Menu

Mode Gelap
Heboh Kemeriahan CFD HUT Bhayangkara ke-80 di Rejang Lebong, Ada SIM Keliling hingga Berobat Gratis! Sempat Tersendat Berbulan-bulan, DD dan ADD 2026 di Rejang Lebong Akhirnya Cair! Pemdes Diminta Ngebut Dipicu Dendam Lama dan Tatapan Sengit, Petani di Binduriang Ditikam Saat Joget di Pesta Pernikahan Orang Tua Jangan Mau Dipungut Biaya! Dikbud Seluma Tegaskan SPMB 2026 Tingkat SD dan SMP Gratis Tis! Jeritan Pemilik RAM di Bengkulu Selatan: Antrean Pabrik Berhari-hari Bikin TBS Sawit Membusuk dan Rugi Besar UMKM Wajib Tahu! Ini Cara Pendaftaran Merek Dagang di Festival Tabut 2026, Cukup Bayar Rp500 Ribu

Headline

RSUD M Yunus Siapkan Layanan Kesehatan Untuk Warga Gaza

badge-check


Gubernur Bengkulu Helmi Hasan memeriksa kesiapan fasilitas kesehatan RSUD M Yunus sebagai persiapan menerima warga Gaza ketika direlokasi sementara oleh Pemerintah RI ke Indonesia, di Bengkulu, Minggu. Perbesar

Gubernur Bengkulu Helmi Hasan memeriksa kesiapan fasilitas kesehatan RSUD M Yunus sebagai persiapan menerima warga Gaza ketika direlokasi sementara oleh Pemerintah RI ke Indonesia, di Bengkulu, Minggu.

FAKTABENGKULU – Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan, menyatakan bahwa RSUD M Yunus siap memberikan layanan kesehatan bagi 1.000 warga Gaza Palestina jika Pemerintah RI merelokasi mereka sementara ke Bengkulu. Dengan dukungan tenaga medis yang terdiri dari 100 spesialis, serta rencana pembangunan tiga gedung baru tahun ini, Bengkulu optimis mampu memenuhi kebutuhan kesehatan warga Gaza.

“Tenaga medis kami siap, gedung rumah sakit juga akan ditambah. Jika kurang, kami masih memiliki dua rumah sakit di Kota Bengkulu dan beberapa rumah sakit di kabupaten,” ujar Helmi Hasan pada Minggu (13/4/2025).

Komitmen Bengkulu untuk Program Humanis

Helmi Hasan menegaskan bahwa meskipun Bengkulu bersiap merawat warga Gaza, pelayanan kesehatan bagi masyarakat lokal tetap menjadi prioritas utama. “Warga Bengkulu tetap prioritas. Pemerintah pusat dan provinsi akan memastikan fasilitas kesehatan memadai untuk semua,” tambahnya.

Ia juga menekankan pentingnya bertindak cepat dalam membantu sesama. “Bantu orang itu lebih cepat lebih baik. Tidak perlu menunggu sempurna, kita siapkan sambil berjalan,” jelas Helmi.

Dukungan Bengkulu terhadap Rencana Presiden Prabowo

Provinsi Bengkulu menyambut baik rencana Presiden Prabowo Subianto untuk menampung sementara 1.000 warga Gaza Palestina. Helmi Hasan menyatakan bahwa Bengkulu siap menyediakan tempat tinggal bagi mereka. “Kami siap menampung 1.000 warga Gaza di Bengkulu,” tegasnya.

Sebelumnya, Presiden Prabowo menjelaskan bahwa evakuasi warga Gaza merupakan langkah kompleks yang membutuhkan koordinasi lintas pihak. Gelombang pertama evakuasi akan memprioritaskan mereka yang luka-luka, mengalami trauma, serta anak-anak yatim piatu. “Kami siap mengirim pesawat untuk membawa mereka ke Indonesia,” ujar Prabowo.

Namun, Presiden menekankan bahwa relokasi ini bersifat sementara. Setelah kondisi Gaza membaik, warga yang dirawat di Indonesia akan kembali ke daerah asal mereka.

Langkah Konkret untuk Kemanusiaan

Dengan kesiapan fasilitas kesehatan dan dukungan penuh dari pemerintah daerah, Bengkulu berkomitmen menjadi bagian dari program humanis ini. RSUD M Yunus dan rumah sakit lainnya di Bengkulu akan memastikan pelayanan maksimal bagi warga Gaza maupun masyarakat lokal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Heboh Kemeriahan CFD HUT Bhayangkara ke-80 di Rejang Lebong, Ada SIM Keliling hingga Berobat Gratis!

21 Juni 2026 - 20:00 WIB

Sempat Tersendat Berbulan-bulan, DD dan ADD 2026 di Rejang Lebong Akhirnya Cair! Pemdes Diminta Ngebut

21 Juni 2026 - 19:55 WIB

Orang Tua Jangan Mau Dipungut Biaya! Dikbud Seluma Tegaskan SPMB 2026 Tingkat SD dan SMP Gratis Tis!

20 Juni 2026 - 19:10 WIB

Jeritan Pemilik RAM di Bengkulu Selatan: Antrean Pabrik Berhari-hari Bikin TBS Sawit Membusuk dan Rugi Besar

20 Juni 2026 - 19:04 WIB

UMKM Wajib Tahu! Ini Cara Pendaftaran Merek Dagang di Festival Tabut 2026, Cukup Bayar Rp500 Ribu

20 Juni 2026 - 19:00 WIB

Trending di Ekonomi