Menu

Mode Gelap
Keterbatasan Dana Desa Bukan Hambatan, Petani Semidang Lagan Swadaya Cor Jalan Produksi Aturan Baru BBM Subsidi Bikin Nelayan Bengkulu Mogok Melaut, DKP Gelar Rembuk Fokus  Pasca Perkelahian Maut Pelajar di Pasar Manna, Pengurus RT Siap Hidupkan Lagi Pos Kamling Antisipasi Kerusakan Jalan, Pemprov Minta Pengusaha Batu Bara di Bumi Merah Putih Patuhi Batas Tonase Gebyar Semarak Merah Putih 2026: Pemprov Bengkulu Gelar Pasar Murah dan Job Fair 10 Hari Beruntun Komitmen Berantas Narkoba di Bumi Merah Putih, Polresta Bengkulu Musnahkan Puluhan Gram Sabu dan Ringkus 4 Tersangka

Headline

Siaga Cuaca Ekstrem : Walikota Bengkulu Terbitkan Surat Edaran Resmi

badge-check

Siaga Cuaca Ekstrem : Walikota Bengkulu Terbitkan Surat Edaran Resmi Perbesar

Kota Bengkulu – Walikota Bengkulu, Dedy Wahyudi, telah menerbitkan surat edaran resmi bernomor 33 Tahun 2025 sebagai respons terhadap peringatan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengenai peningkatan potensi cuaca ekstrem di wilayah tersebut.

Keputusan ini juga didukung oleh hasil pemantauan dari BPBD Kota Bengkulu dan Pusdalops PB. Tujuannya adalah untuk meningkatkan kesiapsiagaan seluruh warga kota dalam menghadapi potensi bencana.

Dalam surat edaran tersebut, Walikota Dedy Wahyudi meminta masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman bencana seperti banjir, hujan disertai angin kencang, tanah longsor, dan gelombang pasang.

Kepala BPBD, I Made Ardana, mewakili Walikota, menegaskan,

“Cuaca ekstrem ini perlu disikapi dengan kesiapsiagaan bersama. Kita mengimbau seluruh masyarakat agar tetap waspada dan mengutamakan keselamatan diri serta keluarga.”

Selain itu, surat edaran ini menekankan pentingnya peran aktif perangkat daerah, mulai dari tingkat kecamatan, kelurahan, hingga RT/RW, untuk secara proaktif memberikan edukasi dan peringatan kepada warga di lingkungan masing-masing.

Tiga poin penting yang diamanatkan dalam surat edaran adalah:

  1. Pembatasan Aktivitas : Masyarakat diimbau untuk menghindari tempat-tempat berpotensi bencana dan membatasi kegiatan di luar rumah.
  2. Pelaporan Cepat : Segera melaporkan potensi ancaman atau insiden bencana kepada aparat pemerintah setempat atau melalui layanan darurat Call Center 112.
  3. Gotong Royong Lingkungan: Melaksanakan gotong royong secara berkala untuk membersihkan saluran air dan drainase guna mencegah penyumbatan.

Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu berharap kolaborasi seluruh elemen masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan akan meminimalkan risiko banjir akibat curah hujan tinggi yang diperkirakan masih terjadi.

“Kita perlu saling mengingatkan dan bekerja sama. Dengan kesiapsiagaan dan gotong royong, kita bisa mengurangi dampak bencana,” tambah I Made.

Pemkot Bengkulu berkomitmen melindungi warganya dan memastikan setiap lapisan masyarakat tanggap terhadap perubahan cuaca ekstrem.

Sementara itu, berdasarkan prakiraan cuaca BMKG, wilayah Kota Bengkulu yang termasuk daerah rawan longsor diprediksi masih berpotensi hujan hingga hari Minggu (16/11). Secara khusus, hari Minggu diperkirakan hujan akan mengguyur Kota Bengkulu dari pagi hingga siang hari.

(ABD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Keterbatasan Dana Desa Bukan Hambatan, Petani Semidang Lagan Swadaya Cor Jalan Produksi

9 Juli 2026 - 18:20 WIB

Aturan Baru BBM Subsidi Bikin Nelayan Bengkulu Mogok Melaut, DKP Gelar Rembuk Fokus 

9 Juli 2026 - 18:05 WIB

Pasca Perkelahian Maut Pelajar di Pasar Manna, Pengurus RT Siap Hidupkan Lagi Pos Kamling

9 Juli 2026 - 18:00 WIB

Antisipasi Kerusakan Jalan, Pemprov Minta Pengusaha Batu Bara di Bumi Merah Putih Patuhi Batas Tonase

8 Juli 2026 - 18:33 WIB

Gebyar Semarak Merah Putih 2026: Pemprov Bengkulu Gelar Pasar Murah dan Job Fair 10 Hari Beruntun

8 Juli 2026 - 18:28 WIB

Trending di Ekonomi