BENGKULU, faktabengkulu.com – Komitmen Pemerintah Provinsi Bengkulu dalam mendongkrak perekonomian masyarakat tingkat desa dan kelurahan lewat program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) terus menunjukkan sinyal positif. Saat ini, fokus utama beralih dari pembangunan fisik ke tahap pemenuhan sarana, prasarana, dan fasilitas pendukung operasional.
Pemerintah menargetkan seluruh gerai koperasi yang telah rampung dibangun dapat beroperasi secara menyeluruh dan melayani masyarakat pada September 2026 mendatang.
Fokus Pengisian Fasilitas Interior dan Armada Distribusi
Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Bengkulu, Eddyson, mengungkapkan bahwa setelah beberapa titik KDKMP diresmikan oleh Presiden RI beberapa waktu lalu, pihaknya langsung bergerak cepat melakukan akselerasi kesiapan operasional.
Untuk gerai-gerai yang konstruksinya telah mencapai 100 persen, pemerintah kini mulai mendistribusikan perlengkapan interior dan armada transportasi pendukung.
“Gerai-gerai yang pembangunannya sudah selesai saat ini memasuki tahap pengisian sarana dan prasarana. Pemasangan rak penyimpanan sudah mulai berjalan sebagai persiapan awal sebelum koperasi resmi dibuka,” jelas Eddyson, Selasa (16/6/2026).
Selain fasilitas di dalam gedung, pemerintah juga sedang memproses pengadaan kendaraan operasional untuk kelancaran logistik, mulai dari truk hingga kendaraan roda tiga. Fasilitas ini dinilai krusial untuk memastikan rantai distribusi barang ke desa-desa berjalan optimal.
Ratusan Gerai Rampung, Koordinasi Lintas Sektor Digenjot
Progres pembangunan KDKMP tersebar masif di berbagai wilayah Provinsi Bengkulu. Berdasarkan data terbaru:
- Kota Bengkulu: Sebanyak 7 gerai telah selesai dibangun.
- Tingkat Kabupaten: Lebih dari 400 unit gerai telah mencapai tahap penyelesaian penuh.
Di sisi lain, ratusan unit koperasi lainnya di beberapa wilayah dilaporkan masih berada dalam tahap konstruksi dan penyelesaian administrasi.
Guna memastikan seluruh gerai siap pakai tanpa kendala teknis, Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Bengkulu juga terus mengintensifkan koordinasi lintas sektor dengan berbagai instansi strategis.
“Kami sudah menggelar rapat bersama Korem, PLN, Telkom, dan PDAM. Tujuannya jelas, untuk mempercepat penyediaan jaringan listrik, koneksi internet, serta pasokan air bersih di gerai-gerai koperasi ini,” tambah Eddyson.
Pusat Baru Penguatan Ekonomi Desa
Eddyson optimistis, dengan sinergi yang kuat dan pemenuhan fasilitas yang tepat waktu, KDKMP akan menjadi motor penggerak baru bagi kesejahteraan masyarakat Bengkulu.
“Secara umum, semua progres berjalan sesuai rencana. Fokus utama kita sekarang adalah memastikan seluruh sarana siap, sehingga saat hari H operasional nanti, Koperasi Merah Putih bisa langsung memberikan dampak nyata dan manfaat instan bagi ekonomi masyarakat,” pungkasnya.
(ABD)













