Menu

Mode Gelap
Heboh Kemeriahan CFD HUT Bhayangkara ke-80 di Rejang Lebong, Ada SIM Keliling hingga Berobat Gratis! Sempat Tersendat Berbulan-bulan, DD dan ADD 2026 di Rejang Lebong Akhirnya Cair! Pemdes Diminta Ngebut Dipicu Dendam Lama dan Tatapan Sengit, Petani di Binduriang Ditikam Saat Joget di Pesta Pernikahan Orang Tua Jangan Mau Dipungut Biaya! Dikbud Seluma Tegaskan SPMB 2026 Tingkat SD dan SMP Gratis Tis! Jeritan Pemilik RAM di Bengkulu Selatan: Antrean Pabrik Berhari-hari Bikin TBS Sawit Membusuk dan Rugi Besar UMKM Wajib Tahu! Ini Cara Pendaftaran Merek Dagang di Festival Tabut 2026, Cukup Bayar Rp500 Ribu

Headline

Pastikan Layanan Humanis, Pemprov Bengkulu Sidak RSKJ Soeprapto: Fasilitas ODGJ Jadi Prioritas

badge-check


Pastikan Layanan Humanis, Pemprov Bengkulu Sidak RSKJ Soeprapto: Fasilitas ODGJ Jadi Prioritas Perbesar

BENGKULU, FAKTABENGKULU.COM – Pemerintah Provinsi Bengkulu terus berkomitmen menghapus stigma negatif terhadap pasien Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ). Hal ini ditegaskan dalam inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan jajaran Pemprov di Rumah Sakit Khusus Jiwa (RSKJ) Soeprapto Bengkulu, Senin (30/3/2026).

Sidak ini dipimpin langsung oleh Asisten I Pemprov Bengkulu, Khairil Anwar, didampingi Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu, Yasman, dan Kabid Pelayanan Kesehatan, drg. Edriwan Mansyur. Kehadiran rombongan disambut oleh Direktur Utama RSKJ, dr. Herry Permana, untuk meninjau langsung kelayakan fasilitas dan prosedur pelayanan.

Pelayanan Inklusif dan Tanpa Stigma

Dalam tinjauannya, Khairil Anwar menekankan bahwa pelayanan kesehatan jiwa di Bengkulu harus berjalan optimal dan mengedepankan sisi kemanusiaan. Menurutnya, setiap warga negara, termasuk pasien ODGJ, berhak mendapatkan akses kesehatan yang layak tanpa diskriminasi.

“Kami ingin memastikan bahwa pelayanan di RSKJ benar-benar layak. Mulai dari fasilitas, kesiapan tenaga medis, hingga pola penanganan pasien harus dilakukan dengan pendekatan yang manusiawi. Ini adalah bagian dari komitmen pemerintah untuk memberikan pelayanan kesehatan yang inklusif,” tegas Khairil.

Alur Penanganan Terstruktur: Dari UGD hingga Pemulihan

Direktur Utama RSKJ Bengkulu, dr. Herry Permana, menjelaskan bahwa saat ini rumah sakit telah menerapkan sistem pelayanan yang lebih modern dan terorganisir.

“Pasien yang baru masuk akan melalui UGD untuk pemeriksaan awal. Jika kondisi pasien sedang gaduh gelisah, mereka ditempatkan di ruang transit untuk observasi maksimal satu minggu sebelum dipindahkan ke ruang perawatan rutin,” jelas dr. Herry.

Selain alur medis, RSKJ juga didukung oleh tim ahli yang mumpuni, di antaranya:

  • 5 Dokter Spesialis Kejiwaan (Psikiater)
  • 4 Psikolog Klinis

Tim terpadu ini bekerja secara komprehensif, menggabungkan terapi obat-obatan, pengawasan intensif, hingga pendampingan sosial untuk meminimalisir risiko kekambuhan pasien.

Kapasitas Memadai dan Layanan Antar-Jemput Gratis

Saat ini, RSKJ Soeprapto menampung 198 pasien dari total kapasitas 240 tempat tidur. Menariknya, rumah sakit ini tidak hanya melayani warga Bengkulu, tetapi juga pasien dari luar provinsi.

Salah satu inovasi yang patut diapresiasi adalah adanya layanan antar-jemput gratis bagi pasien yang telah dinyatakan sembuh namun tidak memiliki keluarga yang menjemput. Layanan ini bahkan menjangkau hingga wilayah perbatasan provinsi.

“Suasana rumah sakit sekarang jauh lebih tenang dan kondusif. Pasien yang sebelumnya agresif kini mendapatkan penanganan yang tepat sehingga kondisi mereka lebih stabil dan terkendali,” pungkas dr. Herry.

Melalui sidak ini, Pemprov Bengkulu berharap RSKJ Soeprapto terus menjadi role model pelayanan kesehatan jiwa yang profesional, nyaman, dan berorientasi pada nilai-nilai kemanusiaan di wilayah Sumatera.

(ABD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Heboh Kemeriahan CFD HUT Bhayangkara ke-80 di Rejang Lebong, Ada SIM Keliling hingga Berobat Gratis!

21 Juni 2026 - 20:00 WIB

Sempat Tersendat Berbulan-bulan, DD dan ADD 2026 di Rejang Lebong Akhirnya Cair! Pemdes Diminta Ngebut

21 Juni 2026 - 19:55 WIB

Orang Tua Jangan Mau Dipungut Biaya! Dikbud Seluma Tegaskan SPMB 2026 Tingkat SD dan SMP Gratis Tis!

20 Juni 2026 - 19:10 WIB

Jeritan Pemilik RAM di Bengkulu Selatan: Antrean Pabrik Berhari-hari Bikin TBS Sawit Membusuk dan Rugi Besar

20 Juni 2026 - 19:04 WIB

UMKM Wajib Tahu! Ini Cara Pendaftaran Merek Dagang di Festival Tabut 2026, Cukup Bayar Rp500 Ribu

20 Juni 2026 - 19:00 WIB

Trending di Ekonomi