BENGKULU, FAKTABENGKULU.COM – Pucuk pimpinan Kepolisian Daerah (Polda) Bengkulu resmi berganti. Tongkat komando kini telah berpindah tangan melalui upacara tradisi penyambutan dan pelepasan (Farewell and Welcome Parade) yang digelar dengan khidmat di Mapolda Bengkulu pada Jumat, 22 Mei 2026.
Prosesi ini menandai dimulainya era baru kepemimpinan di jajaran Polda Bengkulu, menyusul pelantikan resmi yang sebelumnya telah dipimpin langsung oleh Kapolri. Acara sakral tersebut turut dihadiri oleh seluruh Pejabat Utama (PJU) Polda Bengkulu, para Kapolres dari berbagai jajaran kabupaten/kota, unsur Forkopimda Provinsi Bengkulu, serta pengurus Bhayangkari.
Pamit, Irjen Pol Mardiyono Sampaikan Terima Kasih
Dalam sambutan perpisahannya, Irjen Pol Mardiyono mengungkapkan rasa haru sekaligus apresiasi yang mendalam kepada seluruh jajaran kepolisian dan elemen masyarakat Bengkulu. Dirinya merasa sangat terbantu oleh sinergitas yang terjalin erat selama masa tugasnya.
“Kurang lebih 1 tahun 1 bulan 25 hari saya mengemban amanah sebagai Kapolda Bengkulu. Begitu banyak dukungan dan kebersamaan hangat yang saya rasakan. Selama ini, kami terus berupaya maksimal untuk menghadirkan sosok Polri yang humanis, benar-benar dekat, dan selalu ada untuk masyarakat,” tutur Irjen Pol Mardiyono dalam pidatonya.
Rekam Jejak Kapolda Baru: Siap Gaspol Program Sosial
Sementara itu, Kapolda Bengkulu yang baru, Brigjen Pol Yudhi Sulistianto Wahid, menegaskan kesiapannya untuk melanjutkan estafet kepemimpinan. Berbekal pengalaman panjang di ranah hukum, ia berkomitmen untuk terus menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Bengkulu.
“Saya sempat bertugas menjabat sebagai Kapolsek di wilayah hukum Polda Metro Jaya dan pernah juga menjadi Kapolres di Jawa Barat. Pengalaman di lapangan tersebut tentu menjadi modal berharga bagi saya untuk menjaga situasi kamtibmas di Provinsi Bengkulu agar tetap kondusif,” ujar Brigjen Pol Yudhi optimis.
Tak sekadar menjaga keamanan, jenderal bintang satu ini juga memastikan bahwa program-program humanis yang langsung menyentuh masyarakat tidak akan berhenti. Salah satu komitmen utamanya adalah melanjutkan program kesejahteraan sosial.
“Program bedah rumah dipastikan akan terus berjalan. Targetnya tidak hanya masyarakat umum yang membutuhkan, melainkan juga menyasar anggota Polri sendiri yang memerlukan bantuan. Ini penting demi menjaga semangat kepedulian dan kebersamaan kita,” tegasnya menutup sambutan.
Pergantian kepemimpinan ini menumbuhkan harapan besar di tengah masyarakat. Dengan nakhoda baru, Polda Bengkulu diharapkan mampu terus meningkatkan kualitas pelayanan publik, responsif terhadap aduan, serta semakin dicintai oleh warga Bengkulu.
(ABD)













