Menu

Mode Gelap
Diduga Anggota Gangster, 9 Remaja di Kepahiang Diamankan Polisi Saat Bersiap Tawuran Perkuat Layanan Darurat, Pemprov Bengkulu Bidik Pengadaan 130 Unit Ambulans Gratis di APBD 2027   Siap Emban Tugas Negara, 27 Calon Paskibraka Provinsi Bengkulu 2026 Segera Masuk Karantina Dugaan Korupsi DAK & DAU 2025 Dinkes Seluma : Polda Bengkulu Panggil Mantan Pegawai, Siapa yang Dibidik ? RSUD Mukomuko Disorot Usai Pasien ICU Meninggal, Bupati Choirul Huda Berang dan Lakukan Sidak! Fokus Buru 3 Begal di Talang Empat Bengkulu Tengah, Polisi Sisir Rekaman CCTV Hingga Luar Provinsi

Headline

Pelindo Regional 2 Bengkulu Percepat Pengerukan Alur Pulau Baai Demi Kelancaran Logistik

badge-check


Pelindo Regional 2 Bengkulu Percepat Pengerukan Alur Pulau Baai Demi Kelancaran Logistik Perbesar

PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 Bengkulu terus berupaya maksimal menangani kondisi kritis pendangkalan alur pelayaran di Pelabuhan Pulau Baai. Langkah ini menjadi prioritas guna memastikan distribusi logistik ke Pulau Enggano—pulau terluar Indonesia di Provinsi Bengkulu—tetap lancar dan terkendali.

General Manager Pelindo Regional 2 Bengkulu, S. Joko, mengungkapkan bahwa pendangkalan alur pelayaran di Pelabuhan Pulau Baai semakin mengkhawatirkan. “Berbagai upaya telah kami lakukan untuk menangani kondisi ini, dan kami akan terus berusaha agar aktivitas pelayaran tetap optimal,” ujarnya dalam keterangannya di Bengkulu, Jumat (10/04/2025).

Respon Cepat Pemerintah dan Pelindo

Merespons kondisi ini, Gubernur Bengkulu melakukan inspeksi lapangan ke Pelabuhan Pulau Baai dan menerbitkan surat resmi kepada Kementerian Perhubungan. Dalam surat tersebut, gubernur menegaskan status kritis alur pelayaran serta mendesak agar PT Pelindo segera diberikan penugasan resmi untuk menangani permasalahan ini.

Menindaklanjuti arahan tersebut, Pelindo langsung bergerak cepat dengan mengevaluasi progres pengerukan, serta berfokus pada percepatan tindakan konkret guna menjamin kelangsungan layanan kepelabuhanan di Provinsi Bengkulu. “Kami berkomitmen untuk memastikan aktivitas logistik ke Pulau Enggano tidak terganggu dan perekonomian daerah tetap stabil,” lanjut Joko.

Dukungan Stakeholder dan Kolaborasi Strategis

Upaya pengerukan alur pelayaran ini mendapat dukungan penuh dari berbagai pihak, termasuk Forkopimda dan stakeholder terkait. Untuk mengoptimalkan pengerukan, Pelindo menggandeng PT Sarana Pengerukan Utama—satu-satunya perusahaan lokal yang memiliki izin usaha pengerukan serta mendapat rekomendasi langsung dari pemerintah daerah dan asosiasi pelabuhan.

Saat ini, Pelindo mengerahkan sejumlah alat berat, termasuk 3 ekskavator, 1 wheel loader, 3 truk, dan 1 kapal keruk hopper Nera 02 dengan target produksi rata-rata 1.500 meter kubik per hari. Selain itu, guna memastikan pengerukan dilakukan secara efektif, dilakukan sounding bathimetri pada Kamis (10/04/2025) untuk memetakan titik-titik krusial yang harus segera ditangani.

Dengan kolaborasi kuat dan strategi yang matang, Pelindo terus mengupayakan kelancaran pelayaran di Pelabuhan Pulau Baai agar kapal penumpang dan kapal pengangkut BBM dapat segera beroperasi kembali demi memenuhi kebutuhan masyarakat Bengkulu dan sekitarnya.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Diduga Anggota Gangster, 9 Remaja di Kepahiang Diamankan Polisi Saat Bersiap Tawuran

28 Juni 2026 - 18:53 WIB

Perkuat Layanan Darurat, Pemprov Bengkulu Bidik Pengadaan 130 Unit Ambulans Gratis di APBD 2027  

28 Juni 2026 - 18:25 WIB

Siap Emban Tugas Negara, 27 Calon Paskibraka Provinsi Bengkulu 2026 Segera Masuk Karantina

28 Juni 2026 - 18:21 WIB

Dugaan Korupsi DAK & DAU 2025 Dinkes Seluma : Polda Bengkulu Panggil Mantan Pegawai, Siapa yang Dibidik ?

27 Juni 2026 - 20:20 WIB

RSUD Mukomuko Disorot Usai Pasien ICU Meninggal, Bupati Choirul Huda Berang dan Lakukan Sidak!

27 Juni 2026 - 19:10 WIB

Trending di Headline