Menu

Mode Gelap
Kurangi Beban TPA, DLH Kota Bengkulu Wajibkan ASN Pilah Sampah dari Rumah! Bikin Bising! Satlantas Polres Mukomuko Amankan 22 Motor Berknalpot Brong Sabu di Kompleks Makam Covid-19: Polres Rejang Lebong Gulung Dua Pengedar di Curup! Membongkar Tembok Ketimpangan Informasi di Pinggiran Kota Bengkulu: Solusi Sains  Gas Bocor Mengintai! DPRD Sidak SPPG Bengkulu Tengah, Temukan Masalah Limbah dan Izin yang Menggantung Kejar Target Nasional, Pemkot Bengkulu Terapkan Strategi Jemput Bola Cek Kesehatan Gratis ke Sekolah dan OPD

Headline

Inovasi Digitalisasi Pelayanan Publik Walikota Bengkulu Pukau Kemendagri

badge-check


Inovasi Digitalisasi Pelayanan Publik Walikota Bengkulu Pukau Kemendagri Perbesar

Jakarta – Walikota Bengkulu, Dr. Dedy Wahyudi, S.E., M.M., berhasil menjadi perhatian utama di Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) pada hari Selasa (18/11). Di hadapan Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) dan Gubernur Lemhanas, Dedy memaparkan secara langsung rencana aksi yang merupakan hasil studinya di Singapura.

Presentasi ini merupakan puncak dari seleksi karya ilmiah yang diikuti oleh 25 kepala daerah setelah menyelesaikan studi di Singapura. Dari puluhan peserta, hanya tiga besar terbaik yang mendapat kesempatan untuk memaparkan ide mereka di hadapan para pejabat tinggi tersebut, dan Walikota Bengkulu terpilih sebagai presenter utama.

Dedy Wahyudi menawarkan sebuah konsep Digitalisasi Pelayanan Publik Terpadu. Inspirasi utama dari ide ini adalah keberhasilan Singapura dengan Gerbang Digital mereka, SingPass.

Dengan keyakinan penuh, Walikota Dedy meyakinkan audiens bahwa Indonesia, khususnya Bengkulu, juga mampu menerapkan sistem serupa, asalkan terdapat komitmen yang kuat dari pemimpin daerah.

“Sudah saatnya kita fokus pada pelayanan publik berbasis digital. Aplikasi-aplikasi dari masing-masing OPD harus kita satukan dalam satu aplikasi tunggal yang memuat semua layanan. Ini mencakup layanan pendidikan, kesehatan, pengaduan masyarakat, dan lainnya. Nantinya, semua akan terhubung pada satu server pusat, kemudian diteruskan ke setiap kepala dinas terkait”, papar Dedy Wahyudi.

Gagasan Walikota Bengkulu ini disambut baik dan menuai respon positif dari pihak Kemendagri dan Lemhanas.

Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya, memuji ide tersebut sebagai brilian namun mengakui bahwa tantangan implementasinya tidak mudah.

“Saya salut jika Bengkulu bisa mewujudkan ini. Memang tantangannya banyak. Namun saya yakin bisa,” ujar Bima Arya, yang juga mantan Walikota Bogor.

Sementara itu, Gubernur Lemhanas, Prof. Ace Hasan Sazily, menyatakan dukungannya dan turut bangga atas inovasi yang ditawarkan.

“Saya mendukung ide Walikota Bengkulu tadi soal digitalisasi. Idenya bagus dan sudah benar itu. Selama ini kita memiliki terlalu banyak aplikasi yang tidak maksimal,” ucapnya, menekankan pentingnya satu aplikasi yang dapat mencakup semua kebutuhan layanan publik.

(ABD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kurangi Beban TPA, DLH Kota Bengkulu Wajibkan ASN Pilah Sampah dari Rumah!

21 Mei 2026 - 19:02 WIB

Bikin Bising! Satlantas Polres Mukomuko Amankan 22 Motor Berknalpot Brong

21 Mei 2026 - 18:59 WIB

Sabu di Kompleks Makam Covid-19: Polres Rejang Lebong Gulung Dua Pengedar di Curup!

21 Mei 2026 - 18:57 WIB

Gas Bocor Mengintai! DPRD Sidak SPPG Bengkulu Tengah, Temukan Masalah Limbah dan Izin yang Menggantung

20 Mei 2026 - 19:43 WIB

Kejar Target Nasional, Pemkot Bengkulu Terapkan Strategi Jemput Bola Cek Kesehatan Gratis ke Sekolah dan OPD

20 Mei 2026 - 19:40 WIB

Trending di Headline