Menu

Mode Gelap
Keterbatasan Dana Desa Bukan Hambatan, Petani Semidang Lagan Swadaya Cor Jalan Produksi Aturan Baru BBM Subsidi Bikin Nelayan Bengkulu Mogok Melaut, DKP Gelar Rembuk Fokus  Pasca Perkelahian Maut Pelajar di Pasar Manna, Pengurus RT Siap Hidupkan Lagi Pos Kamling Antisipasi Kerusakan Jalan, Pemprov Minta Pengusaha Batu Bara di Bumi Merah Putih Patuhi Batas Tonase Gebyar Semarak Merah Putih 2026: Pemprov Bengkulu Gelar Pasar Murah dan Job Fair 10 Hari Beruntun Komitmen Berantas Narkoba di Bumi Merah Putih, Polresta Bengkulu Musnahkan Puluhan Gram Sabu dan Ringkus 4 Tersangka

Headline

Waspada! Jalur Lintas Lahat-Bengkulu Selatan Sempat Lumpuh Akibat Longsor di Pasir Putih

badge-check

Waspada! Jalur Lintas Lahat-Bengkulu Selatan Sempat Lumpuh Akibat Longsor di Pasir Putih Perbesar

BENGKULU SELATAN – Akses jalan lintas yang menghubungkan Manna (Bengkulu Selatan) menuju Pagar Alam via Tanjung Sakti sempat mengalami kemacetan total pada Jumat pagi (2/1/2026). Hal ini dipicu oleh bencana tanah longsor yang terjadi di kawasan Pasir Putih, Kecamatan Tanjung Sakti, Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan.

Material longsor yang cukup tebal dilaporkan menutup seluruh badan jalan, sehingga kendaraan dari kedua arah sempat tidak dapat melintas. Namun, berdasarkan perkembangan terbaru, jalur tersebut mulai dapat dilalui meski masih dalam kondisi terbatas.

Hingga sore hari, upaya pembersihan material terus dilakukan. Berikut adalah situasi terkini di lapangan:

  • Kendaraan Roda Dua: Sudah mulai bisa melintas dengan ekstra hati-hati.
  • Kendaraan Roda Empat: Diminta tetap waspada karena sisa material longsor masih membuat kondisi jalan licin dan belum sepenuhnya lancar.
  • Arus Lalu Lintas: Mulai kembali normal secara bertahap, namun belum pulih total.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Bengkulu Selatan, Akisar Diardi, mengingatkan masyarakat—khususnya yang sedang dalam suasana libur tahun baru—untuk memikirkan ulang rencana perjalanan menuju daerah pegunungan seperti Pagar Alam.

“Kami mengimbau masyarakat yang ingin berwisata agar berhati-hati. Mengingat cuaca ekstrem dan curah hujan yang tinggi, jika tidak mendesak, sebaiknya perjalanan ditunda atau mencari jalur alternatif lain,” ujar Akisar.

Kawasan Manna hingga Pagar Alam memang dikenal sebagai zona rawan longsor, terutama saat intensitas hujan meningkat. Masyarakat diminta untuk selalu memantau informasi cuaca dan kondisi jalan sebelum bepergian guna menghindari terjebak di area rawan bencana.

(ABD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Keterbatasan Dana Desa Bukan Hambatan, Petani Semidang Lagan Swadaya Cor Jalan Produksi

9 Juli 2026 - 18:20 WIB

Aturan Baru BBM Subsidi Bikin Nelayan Bengkulu Mogok Melaut, DKP Gelar Rembuk Fokus 

9 Juli 2026 - 18:05 WIB

Pasca Perkelahian Maut Pelajar di Pasar Manna, Pengurus RT Siap Hidupkan Lagi Pos Kamling

9 Juli 2026 - 18:00 WIB

Antisipasi Kerusakan Jalan, Pemprov Minta Pengusaha Batu Bara di Bumi Merah Putih Patuhi Batas Tonase

8 Juli 2026 - 18:33 WIB

Gebyar Semarak Merah Putih 2026: Pemprov Bengkulu Gelar Pasar Murah dan Job Fair 10 Hari Beruntun

8 Juli 2026 - 18:28 WIB

Trending di Ekonomi