Menu

Mode Gelap
Kabar Gembira! Pemprov Bengkulu Pastikan Gaji ke-13 ASN 2026 Siap Cair, Ini Bocorannya Polisi Buru Pembuang Jasad Bayi Prematur di Pantai Pasar Bawah Bengkulu Selatan Jembatan Perintis Garuda Taba Penanjung Mulai Dipasang, Akses Ekonomi Warga Segera Pulih Nasib Guru Honorer di Ujung Tanduk? DPRD Provinsi Bengkulu Desak Pusat Batalkan Larangan Mengajar 2027 Wajah Baru Pantai Panjang: Pemkot Bengkulu Mulai Petakan Lokasi Gazebo Sepanjang Jogging Track Sinergi TNI dan Rakyat, Pembangunan Jembatan Gantung Kualalangi Bengkulu Utara Terus Dikebut

Headline

Waspada! Jalur Lintas Lahat-Bengkulu Selatan Sempat Lumpuh Akibat Longsor di Pasir Putih

badge-check


Waspada! Jalur Lintas Lahat-Bengkulu Selatan Sempat Lumpuh Akibat Longsor di Pasir Putih Perbesar

BENGKULU SELATAN – Akses jalan lintas yang menghubungkan Manna (Bengkulu Selatan) menuju Pagar Alam via Tanjung Sakti sempat mengalami kemacetan total pada Jumat pagi (2/1/2026). Hal ini dipicu oleh bencana tanah longsor yang terjadi di kawasan Pasir Putih, Kecamatan Tanjung Sakti, Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan.

Material longsor yang cukup tebal dilaporkan menutup seluruh badan jalan, sehingga kendaraan dari kedua arah sempat tidak dapat melintas. Namun, berdasarkan perkembangan terbaru, jalur tersebut mulai dapat dilalui meski masih dalam kondisi terbatas.

Hingga sore hari, upaya pembersihan material terus dilakukan. Berikut adalah situasi terkini di lapangan:

  • Kendaraan Roda Dua: Sudah mulai bisa melintas dengan ekstra hati-hati.
  • Kendaraan Roda Empat: Diminta tetap waspada karena sisa material longsor masih membuat kondisi jalan licin dan belum sepenuhnya lancar.
  • Arus Lalu Lintas: Mulai kembali normal secara bertahap, namun belum pulih total.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Bengkulu Selatan, Akisar Diardi, mengingatkan masyarakat—khususnya yang sedang dalam suasana libur tahun baru—untuk memikirkan ulang rencana perjalanan menuju daerah pegunungan seperti Pagar Alam.

“Kami mengimbau masyarakat yang ingin berwisata agar berhati-hati. Mengingat cuaca ekstrem dan curah hujan yang tinggi, jika tidak mendesak, sebaiknya perjalanan ditunda atau mencari jalur alternatif lain,” ujar Akisar.

Kawasan Manna hingga Pagar Alam memang dikenal sebagai zona rawan longsor, terutama saat intensitas hujan meningkat. Masyarakat diminta untuk selalu memantau informasi cuaca dan kondisi jalan sebelum bepergian guna menghindari terjebak di area rawan bencana.

(ABD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kabar Gembira! Pemprov Bengkulu Pastikan Gaji ke-13 ASN 2026 Siap Cair, Ini Bocorannya

14 Mei 2026 - 19:35 WIB

Jembatan Perintis Garuda Taba Penanjung Mulai Dipasang, Akses Ekonomi Warga Segera Pulih

14 Mei 2026 - 19:27 WIB

Nasib Guru Honorer di Ujung Tanduk? DPRD Provinsi Bengkulu Desak Pusat Batalkan Larangan Mengajar 2027

13 Mei 2026 - 18:09 WIB

Wajah Baru Pantai Panjang: Pemkot Bengkulu Mulai Petakan Lokasi Gazebo Sepanjang Jogging Track

13 Mei 2026 - 18:07 WIB

Sinergi TNI dan Rakyat, Pembangunan Jembatan Gantung Kualalangi Bengkulu Utara Terus Dikebut

13 Mei 2026 - 18:04 WIB

Trending di Headline