Menu

Mode Gelap
Cetak Montir Andal, Disnaker Kota Bengkulu Matangkan Rencana Pelatihan Bengkel Motor 2026 Bengkulu Gelar Pemutihan Pajak Kendaraan Mulai 1 Mei 2026, Cek Ketentuannya di Sini Tingkatkan Kualitas Data Pembangunan, Pemkot Bengkulu dan BPS Luncurkan Program ‘Kelurahan Cantik’ 2026 Kondisi Memprihatinkan Bocah Korban Penculikan di Rejang Lebong: Diduga Alami Pendarahan Otak Majelis Taklim Merah Putih Mukomuko Resmi Dikukuhkan, Perkuat Peran Perempuan dalam Dakwah dan Kebangsaan Perkuat Kerukunan, Ronny Tobing Canangkan ‘Kampung REDAM’ Sebagai Benteng Perdamaian di Kota Bengkulu

Headline

Perkuat Kerukunan, Ronny Tobing Canangkan ‘Kampung REDAM’ Sebagai Benteng Perdamaian di Kota Bengkulu

badge-check


Perkuat Kerukunan, Ronny Tobing Canangkan ‘Kampung REDAM’ Sebagai Benteng Perdamaian di Kota Bengkulu Perbesar

KOTA BENGKULU, FaktaBengkulu.com – Langkah nyata untuk merawat harmoni sosial di Kota Bengkulu mulai ditabuh. Wakil Walikota Bengkulu, Ronny PL Tobing, menghadiri Deklarasi Komitmen Bersama dalam rangka Pencanangan Program Kampung Rekonsiliasi Perdamaian (Kampung REDAM) yang berlangsung khidmat di Hotel Nala Sea Side, kawasan Pantai Panjang, Selasa (28/4/2026).

Program inovatif ini dirancang khusus untuk memperkuat nilai-nilai perdamaian dan semangat rekonsiliasi langsung di tengah pemukiman masyarakat.

Menjadikan Dialog sebagai Solusi Utama

Dalam sambutannya, Ronny PL Tobing menegaskan bahwa Kampung REDAM akan menjadi wadah strategis bagi warga untuk menyelesaikan setiap perbedaan dengan kepala dingin. Ia berharap, kehadiran program ini mampu menghidupkan kembali tradisi musyawarah yang mulai luntur tergerus zaman.

“Kampung REDAM ini nantinya akan menjadi ruang bersama bagi masyarakat untuk menyelesaikan perbedaan dengan cara yang bijaksana. Kita harus mengedepankan dialog serta memperkuat semangat gotong royong,” ungkap Ronny di hadapan para peserta rapat.

Bukan Sekadar Program, Tapi Gerakan Moral

Lebih lanjut, Ronny mengingatkan bahwa keberhasilan inisiatif ini sangat bergantung pada konsistensi masyarakat dan seluruh pihak terkait. Menurutnya, Kampung REDAM memiliki beban tanggung jawab moral yang besar bagi masa depan Kota Bengkulu yang lebih aman.

“Program ini bukan hanya sekadar program kerja di atas kertas, melainkan sebuah gerakan moral yang harus kita jaga dan rawat bersama-sama,” tegasnya.

Mekanisme dan Harapan Pemerintah

Dalam pertemuan tersebut, dibahas secara mendalam mengenai konsep dan mekanisme pelaksanaan Kampung REDAM agar tepat sasaran. Fokus utamanya adalah menciptakan lingkungan yang harmonis dan kondusif, sekaligus menjadi langkah preventif dalam mendeteksi potensi konflik sosial sejak dini.

Menutup arahannya, Ronny menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang terlibat dalam terselenggaranya deklarasi ini. Ia optimis bahwa pencanangan ini merupakan titik awal yang baik untuk membawa perubahan positif dan manfaat besar bagi seluruh warga Kota Bengkulu.

Dengan semangat kemanusiaan dan kebersamaan, Kampung REDAM diharapkan menjadi warisan sosial yang mampu menjaga persatuan di tengah keberagaman masyarakat Bengkulu.

(ABD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Cetak Montir Andal, Disnaker Kota Bengkulu Matangkan Rencana Pelatihan Bengkel Motor 2026

29 April 2026 - 19:15 WIB

Bengkulu Gelar Pemutihan Pajak Kendaraan Mulai 1 Mei 2026, Cek Ketentuannya di Sini

29 April 2026 - 19:12 WIB

Tingkatkan Kualitas Data Pembangunan, Pemkot Bengkulu dan BPS Luncurkan Program ‘Kelurahan Cantik’ 2026

29 April 2026 - 19:09 WIB

Kondisi Memprihatinkan Bocah Korban Penculikan di Rejang Lebong: Diduga Alami Pendarahan Otak

28 April 2026 - 19:25 WIB

Majelis Taklim Merah Putih Mukomuko Resmi Dikukuhkan, Perkuat Peran Perempuan dalam Dakwah dan Kebangsaan

28 April 2026 - 19:23 WIB

Trending di Headline