20:00 WIB

Sempat Tersendat Berbulan-bulan, DD dan ADD 2026 di Rejang Lebong Akhirnya Cair! Pemdes Diminta Ngebut

21 Juni 2026 - 19:55 WIB

Orang Tua Jangan Mau Dipungut Biaya! Dikbud Seluma Tegaskan SPMB 2026 Tingkat SD dan SMP Gratis Tis!

20 Juni 2026 - 19:10 WIB

Trending di Headline