Menu

Mode Gelap
Heboh Kemeriahan CFD HUT Bhayangkara ke-80 di Rejang Lebong, Ada SIM Keliling hingga Berobat Gratis! Sempat Tersendat Berbulan-bulan, DD dan ADD 2026 di Rejang Lebong Akhirnya Cair! Pemdes Diminta Ngebut Dipicu Dendam Lama dan Tatapan Sengit, Petani di Binduriang Ditikam Saat Joget di Pesta Pernikahan Orang Tua Jangan Mau Dipungut Biaya! Dikbud Seluma Tegaskan SPMB 2026 Tingkat SD dan SMP Gratis Tis! Jeritan Pemilik RAM di Bengkulu Selatan: Antrean Pabrik Berhari-hari Bikin TBS Sawit Membusuk dan Rugi Besar UMKM Wajib Tahu! Ini Cara Pendaftaran Merek Dagang di Festival Tabut 2026, Cukup Bayar Rp500 Ribu

Headline

Perangi Stunting, Pemkot Bengkulu Gandeng Poltekkes Kemenkes Lewat Aplikasi APRINA

badge-check


Perangi Stunting, Pemkot Bengkulu Gandeng Poltekkes Kemenkes Lewat Aplikasi APRINA Perbesar

KOTA BENGKULU, FAKTABENGKULU.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu terus tancap gas dalam meningkatkan derajat kesehatan warga, terutama dalam menekan angka stunting. Langkah terbaru, Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi resmi menjalin kolaborasi strategis dengan Poltekkes Kemenkes Bengkulu.

Sinergi ini ditandai dengan Penandatanganan Kesepakatan Bersama (MoU) terkait penggunaan Aplikasi APRINA, sekaligus penyerahan bantuan sarana kebersihan yang berlangsung di Balai Kota Merah Putih, Selasa (7/4/2026).

Teknologi Sebagai Senjata Lawan Stunting

Dalam sambutannya, Walikota Dedy Wahyudi menegaskan bahwa kehadiran Aplikasi APRINA bukan sekadar formalitas teknologi. Aplikasi ini diproyeksikan menjadi instrumen vital dalam memantau tumbuh kembang anak dan kesehatan masyarakat secara real-time.

“Kerja sama ini adalah langkah strategis. Dengan Aplikasi APRINA, kita memperkuat sistem pemantauan kesehatan agar lebih akurat. Data yang tepat akan mempercepat respon kita terhadap masalah kesehatan, khususnya dalam upaya besar kita menurunkan angka stunting di Kota Bengkulu,” ujar Dedy Wahyudi.

Pemanfaatan teknologi ini diharapkan mampu memangkas birokrasi data, sehingga intervensi medis atau pemberian gizi tambahan dapat dilakukan secara tepat sasaran dan lebih cepat dari sebelumnya.

Dukungan Lingkungan Sehat Melalui Bantuan Kotak Sampah

Tidak hanya fokus pada teknologi digital, kolaborasi ini juga menyentuh aspek kesehatan lingkungan. Dalam kesempatan yang sama, Poltekkes Kemenkes Bengkulu menyerahkan bantuan sejumlah kotak sampah kepada Pemkot Bengkulu.

Penyerahan ini menjadi simbol kepedulian akademisi terhadap kebersihan lingkungan di Kota Bengkulu. Menurut Dedy, kesehatan masyarakat sangat berkolerasi dengan kebersihan lingkungan sekitar.

“Kesehatan itu dimulai dari lingkungan yang bersih. Bantuan kotak sampah ini adalah bentuk nyata kepedulian Poltekkes Kemenkes terhadap wajah kota dan kesehatan warga kita,” tambahnya.

Harapan Baru Bagi Pelayanan Publik

Acara yang berlangsung khidmat di Balai Kota Merah Putih ini diharapkan menjadi pemantik bagi instansi lain untuk ikut berkontribusi dalam pembangunan daerah melalui inovasi. Dengan integrasi data melalui APRINA dan kesadaran lingkungan yang meningkat, Pemkot Bengkulu optimis target-target kesehatan nasional dapat tercapai lebih awal di tingkat daerah.

(ABD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Heboh Kemeriahan CFD HUT Bhayangkara ke-80 di Rejang Lebong, Ada SIM Keliling hingga Berobat Gratis!

21 Juni 2026 - 20:00 WIB

Sempat Tersendat Berbulan-bulan, DD dan ADD 2026 di Rejang Lebong Akhirnya Cair! Pemdes Diminta Ngebut

21 Juni 2026 - 19:55 WIB

Orang Tua Jangan Mau Dipungut Biaya! Dikbud Seluma Tegaskan SPMB 2026 Tingkat SD dan SMP Gratis Tis!

20 Juni 2026 - 19:10 WIB

Jeritan Pemilik RAM di Bengkulu Selatan: Antrean Pabrik Berhari-hari Bikin TBS Sawit Membusuk dan Rugi Besar

20 Juni 2026 - 19:04 WIB

UMKM Wajib Tahu! Ini Cara Pendaftaran Merek Dagang di Festival Tabut 2026, Cukup Bayar Rp500 Ribu

20 Juni 2026 - 19:00 WIB

Trending di Ekonomi