Menu

Mode Gelap
Nasib Guru Honorer di Ujung Tanduk? DPRD Provinsi Bengkulu Desak Pusat Batalkan Larangan Mengajar 2027 Wajah Baru Pantai Panjang: Pemkot Bengkulu Mulai Petakan Lokasi Gazebo Sepanjang Jogging Track Sinergi TNI dan Rakyat, Pembangunan Jembatan Gantung Kualalangi Bengkulu Utara Terus Dikebut Pendidikan Jadi ‘Anak Tiri’, OKP Dan Aliansi Mahasiswa Geruduk DPRD Bengkulu: Sebut Indonesia Emas 2045 Hanya Ilusi! Isu Guru Honorer Dilarang Mengajar Tahun 2027 Mencuat, Sekda Provinsi Bengkulu Minta Tenaga Non-ASN Tetap Tenang Masa Persuasif Berakhir! Tim Gabungan “Sapu Bersih” Lapak Liar di Kawasan Pasar Panorama

Headline

Kejati Bengkulu Perkuat Edukasi Antikorupsi di Kampus dalam Rangka Hakordia 2025

badge-check


Kejati Bengkulu Perkuat Edukasi Antikorupsi di Kampus dalam Rangka Hakordia 2025 Perbesar

Bengkulu – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bengkulu kembali menegaskan komitmennya dalam pemberantasan korupsi, kali ini melalui jalur pendidikan. Dalam rangka memperingati Hari Anti Korupsi Sedunia (Hakordia) 2025, Kejati Bengkulu berkolaborasi dengan Universitas Bengkulu (Unib) menyelenggarakan kuliah umum bertajuk “Berantas Korupsi untuk Kemakmuran Rakyat.” Acara yang berlangsung di Aula Gedung Layanan Terpadu Unib ini dihadiri oleh ratusan mahasiswa dari berbagai fakultas.

Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Bengkulu, Dr. Muslikhuddin, S.H., M.H., tampil sebagai pembicara utama. Ia menyoroti pentingnya memulai pencegahan korupsi dari ruang akademik, yang dianggap sebagai tempat lahirnya calon pemimpin bangsa.

​“Kasus korupsi kian marak. Oleh karena itu, kita berupaya membangun budaya dan pemahaman bahwa nilai-nilai antikorupsi harus ditanamkan sejak dini. Ini berlaku bukan hanya untuk pejabat, tetapi juga bagi para mahasiswa,” tegas Dr. Muslikhuddin.

​Menurutnya, kampus memegang peranan krusial dalam menumbuhkan integritas generasi muda. Dengan demikian, upaya pencegahan dapat berjalan selaras dengan langkah penindakan hukum.

​Rektor Universitas Bengkulu, Dr. Indra Cahyadinata, menyambut positif kolaborasi ini. Ia menekankan bahwa kegiatan semacam ini sangat vital untuk memperkuat nilai-nilai integritas di lingkungan civitas akademika.

​“Kami sangat berterima kasih Kejati Bengkulu telah mengajak Unib berkolaborasi dalam peringatan Hakordia ini. Kami berharap kuliah umum ini dapat melahirkan pemimpin masa depan yang benar-benar bebas dari praktik korupsi,” tutur Dr. Indra Cahyadinata.

​Acara diakhiri dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang interaktif, menunjukkan antusiasme tinggi dari mahasiswa dalam membahas peran mereka sebagai generasi muda untuk memutus mata rantai korupsi di Indonesia.

(ABD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Nasib Guru Honorer di Ujung Tanduk? DPRD Provinsi Bengkulu Desak Pusat Batalkan Larangan Mengajar 2027

13 Mei 2026 - 18:09 WIB

Wajah Baru Pantai Panjang: Pemkot Bengkulu Mulai Petakan Lokasi Gazebo Sepanjang Jogging Track

13 Mei 2026 - 18:07 WIB

Sinergi TNI dan Rakyat, Pembangunan Jembatan Gantung Kualalangi Bengkulu Utara Terus Dikebut

13 Mei 2026 - 18:04 WIB

Pendidikan Jadi ‘Anak Tiri’, OKP Dan Aliansi Mahasiswa Geruduk DPRD Bengkulu: Sebut Indonesia Emas 2045 Hanya Ilusi!

12 Mei 2026 - 19:45 WIB

Isu Guru Honorer Dilarang Mengajar Tahun 2027 Mencuat, Sekda Provinsi Bengkulu Minta Tenaga Non-ASN Tetap Tenang

12 Mei 2026 - 19:42 WIB

Trending di Headline