Menu

Mode Gelap
Heboh Kemeriahan CFD HUT Bhayangkara ke-80 di Rejang Lebong, Ada SIM Keliling hingga Berobat Gratis! Sempat Tersendat Berbulan-bulan, DD dan ADD 2026 di Rejang Lebong Akhirnya Cair! Pemdes Diminta Ngebut Dipicu Dendam Lama dan Tatapan Sengit, Petani di Binduriang Ditikam Saat Joget di Pesta Pernikahan Orang Tua Jangan Mau Dipungut Biaya! Dikbud Seluma Tegaskan SPMB 2026 Tingkat SD dan SMP Gratis Tis! Jeritan Pemilik RAM di Bengkulu Selatan: Antrean Pabrik Berhari-hari Bikin TBS Sawit Membusuk dan Rugi Besar UMKM Wajib Tahu! Ini Cara Pendaftaran Merek Dagang di Festival Tabut 2026, Cukup Bayar Rp500 Ribu

Headline

Pemkot Bengkulu Alokasikan Rp10,8 Miliar untuk Pengembangan Wisata Jalan S Parman

badge-check


Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi saat meninjau lokasi di kawasan Jalan S Parman. Perbesar

Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi saat meninjau lokasi di kawasan Jalan S Parman.

Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu menganggarkan Rp10,8 miliar dari APBD 2025 untuk merehabilitasi kawasan dan pedestrian Jalan S Parman, yang nantinya akan menjadi lokasi wisata baru bernama “Belungguk Point”.

Konsep Ala Malioboro: Pusat Nongkrong dan Ekonomi Kreatif

Wali Kota Bengkulu, Dedy Wahyudi, mengungkapkan bahwa kawasan ini akan dirancang menyerupai Malioboro Yogyakarta, menjadi pusat kegiatan ekonomi dan tempat berkumpul bagi anak muda.

“Kami ingin membangun trotoar yang bagus agar kota terlihat lebih maju. Lampu taman dan lampu hias akan dipasang untuk memperindah suasana, sehingga pada malam hari kawasan ini lebih hidup,” ujar Dedy, Rabu (16/4/2025).

Selain sebagai ruang publik, Belungguk Point akan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi dengan kehadiran pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Pemkot Bengkulu juga berencana menggandeng sektor Corporate Social Responsibility (CSR) untuk mendukung proyek ini.

“Penataan kawasan ini mendapat dukungan dari banyak pihak. Kami bahkan akan memasang stop kontak untuk mendukung kenyamanan pengunjung,” tambah Dedy.

Pemangkasan Pohon dan Program “Bengkulu Ku Terang”

Sebagai bagian dari persiapan, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bengkulu tengah melakukan pemangkasan pohon tua di sepanjang Jalan S Parman, agar terlihat lebih rapi dan aman bagi kendaraan serta pejalan kaki.

Sebelumnya, Pemkot Bengkulu juga telah menganggarkan Rp750 juta untuk program “Bengkulu Ku Terang”, yang mencakup:
Pemasangan lampu hias di titik-titik strategis, dimulai dari Simpang Lima Ratu Samban hingga Simpang Skip.
Lampu pedestrian di trotoar, untuk memastikan penerangan yang lebih maksimal dan membuat pejalan kaki nyaman saat melintas pada malam hari.
Lampu hias pada pohon-pohon di sepanjang jalan, untuk meningkatkan daya tarik dan estetika kawasan.

Dengan berbagai inovasi ini, Jalan S Parman siap menjadi ikon wisata baru dan pusat ekonomi kreatif bagi masyarakat Kota Bengkulu.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Heboh Kemeriahan CFD HUT Bhayangkara ke-80 di Rejang Lebong, Ada SIM Keliling hingga Berobat Gratis!

21 Juni 2026 - 20:00 WIB

Sempat Tersendat Berbulan-bulan, DD dan ADD 2026 di Rejang Lebong Akhirnya Cair! Pemdes Diminta Ngebut

21 Juni 2026 - 19:55 WIB

Orang Tua Jangan Mau Dipungut Biaya! Dikbud Seluma Tegaskan SPMB 2026 Tingkat SD dan SMP Gratis Tis!

20 Juni 2026 - 19:10 WIB

Jeritan Pemilik RAM di Bengkulu Selatan: Antrean Pabrik Berhari-hari Bikin TBS Sawit Membusuk dan Rugi Besar

20 Juni 2026 - 19:04 WIB

UMKM Wajib Tahu! Ini Cara Pendaftaran Merek Dagang di Festival Tabut 2026, Cukup Bayar Rp500 Ribu

20 Juni 2026 - 19:00 WIB

Trending di Ekonomi