Menu ✖

Otomatis
Breaking News

Headline

Satpol PP Kota Bengkulu Bongkar Warung Remang-remang di Beringin Raya, Tidak Ada Lagi Toleransi Waktu!

badge-check

Satpol PP Kota Bengkulu Bongkar Warung Remang-remang di Beringin Raya, Tidak Ada Lagi Toleransi Waktu!Perbesar

KOTA BENGKULU, faktabengkulu.com – Ketegasan diperlihatkan Pemerintah Kota Bengkulu dalam menjaga ketertiban umum. Pada Selasa siang, 27 Januari 2026, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) resmi membongkar deretan bangunan liar yang diduga kuat menjadi lokasi warung remang-remang di kawasan Kelurahan Beringin Raya, Kecamatan Muara Bangkahulu.

Langkah ini diambil setelah warga setempat merasa resah dengan aktivitas hiburan malam tak berizin yang dianggap mencemari kenyamanan lingkungan pemukiman.

Operasi penertiban yang dipimpin langsung oleh personel Satpol PP ini melibatkan unsur pemerintah kecamatan, kelurahan, serta dikawal ketat oleh warga sekitar. Berdasarkan pantauan di lapangan, proses pembongkaran berlangsung kondusif tanpa ada perlawanan berarti dari pemilik bangunan.

Hingga berita ini diturunkan, tercatat ada empat bangunan yang telah dibongkar. Sementara itu, satu unit bangunan yang berlokasi di perbatasan antara Rawamakmur Permai dan Beringin Raya masih dalam tahap pemberian surat teguran.

Kepala Satpol PP Kota Bengkulu, Sahat Marulitua Situmorang, mengungkapkan bahwa sempat ada upaya negosiasi dari pemilik bangunan. Mereka memohon agar bangunan tersebut tidak dibongkar dan dialihfungsikan hanya sebagai tempat tinggal.

Namun, permohonan tersebut mentah setelah pihak Satpol PP berkoordinasi dengan masyarakat setempat. Warga mengaku sudah tidak bisa lagi memberikan toleransi karena teguran yang diberikan selama ini selalu diabaikan.

“Memang tadi ada permohonan dari yang bersangkutan untuk tetap dijadikan tempat tinggal, tetapi warga setempat sudah tidak percaya lagi. Warga kita sebenarnya ramah dan mudah percaya, tapi kalau sudah berkali-kali diingatkan dan tetap tidak diindahkan, ya kepercayaannya hilang,” tegas Sahat.

Menariknya, sebagian pemilik bangunan akhirnya memilih untuk melakukan pembongkaran secara mandiri dengan dibantu oleh petugas dan masyarakat. Sahat menegaskan bahwa tindakan ini merupakan bentuk penegakan aturan demi menciptakan wajah Kota Bengkulu yang lebih tertib dan religius.

“Hari ini tingkat ketidakpercayaan warga sudah tinggi. Jadi, solusi terbaik adalah tetap dilakukan pembongkaran. Kami (Satpol PP) hadir di sini untuk membantu proses tersebut bersama warga,” pungkasnya.

(ABD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Mahasiswa Bengkulu Geruduk DPRD: Kritik Pemerintahan Prabowo-Gibran hingga Serukan Mosi Tidak Percaya  

5 Nov 2026 - 07:49 WIB

Mahasiswa Bengkulu Geruduk DPRD: Kritik Pemerintahan Prabowo-Gibran hingga Serukan Mosi Tidak Percaya   

Lepas Kontingen POPDA 2026, Walikota Dedy Wahyudi Bakar Semangat Atlet Muda Bumi Merah Putih

4 Nov 2026 - 19:17 WIB

Lepas Kontingen POPDA 2026, Walikota Dedy Wahyudi Bakar Semangat Atlet Muda Bumi Merah Putih

Pemkot Bengkulu Genjot Evaluasi Kinerja Pemerintah Digital, Kejar Indeks Terbaik di Bumi Merah Putih

4 Nov 2026 - 19:12 WIB

Pemkot Bengkulu Genjot Evaluasi Kinerja Pemerintah Digital, Kejar Indeks Terbaik di Bumi Merah Putih

Sinergi Pemkot dan Rutan Kelas IIB Bengkulu, Fokus Kebersihan Lingkungan hingga Pelatihan Kemandirian Warga Binaan

3 Nov 2026 - 20:24 WIB

Sinergi Pemkot dan Rutan Kelas IIB Bengkulu, Fokus Kebersihan Lingkungan hingga Pelatihan Kemandirian Warga Binaan

Desa Lubuk Puar Disupervisi TP PKK Provinsi Bengkulu, Fokus Penguatan 10 Program Pokok dan Administrasi Kader

3 Nov 2026 - 20:21 WIB

Desa Lubuk Puar Disupervisi TP PKK Provinsi Bengkulu, Fokus Penguatan 10 Program Pokok dan Administrasi Kader
Trending di Headline