Menu ✖

Otomatis
Breaking News

Headline

Program Koperasi Merah Putih Putar Uang Rp1 Triliun di Bengkulu, Wagub Mian: Ekonomi Desa Melejit

badge-check

Program Koperasi Merah Putih Putar Uang Rp1 Triliun di Bengkulu, Wagub Mian: Ekonomi Desa MelejitPerbesar

BENGKULU, FaktaBengkulu.com – Program Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) terbukti menjadi mesin penggerak ekonomi baru yang luar biasa bagi Provinsi Bengkulu. Wakil Gubernur Bengkulu, Mian, mengungkapkan bahwa sepanjang tahun 2025, perputaran uang yang dihasilkan dari pembangunan fisik koperasi ini mencapai angka fantastis, yakni hampir Rp1 triliun.

Pernyataan ini disampaikan Wagub Mian saat memberikan keterangan di Bengkulu pada Rabu (21/1/2026). Menurutnya, dana tersebut mengalir deras ke sektor riil dan langsung dirasakan oleh masyarakat di tingkat akar rumput.

Wagub Mian menjelaskan bahwa suntikan dana sebesar Rp1 triliun tersebut tidak hanya berhenti pada pembangunan gedung semata, melainkan menciptakan multiplier effect (efek berganda) yang luas.

“Dana tersebut beredar melalui pengadaan material bangunan, penyerapan tenaga kerja lokal seperti tukang dan kuli bangunan, hingga menghidupkan toko-toko kelontong dan usaha kecil di sekitar lokasi proyek,” ujar Mian.

Ia menilai, bahkan sebelum koperasi tersebut resmi beroperasi secara penuh, kehadirannya telah memberikan daya ungkit yang signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.

Prestasi membanggakan juga ditorehkan Provinsi Bengkulu di level nasional. Pada akhir 2025, Bengkulu berhasil mencatatkan diri sebagai salah satu dari lima provinsi dengan capaian realisasi Koperasi Merah Putih terbaik di Indonesia.

“Hingga akhir 2025, progres pembangunan KDKMP telah mencapai 351 unit dari total target 1.505 desa yang akan dibangun. Ini menempatkan kita dalam lima besar nasional,” tegasnya dengan optimis.

Memasuki tahun 2026, Pemerintah Provinsi Bengkulu berkomitmen untuk mempercepat pembangunan di sisa desa yang belum tersentuh. Wagub Mian meyakini bahwa KDKMP akan menjadi “Sokoguru” atau tiang utama ekonomi baru di wilayah pedesaan.

Langkah strategis ini diharapkan mampu:

  • Memperkuat daya beli masyarakat desa.
  • Memperluas kesempatan kerja secara berkelanjutan.
  • Mengurangi kesenjangan ekonomi antara kota dan desa.

Bahkan, dukungan pembangunan ini juga menjangkau wilayah terluar. Terbukti, TNI AD turut dikerahkan untuk membantu pengangkutan material pembangunan KDKMP di Pulau Enggano, memastikan pemerataan ekonomi hingga ke pelosok samudra.

Dengan realisasi yang progresif ini, Koperasi Merah Putih diharapkan bukan sekadar bangunan fisik, melainkan jantung baru bagi kesejahteraan warga.

(ABD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Mahasiswa Bengkulu Geruduk DPRD: Kritik Pemerintahan Prabowo-Gibran hingga Serukan Mosi Tidak Percaya  

5 Nov 2026 - 07:49 WIB

Mahasiswa Bengkulu Geruduk DPRD: Kritik Pemerintahan Prabowo-Gibran hingga Serukan Mosi Tidak Percaya   

Lepas Kontingen POPDA 2026, Walikota Dedy Wahyudi Bakar Semangat Atlet Muda Bumi Merah Putih

4 Nov 2026 - 19:17 WIB

Lepas Kontingen POPDA 2026, Walikota Dedy Wahyudi Bakar Semangat Atlet Muda Bumi Merah Putih

Pemkot Bengkulu Genjot Evaluasi Kinerja Pemerintah Digital, Kejar Indeks Terbaik di Bumi Merah Putih

4 Nov 2026 - 19:12 WIB

Pemkot Bengkulu Genjot Evaluasi Kinerja Pemerintah Digital, Kejar Indeks Terbaik di Bumi Merah Putih

Sinergi Pemkot dan Rutan Kelas IIB Bengkulu, Fokus Kebersihan Lingkungan hingga Pelatihan Kemandirian Warga Binaan

3 Nov 2026 - 20:24 WIB

Sinergi Pemkot dan Rutan Kelas IIB Bengkulu, Fokus Kebersihan Lingkungan hingga Pelatihan Kemandirian Warga Binaan

Desa Lubuk Puar Disupervisi TP PKK Provinsi Bengkulu, Fokus Penguatan 10 Program Pokok dan Administrasi Kader

3 Nov 2026 - 20:21 WIB

Desa Lubuk Puar Disupervisi TP PKK Provinsi Bengkulu, Fokus Penguatan 10 Program Pokok dan Administrasi Kader
Trending di Headline