Menu

Mode Gelap
Heboh Kemeriahan CFD HUT Bhayangkara ke-80 di Rejang Lebong, Ada SIM Keliling hingga Berobat Gratis! Sempat Tersendat Berbulan-bulan, DD dan ADD 2026 di Rejang Lebong Akhirnya Cair! Pemdes Diminta Ngebut Dipicu Dendam Lama dan Tatapan Sengit, Petani di Binduriang Ditikam Saat Joget di Pesta Pernikahan Orang Tua Jangan Mau Dipungut Biaya! Dikbud Seluma Tegaskan SPMB 2026 Tingkat SD dan SMP Gratis Tis! Jeritan Pemilik RAM di Bengkulu Selatan: Antrean Pabrik Berhari-hari Bikin TBS Sawit Membusuk dan Rugi Besar UMKM Wajib Tahu! Ini Cara Pendaftaran Merek Dagang di Festival Tabut 2026, Cukup Bayar Rp500 Ribu

Headline

Senyap, Lalu Menghebohkan ! Inilah Sejumlah Fakta OTT Bupati Rejang Lebong ! Dibuntuti Hingga Ke Kediaman Pribadi.

badge-check


Senyap, Lalu Menghebohkan ! Inilah Sejumlah Fakta OTT Bupati Rejang Lebong ! Dibuntuti Hingga Ke Kediaman Pribadi. Perbesar

Bengkulu, Rejang Lebong, Faktabengkulu.com – Publik Provinsi Bengkulu dikejutkan dengan operasi senyap yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap pucuk pimpinan Kabupaten Rejang Lebong. Bupati Rejang Lebong, M. Fikri Thobari, bersama Wakil Bupati Hendri Praja, resmi diangkut ke Jakarta pada Selasa pagi (10/3/2026) setelah terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT).

Rombongan yang terdiri dari pejabat daerah dan pihak swasta tersebut diterbangkan melalui Bandara Fatmawati Soekarno pukul 06.06 WIB menuju Gedung Merah Putih KPK untuk menjalani pemeriksaan intensif.

Kronologi Operasi Senyap: Dari Bengkulu Selatan hingga Kediaman Pribadi

Operasi ini bermula pada Senin pagi (9/3/2026). Tim penindakan KPK mulai melakukan pemantauan ketat terhadap aktivitas Bupati Rejang Lebong saat ia menghadiri kegiatan internal di wilayah Bengkulu Selatan.

Setelah pemantauan tersebut, tim bergerak cepat menuju kediaman pribadi Bupati di Jalan Hibrida, Kelurahan Sidomulyo, Kota Bengkulu. Dalam penindakan di rumah tersebut, tim KPK juga mengamankan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Rejang Lebong, Hary Eko Purnomo.

Sekitar pukul 18.00 WIB, tim KPK membawa pihak-pihak yang diamankan ke Mapolresta Bengkulu untuk pemeriksaan awal. Selain itu, KPK juga menggunakan fasilitas di Mapolres Kepahiang sebagai tempat pemeriksaan sementara sejak pukul 23.00 WIB guna mendalami keterlibatan pihak lainnya.

Daftar Pihak yang Diterbangkan ke Jakarta

Berdasarkan perkembangan terbaru, terdapat 7 orang yang resmi dibawa ke markas KPK di Jakarta untuk menentukan status hukum mereka. Berikut adalah daftar nama-nama yang terjaring:

  1. M. Fikri Thobari (Bupati Rejang Lebong)
  2. Hendri Praja (Wakil Bupati Rejang Lebong)
  3. Hary Eko Purnomo (Kepala Dinas PUPR Rejang Lebong)
  4. Santri Ghozali, A.Md (Pejabat Pembuat Komitmen / PPK Pemkab Rejang Lebong)
  5. Youki Yusdianto, ST (Direktur Utama CV Alpagker Abadi)
  6. Edi Manggala (Pihak Swasta)
  7. (Satu orang pihak terkait lainnya dalam proses pendalaman).

Barang Bukti dan Dugaan Kasus

Dalam operasi tersebut, penyidik KPK menyita sejumlah barang bukti berupa unit telepon seluler (ponsel), dokumen proyek, serta sejumlah uang tunai. Uang tersebut diduga berasal dari pihak kontraktor dan berkaitan erat dengan dugaan pemberian fee proyek pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong.

Kondisi Pemerintahan dan Status Hukum

Meski dua pimpinan tertinggi daerah sedang berurusan dengan hukum, Sekretaris Daerah (Sekda) Rejang Lebong memastikan roda pemerintahan dan pelayanan publik tetap berjalan.

Pengamanan di Bandara Fatmawati Soekarno dan kantor pemerintahan sempat diperketat selama proses evakuasi para terduga menuju Jakarta.

Sesuai dengan KUHAP, KPK memiliki waktu 1×24 jam sejak penangkapan untuk menentukan status hukum ketujuh orang tersebut, apakah akan ditetapkan sebagai tersangka atau saksi. Masyarakat kini menanti konferensi pers resmi dari KPK terkait nominal pasti uang suap dan konstruksi perkara selengkapnya.

(ABD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Heboh Kemeriahan CFD HUT Bhayangkara ke-80 di Rejang Lebong, Ada SIM Keliling hingga Berobat Gratis!

21 Juni 2026 - 20:00 WIB

Sempat Tersendat Berbulan-bulan, DD dan ADD 2026 di Rejang Lebong Akhirnya Cair! Pemdes Diminta Ngebut

21 Juni 2026 - 19:55 WIB

Dipicu Dendam Lama dan Tatapan Sengit, Petani di Binduriang Ditikam Saat Joget di Pesta Pernikahan

21 Juni 2026 - 19:48 WIB

Orang Tua Jangan Mau Dipungut Biaya! Dikbud Seluma Tegaskan SPMB 2026 Tingkat SD dan SMP Gratis Tis!

20 Juni 2026 - 19:10 WIB

Jeritan Pemilik RAM di Bengkulu Selatan: Antrean Pabrik Berhari-hari Bikin TBS Sawit Membusuk dan Rugi Besar

20 Juni 2026 - 19:04 WIB

Trending di Ekonomi