FAKTABENGKULU.COM, REJANG LEBONG – Nasib nahas menimpa sepasang suami istri (pasutri) di Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu. Niat hati ingin berkunjung ke rumah kerabat, perjalanan mereka justru berujung duka mendalam setelah sepeda motor yang mereka kendarai menabrak seekor anjing liar.
Insiden kecelakaan maut ini terjadi di kawasan Suka Jadi, jalur lintas antara Desa Durian Mas dan Desa Suka Merindu, Kecamatan Kota Padang, pada Senin (25/5/2026) menjelang waktu magrib.
Akibat benturan keras tersebut, sang suami yang diketahui bernama Mobi (20), warga Desa Taba Anyar, Kecamatan Kota Padang, dilaporkan meninggal dunia. Sementara itu, sang istri harus dilarikan ke rumah sakit karena mengalami luka-luka yang cukup parah.
Kronologi Kecelakaan Maut di Kota Padang
Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, peristiwa ini bermula saat pasutri muda tersebut berkendara menggunakan sepeda motor dari arah tempat tinggal mereka. Keduanya berencana bertolak menuju Kota Lubuklinggau, Sumatera Selatan, untuk mengunjungi kediaman keluarganya.
Namun, saat melintas di lokasi kejadian yang mulai temaram menjelang malam, seekor anjing liar tiba-tiba berlari dan mendadak muncul di badan jalan. Jarak yang sudah terlalu dekat membuat korban tidak sempat mengelak atau mengerem kendaraannya.
“Korban merupakan warga kita, sudah dimakamkan tadi,” ujar Kepala Desa Taba Anyar, Budi, saat dikonfirmasi pada Selasa (26/5/2026).
Budi menambahkan, kecelakaan tunggal ini membuat kedua korban terpental keras dari sepeda motor mereka. Sang suami mengalami cedera serius hingga nyawanya tidak tertolong, sedangkan istrinya saat ini masih intensif menjalani perawatan medis di rumah sakit terdekat.
Polisi Lakukan Penyelidikan di Tempat Kejadian
Pihak kepolisian setempat langsung bergerak cepat merespons tragedi ini. Kapolsek Kota Padang, Iptu Medy Azwar, membenarkan adanya insiden kecelakaan lalu lintas tunggal akibat hewan liar tersebut.
Meski pihak keluarga belum melayangkan laporan resmi, personel kepolisian sudah diterjunkan untuk mengumpulkan data.
“Benar ada, pasutri menabrak anjing liar, satu korban meninggal. Saat ini anggota kami tengah turun ke rumah duka dan mendatangi TKP (Tempat Kejadian Perkara) untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut,” tutur Iptu Medy singkat.
Hingga berita ini diturunkan, kronologi detail serta perkembangan kondisi kesehatan istri korban masih menunggu hasil investigasi lengkap dari pihak kepolisian di lapangan.
Tips Aman Berkendara dari Ancaman Hewan Liar di Jalan:
- Turunkan Kecepatan saat Magrib/Malam: Visibilitas yang menurun membuat respons pengereman menjadi lebih lambat.
- Fokus pada Bahu Jalan: Selalu waspada terhadap pergerakan mendadak dari arah semak-semak atau pinggir jalan.
- Gunakan Lampu Utama yang Terang: Membantu mendeteksi pantulan mata hewan di kegelapan dari jarak jauh.
(ABD)













