Menu ✖

Otomatis
Breaking News

Ekonomi

Imbas Kebijakan Baru Ekspor CPO, Harga Sawit di Bengkulu Tengah Terjun Bebas ke Angka Rp 1.900-an

badge-check

Imbas Kebijakan Baru Ekspor CPO, Harga Sawit di Bengkulu Tengah Terjun Bebas ke Angka Rp 1.900-anPerbesar

BENGKULU, FaktaBengkulu.com – Kabar kurang sedap kembali menghampiri para petani kelapa sawit di Kabupaten Bengkulu Tengah. Hanya dalam waktu dua hari berturut-turut, harga Tandan Buah Segar (TBS) sawit di tingkat pabrik mengalami penurunan yang sangat signifikan. Tak tanggung-tanggung, per Jumat (22/5/2026), kemerosotan harga sawit kini mencatatkan angka penurunan hingga Rp 600 per kilogram.

Kondisi ini menjadi pukulan telak setelah sebelumnya, pada Kamis (21/5/2026), empat perusahaan kelapa sawit di Bengkulu Tengah sudah lebih dulu memotong harga beli TBS di kisaran Rp 200 hingga Rp 300 per kilogram. Alih-alih membaik, sehari berselang harga justru makin merosot tajam ke level yang mengkhawatirkan.

Kebijakan Ekspor CPO dan Efek Domino ke Pabrik

Humas PT Palma Mas Sejati, Fachrian Hafis, membenarkan adanya kebijakan penurunan harga yang diambil oleh pihak manajemen. Ia menjelaskan bahwa langkah ini terpaksa diambil demi menyesuaikan harga Crude Palm Oil (CPO) global yang terus mengalami pelemahan.

Menurut Fachrian, melemahnya harga CPO ini tidak lepas dari respons pasar terhadap kebijakan terbaru Presiden Prabowo Subianto. Kebijakan yang mewajibkan seluruh aktivitas ekspor CPO harus melalui keterlibatan Danantara tersebut disinyalir mulai memberikan dampak berantai (multiplier effect) yang langsung terasa di tingkat pabrik sejak Rabu (20/5/2026) malam.

Rincian Kemerosotan Harga di Sejumlah Pabrik

Penurunan drastis yang terjadi pada hari Jumat ini merata di sejumlah perusahaan besar di Bengkulu Tengah. PT Citra Sawit Lestari menjadi perusahaan dengan koreksi harga paling tajam, di mana harga TBS turun sebesar Rp 600 per kilogram, membuat harga belinya kini merosot ke angka Rp 1.985 per kilogram. Padahal pada hari Kamis, perusahaan ini sudah menurunkan harga sebesar Rp 300 menjadi Rp 2.585 per kilogram.

Langkah serupa juga terjadi di PT Palma Mas Sejati dan PT Agra Sawitindo yang kompak menurunkan harga sebesar Rp 500 per kilogram pada hari Jumat. Dengan penurunan tersebut, harga TBS di PT Palma Mas Sejati kini bertengger di angka Rp 2.085 per kilogram, setelah sehari sebelumnya sempat turun Rp 200 ke angka Rp 2.585 per kilogram.

Sementara itu, PT Agra Sawitindo menetapkan harga terbarunya di angka Rp 2.080 per kilogram, menyusul penurunan hari Kamis sebesar Rp 250 ke angka Rp 2.580 per kilogram. Di sisi lain, PT Bio Nusantara Teknologi pada hari Kamis juga terpantau sudah melakukan penyesuaian dengan menurunkan harga sebesar Rp 250 menjadi Rp 2.610 per kilogram.

Petani dan Pengusaha RAM Mulai Was-was

Tren negatif yang terjadi dalam dua hari terakhir ini sontak memicu kekhawatiran mendalam di kalangan petani swadaya. Tidak hanya petani di Bengkulu Tengah, efek domino ini kabarnya juga mulai membuat para pengusaha pengepul (RAM) di kabupaten tetangga, seperti Seluma, mulai mengalami kerugian hingga puluhan juta rupiah akibat ketidakpastian harga operasional yang mendadak berubah.

Saat ini, para petani hanya bisa menggantungkan harapan agar regulasi tata niaga ekspor CPO segera menemui titik kestabilan baru. Mereka berharap pemerintah pusat maupun daerah segera mengambil langkah taktis agar harga TBS di tingkat pabrik tidak terus-menerus merosot dan semakin menyengsarakan masyarakat bawah.

(ABD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Bupati Bengkulu Utara Arie Septia Adinata Sabet Penghargaan Parasamya Karya Kencana 2026, Terbaik II Nasional Regional III

5 Nov 2026 - 17:44 WIB

Bupati Bengkulu Utara Arie Septia Adinata Sabet Penghargaan Parasamya Karya Kencana 2026, Terbaik II Nasional Regional III

Pemkot Bengkulu Genjot Penanggulangan Kemiskinan Ekstrem, Fokus Potong Bebban Hidup dan Naikkan Pendapatan Warga

5 Nov 2026 - 17:41 WIB

Pemkot Bengkulu Genjot Penanggulangan Kemiskinan Ekstrem, Fokus Potong Bebban Hidup dan Naikkan Pendapatan Warga

Pemkot Bengkulu Kembali Unjuk Gigi di Ajang Nasional IGA 2026, Optimis Rebut Prestasi Terbaik

5 Nov 2026 - 17:38 WIB

Pemkot Bengkulu Kembali Unjuk Gigi di Ajang Nasional IGA 2026, Optimis Rebut Prestasi Terbaik

Mahasiswa Bengkulu Geruduk DPRD: Kritik Pemerintahan Prabowo-Gibran hingga Serukan Mosi Tidak Percaya  

5 Nov 2026 - 07:49 WIB

Mahasiswa Bengkulu Geruduk DPRD: Kritik Pemerintahan Prabowo-Gibran hingga Serukan Mosi Tidak Percaya   

Lepas Kontingen POPDA 2026, Walikota Dedy Wahyudi Bakar Semangat Atlet Muda Bumi Merah Putih

4 Nov 2026 - 19:17 WIB

Lepas Kontingen POPDA 2026, Walikota Dedy Wahyudi Bakar Semangat Atlet Muda Bumi Merah Putih
Trending di Headline