Menu

Mode Gelap
Heboh Kemeriahan CFD HUT Bhayangkara ke-80 di Rejang Lebong, Ada SIM Keliling hingga Berobat Gratis! Sempat Tersendat Berbulan-bulan, DD dan ADD 2026 di Rejang Lebong Akhirnya Cair! Pemdes Diminta Ngebut Dipicu Dendam Lama dan Tatapan Sengit, Petani di Binduriang Ditikam Saat Joget di Pesta Pernikahan Orang Tua Jangan Mau Dipungut Biaya! Dikbud Seluma Tegaskan SPMB 2026 Tingkat SD dan SMP Gratis Tis! Jeritan Pemilik RAM di Bengkulu Selatan: Antrean Pabrik Berhari-hari Bikin TBS Sawit Membusuk dan Rugi Besar UMKM Wajib Tahu! Ini Cara Pendaftaran Merek Dagang di Festival Tabut 2026, Cukup Bayar Rp500 Ribu

Headline

Ubah Sampah Jadi Cuan! Pemkot Bengkulu Ajak Warga Gabung Bank Sampah di 67 Kelurahan

badge-check


Ubah Sampah Jadi Cuan! Pemkot Bengkulu Ajak Warga Gabung Bank Sampah di 67 Kelurahan Perbesar

BENGKULU, FaktaBengkulu.com – Masalah sampah bukan lagi sekadar urusan membuang, tapi tentang peluang. Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu kini tengah gencar mendorong warga di seluruh wilayah Bumi Merah Putih untuk beralih peran dari sekadar pembuang sampah menjadi nasabah aktif Bank Sampah.

Langkah ini diambil bukan tanpa alasan. Selain sebagai solusi konkret menekan beban Tempat Pembuangan Akhir (TPA) yang kian menggunung, program ini menawarkan keuntungan ekonomi langsung yang bisa dirasakan oleh emak-emak maupun pelaku rumah tangga.

Sampah Anorganik: Dari Limbah Jadi Rupiah

Kepala Bidang Pengelolaan Sampah Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bengkulu, Sirat Purnama, menegaskan bahwa Bank Sampah bukan sekadar tempat pembuangan, melainkan sistem manajemen lingkungan yang modern.

“Masyarakat cukup memilah sampah kering seperti botol plastik, kardus, dan kaleng dari rumah. Bawa ke unit terdekat, ditimbang, dan nilainya akan dicatat di buku tabungan seperti bank konvensional. Ini adalah langkah nyata mengurangi beban TPA,” ujar Sirat pada Kamis (29/1/2026).

Beberapa manfaat utama menjadi nasabah Bank Sampah meliputi:

  • Pendapatan Tambahan: Sampah plastik, kertas, dan logam bisa ditukar dengan uang tunai atau bahan pokok.
  • Lingkungan Sehat: Mengurangi tumpukan sampah di rumah yang berisiko menyumbat saluran air dan memicu banjir.
  • Edukasi Keluarga: Mengajarkan kedisiplinan memilah sampah sejak dini kepada anak-anak.

Komitmen Pemkot Bengkulu dalam mengelola sampah tidak main-main. Saat ini, sebanyak 67 kelurahan di Kota Bengkulu telah memiliki unit Bank Sampah. Akses yang semakin dekat ini diharapkan mampu mengubah pola pikir masyarakat dalam mengelola limbah domestik.

Wali Kota Bengkulu, Dedy Wahyudi, juga berpesan agar kesadaran ini dimulai dari lingkup terkecil, yaitu rumah tangga.

“Mari kita pilah sampah dari rumah. Plastik, kertas, dan logam masuk ke Bank Sampah. Sedangkan sampah organik bisa kita olah sendiri menjadi kompos untuk pupuk tanaman,” ajak Dedy.

Cara Menjadi Nasabah Bank Sampah Bengkulu:

  • Pilah dari Rumah: Pisahkan sampah organik (sisa makanan) dan anorganik (plastik, botol, kaleng, kardus).
  • Bersihkan Sampah Anorganik: Pastikan botol atau wadah plastik dalam keadaan kosong dan kering.
  • Setorkan ke Unit Terdekat: Kunjungi kantor kelurahan atau titik unit Bank Sampah di wilayah Anda.
  • Bawa Buku Tabungan: Terima hasil timbangan yang akan dikonversi menjadi saldo tabungan.

(ABD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Heboh Kemeriahan CFD HUT Bhayangkara ke-80 di Rejang Lebong, Ada SIM Keliling hingga Berobat Gratis!

21 Juni 2026 - 20:00 WIB

Sempat Tersendat Berbulan-bulan, DD dan ADD 2026 di Rejang Lebong Akhirnya Cair! Pemdes Diminta Ngebut

21 Juni 2026 - 19:55 WIB

Dipicu Dendam Lama dan Tatapan Sengit, Petani di Binduriang Ditikam Saat Joget di Pesta Pernikahan

21 Juni 2026 - 19:48 WIB

Orang Tua Jangan Mau Dipungut Biaya! Dikbud Seluma Tegaskan SPMB 2026 Tingkat SD dan SMP Gratis Tis!

20 Juni 2026 - 19:10 WIB

Jeritan Pemilik RAM di Bengkulu Selatan: Antrean Pabrik Berhari-hari Bikin TBS Sawit Membusuk dan Rugi Besar

20 Juni 2026 - 19:04 WIB

Trending di Ekonomi