Menu

Mode Gelap
Heboh Kemeriahan CFD HUT Bhayangkara ke-80 di Rejang Lebong, Ada SIM Keliling hingga Berobat Gratis! Sempat Tersendat Berbulan-bulan, DD dan ADD 2026 di Rejang Lebong Akhirnya Cair! Pemdes Diminta Ngebut Dipicu Dendam Lama dan Tatapan Sengit, Petani di Binduriang Ditikam Saat Joget di Pesta Pernikahan Orang Tua Jangan Mau Dipungut Biaya! Dikbud Seluma Tegaskan SPMB 2026 Tingkat SD dan SMP Gratis Tis! Jeritan Pemilik RAM di Bengkulu Selatan: Antrean Pabrik Berhari-hari Bikin TBS Sawit Membusuk dan Rugi Besar UMKM Wajib Tahu! Ini Cara Pendaftaran Merek Dagang di Festival Tabut 2026, Cukup Bayar Rp500 Ribu

Headline

Wujud Kepedulian, Pemprov Bengkulu dan Baznas Salurkan Santunan untuk 65 Lansia di Panti Tresna Werdha

badge-check


Wujud Kepedulian, Pemprov Bengkulu dan Baznas Salurkan Santunan untuk 65 Lansia di Panti Tresna Werdha Perbesar

BENGKULU, FaktaBengkulu.com – Senyum bahagia terpancar dari wajah para penghuni Panti Sosial Tresna Werdha, Kelurahan Pagar Dewa, Kota Bengkulu pada Jumat (13/2/2026). Kehadiran Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) membawa angin segar melalui penyaluran santunan bagi puluhan lansia di sana.

Kegiatan ini bukan sekadar seremonial, melainkan langkah nyata pemerintah dalam memastikan kesejahteraan kelompok rentan, khususnya para lanjut usia (lansia) yang kini menjalani masa tua di panti sosial.

Sinergi Zakat untuk Pengentasan Kemiskinan Ekstrem

Ketua Baznas RI, Noor Achmad, yang hadir langsung dalam acara tersebut menyampaikan bahwa dana zakat yang dikelola pihaknya diprioritaskan untuk mereka yang paling membutuhkan.

“Bantuan ini adalah bagian dari program pendayagunaan zakat. Fokus kami adalah membantu masyarakat, termasuk lansia terlantar, sebagai upaya bersama dalam pengentasan kemiskinan ekstrem di Indonesia,” ujar Noor Achmad.

Senada dengan hal tersebut, Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni, menegaskan komitmen Pemprov dalam melindungi warganya. Menurutnya, kolaborasi dengan Baznas merupakan kekuatan penting untuk menjangkau lapisan masyarakat yang sering terlupakan.

“Pemprov Bengkulu akan terus mendorong inisiatif sosial seperti ini. Kita ingin memastikan kelompok rentan seperti lansia mendapatkan perhatian dan perlindungan yang layak,” tegas Herwan.

Panti Sosial Tresna Werdha merupakan Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) di bawah naungan Pemprov Bengkulu. Panti ini menjadi pelabuhan terakhir bagi para lansia yang tidak memiliki keluarga atau ditemukan dalam kondisi terlantar.

Saat ini, panti tersebut merawat 65 lansia, dengan rincian:

  • 41 Laki-laki
  • 24 Perempuan

Salah satu penghuni, Antun, berbagi kisah harunya. Pria yang telah menetap selama 14 tahun di panti tersebut mengaku merasa sangat terbantu dengan fasilitas dan perhatian yang diberikan petugas.

“Saya sudah 14 tahun di sini. Pengurusnya sangat baik, dan saya senang karena punya banyak teman di sini. Bantuan seperti ini sangat berarti bagi kami,” ungkap Antun dengan haru.

Melalui penyaluran santunan ini, kolaborasi antara Pemprov Bengkulu dan Baznas diharapkan menjadi pemicu bagi pihak lain untuk turut peduli. Tujuannya jelas: agar para lansia di Bengkulu dapat menikmati masa tua mereka dengan rasa aman, nyaman, dan bermartabat.

Acara ini juga turut dihadiri oleh Ketua Baznas Provinsi Bengkulu Romili bin Ronan, Asisten I Setda Provinsi Bengkulu Khairal Anwar, serta sejumlah pejabat terkait lainnya.

(ABD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Heboh Kemeriahan CFD HUT Bhayangkara ke-80 di Rejang Lebong, Ada SIM Keliling hingga Berobat Gratis!

21 Juni 2026 - 20:00 WIB

Sempat Tersendat Berbulan-bulan, DD dan ADD 2026 di Rejang Lebong Akhirnya Cair! Pemdes Diminta Ngebut

21 Juni 2026 - 19:55 WIB

Orang Tua Jangan Mau Dipungut Biaya! Dikbud Seluma Tegaskan SPMB 2026 Tingkat SD dan SMP Gratis Tis!

20 Juni 2026 - 19:10 WIB

Jeritan Pemilik RAM di Bengkulu Selatan: Antrean Pabrik Berhari-hari Bikin TBS Sawit Membusuk dan Rugi Besar

20 Juni 2026 - 19:04 WIB

UMKM Wajib Tahu! Ini Cara Pendaftaran Merek Dagang di Festival Tabut 2026, Cukup Bayar Rp500 Ribu

20 Juni 2026 - 19:00 WIB

Trending di Ekonomi