Menu

Mode Gelap
Diduga Anggota Gangster, 9 Remaja di Kepahiang Diamankan Polisi Saat Bersiap Tawuran Perkuat Layanan Darurat, Pemprov Bengkulu Bidik Pengadaan 130 Unit Ambulans Gratis di APBD 2027   Siap Emban Tugas Negara, 27 Calon Paskibraka Provinsi Bengkulu 2026 Segera Masuk Karantina Dugaan Korupsi DAK & DAU 2025 Dinkes Seluma : Polda Bengkulu Panggil Mantan Pegawai, Siapa yang Dibidik ? RSUD Mukomuko Disorot Usai Pasien ICU Meninggal, Bupati Choirul Huda Berang dan Lakukan Sidak! Fokus Buru 3 Begal di Talang Empat Bengkulu Tengah, Polisi Sisir Rekaman CCTV Hingga Luar Provinsi

Ekonomi

BBM Langka, Hendri Satrio: Kami Mohon Maaf Pada Masyarakat, Pemerintah Terus Upayakan Solusi Cepat

badge-check


BBM Langka, Hendri Satrio: Kami Mohon Maaf Pada Masyarakat, Pemerintah Terus Upayakan Solusi Cepat Perbesar

Seluma, Bengkulu – Berkaitan dengan kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) khususnya yang terjadi di Kabupaten Seluma, Hendri Satrio anggota DPRD Kabupaten Seluma menyampaikan saat ini pemerintah di tingkat Provinsi maupun Kabupaten sedang berupaya untuk mengatasi hal ini.

“Kami sudah berkomunikasi dengan Pak Gubernur terkait masalah antrean BBM di Seluma, beliau sudah panggil pihak Pertamina untuk penambahan kuota sebagai langkah cepat, sembari pengerukan pendangkalan pelabuhan Pulau Bai selesai dikerjakan,”kata Hendri.

Sebagai perwakilan masyarakat Kabupaten Seluma, Hendri menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat atas situasi yang terjadi saat ini. Pihaknya akan terus berupaya untuk mengatasi persoalan ini secepatnya.

“Saya tidak mau banyak klarifikasi, kami sampaikan permohonan maaf sebesar-besarnya pada masyarakat khususnya di Kabupaten Seluma. Kami pastikan akan terus mencari solusi atas kelangkaan BBM ini, kami terus berkoordinasi dengan Bupati & Gubernur,” ujarnya.

Ketua Fraksi PAN Seluma ini juga mengingatkan agar jangan ada pihak-pihak yang mengambil keuntungan dari situasi sulit ini. Aparat Penegak Hukum (APH) diharapkan memperketat pengawasan terhadap para penjual BBM eceran agar tidak terlalu menaikkan harga semaunya.

“Para pengecer BBM harus diawasi oleh APH, jangan sampai mematok harga terlalu tinggi. Itupun pengecer menjual harus yang jaraknya jauh dari SPBU, untuk memudahkan masyarakat. Kalau pengecer di dekat-dekat SPBU sebaiknya di stop dulu sementara waktu,”ujar Hendri.

Selain itu Ketua Komisi 1 ini juga mempertanyakan kinerja Disperindag Seluma yang terkesan kurangnya antisipasi mengenai hal ini. Terlebih dalam waktu yang cukup berdekatan ini masyarakat dihadapkan dengan kelangkaan Gas Elpiji maupun kelangkaan BBM.

“ini juga menjadi catatan bagi Disperindag, layaknya bencana seharusnya ada mitigasi, sampaikan kajiannya kepada bapak Bupati, agar persoalan-persoalan seperti ini tidak terulang kembali. Kalau perlu harus ada lobby khusus terkait kuota untuk Kabupaten Seluma,”tutup Hendri.

 

(DSR)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Dugaan Korupsi DAK & DAU 2025 Dinkes Seluma : Polda Bengkulu Panggil Mantan Pegawai, Siapa yang Dibidik ?

27 Juni 2026 - 20:20 WIB

Disperindagkop UKM Mukomuko Turun Gunung, Pastikan Pengurus Koperasi Merah Putih Tetap Solid  

26 Juni 2026 - 18:42 WIB

Jembatan Perintis Garuda Rampung, Pangdam XXI/Radin Inten Ajak Warga Taba Penanjung Jaga Akses Vital Ini

24 Juni 2026 - 18:35 WIB

Genjot Infrastruktur, Pemprov Bengkulu Kucurkan Rp10 Miliar untuk Tuntaskan Jalan Tugu Hiu-Simpang Kroya

24 Juni 2026 - 18:28 WIB

Didakwa Korupsi Tambang PT RSM, Eks Bupati Bengkulu Utara Imron Rosyadi Siapkan Eksepsi    

24 Juni 2026 - 18:19 WIB

Trending di Headline