Menu

Mode Gelap
Heboh Kemeriahan CFD HUT Bhayangkara ke-80 di Rejang Lebong, Ada SIM Keliling hingga Berobat Gratis! Sempat Tersendat Berbulan-bulan, DD dan ADD 2026 di Rejang Lebong Akhirnya Cair! Pemdes Diminta Ngebut Dipicu Dendam Lama dan Tatapan Sengit, Petani di Binduriang Ditikam Saat Joget di Pesta Pernikahan Orang Tua Jangan Mau Dipungut Biaya! Dikbud Seluma Tegaskan SPMB 2026 Tingkat SD dan SMP Gratis Tis! Jeritan Pemilik RAM di Bengkulu Selatan: Antrean Pabrik Berhari-hari Bikin TBS Sawit Membusuk dan Rugi Besar UMKM Wajib Tahu! Ini Cara Pendaftaran Merek Dagang di Festival Tabut 2026, Cukup Bayar Rp500 Ribu

Headline

Polda Bengkulu Gelar Pemantapan Strategi: Latpraops Pekat Nala 2025 Siap Sikat Penyakit Masyarakat

badge-check


Polda Bengkulu Gelar Pemantapan Strategi: Latpraops Pekat Nala 2025 Siap Sikat Penyakit Masyarakat Perbesar

Bengkulu – Jajaran Kepolisian Daerah (Polda) Bengkulu mematangkan kesiapan jelang pelaksanaan Operasi Pekat Nala Tahun 2025 melalui kegiatan Latihan Pra Operasi (Latpraops) pada Kamis, 27 November 2025. Bertempat di Aula Rupattama Awaloedin Djamin Polda Bengkulu, kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB ini menjadi ajang koordinasi intensif bagi seluruh personel dan instansi terkait.

​Latpraops tersebut dihadiri oleh sejumlah pejabat utama, termasuk Kabagwasidik Ditreskrimum Polda Bengkulu, Kasubbagrenmin Roops Polda Bengkulu, serta perwakilan dari Kabid Tibum Satpol PP Provinsi Bengkulu, bersama seluruh personel lintas satuan yang akan terlibat.

​Dalam arahannya, Kabagwasidik Ditreskrimum, Yuli Kurniawan, S.I.K., menekankan pergeseran fokus dalam operasi tahun ini. Ia menegaskan bahwa pendekatan preventif dan preemtif akan menjadi ujung tombak utama dalam pelaksanaan Operasi Pekat Nala 2025.

​Operasi Pekat Nala 2025 sendiri dijadwalkan akan bergulir selama dua pekan penuh, yakni mulai 1 hingga 15 Desember 2025.

Sasaran utama operasi ini sangat komprehensif, meliputi pemberantasan delapan bentuk Penyakit Masyarakat (Pekat), di antaranya :

  1. Minuman Keras (Miras)
  2. Narkotika
  3. Perjudian
  4. Asusila
  5. Premanisme
  6. ​Petasan dan Kembang Api
  7. Pornografi
  8. Pelanggaran lainnya

Lebih lanjut, Kabagwasidik menambahkan, operasi ini juga memiliki misi strategis untuk mengantisipasi praktik penimbunan bahan kebutuhan pokok (Sembako) dan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang kerap terjadi menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.

Usai sesi pembukaan, kegiatan Latpraops dilanjutkan dengan paparan strategis dari berbagai satuan kerja yang terlibat, termasuk Ditreskrimum, Satpol PP, Dit Intelkam, Ditsamapta, dan Biro Ops. Sesi pemantapan strategi di lapangan ini bertujuan memastikan semua pihak memiliki kesamaan visi dan langkah operasional. Seluruh rangkaian kegiatan persiapan ini dilaporkan berlangsung dengan tertib, aman, dan lancar.

(ABD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Heboh Kemeriahan CFD HUT Bhayangkara ke-80 di Rejang Lebong, Ada SIM Keliling hingga Berobat Gratis!

21 Juni 2026 - 20:00 WIB

Sempat Tersendat Berbulan-bulan, DD dan ADD 2026 di Rejang Lebong Akhirnya Cair! Pemdes Diminta Ngebut

21 Juni 2026 - 19:55 WIB

Dipicu Dendam Lama dan Tatapan Sengit, Petani di Binduriang Ditikam Saat Joget di Pesta Pernikahan

21 Juni 2026 - 19:48 WIB

Orang Tua Jangan Mau Dipungut Biaya! Dikbud Seluma Tegaskan SPMB 2026 Tingkat SD dan SMP Gratis Tis!

20 Juni 2026 - 19:10 WIB

Jeritan Pemilik RAM di Bengkulu Selatan: Antrean Pabrik Berhari-hari Bikin TBS Sawit Membusuk dan Rugi Besar

20 Juni 2026 - 19:04 WIB

Trending di Ekonomi