Menu

Mode Gelap
Keterbatasan Dana Desa Bukan Hambatan, Petani Semidang Lagan Swadaya Cor Jalan Produksi Aturan Baru BBM Subsidi Bikin Nelayan Bengkulu Mogok Melaut, DKP Gelar Rembuk Fokus  Pasca Perkelahian Maut Pelajar di Pasar Manna, Pengurus RT Siap Hidupkan Lagi Pos Kamling Antisipasi Kerusakan Jalan, Pemprov Minta Pengusaha Batu Bara di Bumi Merah Putih Patuhi Batas Tonase Gebyar Semarak Merah Putih 2026: Pemprov Bengkulu Gelar Pasar Murah dan Job Fair 10 Hari Beruntun Komitmen Berantas Narkoba di Bumi Merah Putih, Polresta Bengkulu Musnahkan Puluhan Gram Sabu dan Ringkus 4 Tersangka

Headline

TPA Sebakul “Bernapas Lega”! Dediyanto: Anggaran Rp3,5 Miliar Cair, Krisis Lahan dan Armada Nakal Segera Diakhiri

badge-check

TPA Sebakul “Bernapas Lega”! Dediyanto: Anggaran Rp3,5 Miliar Cair, Krisis Lahan dan Armada Nakal Segera Diakhiri Perbesar

BENGKULU, FaktaBengkulu.com – Persoalan sampah yang selama ini menyumbat urat nadi kebersihan di Kota Bengkulu akhirnya menemui titik terang. Anggota DPRD Kota Bengkulu, Dediyanto, menegaskan bahwa pihaknya bersama Pemerintah Kota telah resmi mengalokasikan anggaran sebesar Rp3,5 miliar dalam APBD 2026. Dana ini dikunci khusus untuk pembebasan lahan baru di kawasan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sebakul.

Solusi Akar Masalah di TPA Sebakul

Langkah strategis ini diambil sebagai jawaban atas kondisi TPA Sebakul yang sudah masuk kategori darurat atau overcapacity. Dediyanto menyatakan bahwa selama ini volume sampah yang melimpah telah melumpuhkan akses kendaraan pengangkut, sehingga penanganan di lapangan sering kali tersendat.

“Kami di DPRD memastikan anggaran Rp3,5 miliar ini menjadi solusi akar masalah. Proses pembebasan lahan sedang berjalan agar akses kendaraan pengangkut tidak lagi terhambat oleh gunungan sampah,” ungkap Dediyanto.

Ia menambahkan, meski saat ini petugas masih melakukan upaya taktis seperti penimbunan koral di jalan akses, hal itu hanyalah langkah jangka pendek. Dengan lahan baru, sampah yang meluap ke badan jalan akan segera dipindahkan, mengembalikan kelancaran logistik sampah secara total.

Standarisasi Armada: “Yang Uzur Harus Berbenah”

Tak hanya soal lahan, Dediyanto juga menyoroti kondisi armada pengangkut sampah milik pihak ketiga yang kerap dikeluhkan warga. Mulai dari truk yang tidak tertutup rapat hingga kondisi mesin yang sudah tidak layak (uzur) dan menebar aroma tak sedap di sepanjang jalan.

Kedepan, akan diberlakukan kriteria ketat bagi truk yang diizinkan masuk ke TPA:

  • Kelayakan Armada: Truk harus dalam kondisi terawat dan mesin yang prima.
  • Protokol Kebersihan: Wajib menggunakan penutup rapat guna mencegah sampah tercecer di jalan raya.
  • Sanksi Tegas: Armada yang gagal memenuhi standar dilarang beroperasi di TPA sebelum dilakukan perbaikan total.

Terkait aksi pembuangan sampah sembarangan di ruang publik oleh oknum tertentu, Dediyanto memberikan teguran keras. Menurutnya, alasan akses TPA yang sempat terganggu tidak bisa dijadikan pembenaran untuk merusak wajah kota.

“Membuang sampah di jalan atau ruang publik itu tindakan tidak dewasa. Apalagi bagi pihak ketiga yang memungut iuran dari warga, jangan hanya ambil untung tapi justru melanggar hukum. Mari berdialog cari solusi, bukan bertindak reaktif yang merugikan estetika Kota Bengkulu,” tegas politisi yang dikenal vokal ini.

Penataan ini, lanjut Dediyanto, bertujuan menciptakan simbiosis mutualisme. Pemerintah menyediakan infrastruktur lahan yang memadai, sementara pihak swasta atau pihak ketiga wajib menjaga standar armada dan regulasi yang ada.

Penertiban ini bukan untuk mematikan usaha masyarakat, melainkan upaya kolektif agar layanan kebersihan di Bumi Raflesia naik kelas. Dengan lahan baru dan armada yang tertib, drama tumpukan sampah di jalanan Kota Bengkulu diharapkan segera menjadi sejarah.

(ABD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Keterbatasan Dana Desa Bukan Hambatan, Petani Semidang Lagan Swadaya Cor Jalan Produksi

9 Juli 2026 - 18:20 WIB

Aturan Baru BBM Subsidi Bikin Nelayan Bengkulu Mogok Melaut, DKP Gelar Rembuk Fokus 

9 Juli 2026 - 18:05 WIB

Pasca Perkelahian Maut Pelajar di Pasar Manna, Pengurus RT Siap Hidupkan Lagi Pos Kamling

9 Juli 2026 - 18:00 WIB

Antisipasi Kerusakan Jalan, Pemprov Minta Pengusaha Batu Bara di Bumi Merah Putih Patuhi Batas Tonase

8 Juli 2026 - 18:33 WIB

Gebyar Semarak Merah Putih 2026: Pemprov Bengkulu Gelar Pasar Murah dan Job Fair 10 Hari Beruntun

8 Juli 2026 - 18:28 WIB

Trending di Ekonomi