FAKTABENGKULU.COM, BENGKULU SELATAN – Teka-teki di balik kasus penemuan jasad bayi laki-laki di kawasan Pantai Pasar Bawah, Kota Manna, Kabupaten Bengkulu Selatan, hingga kini masih terus didalami oleh pihak kepolisian. Petugas saat ini tengah bergerak menelusuri jejak pelaku yang tega membuang bayi malang tersebut.
Perkembangan terbaru ini disampaikan langsung oleh Kapolres Bengkulu Selatan melalui Kasat Reskrim, AKP Reno Wijaya. Pihak penyidik menegaskan bahwa proses hukum terus berjalan dan saat ini fokus pada pengumpulan bukti-bukti lapangan serta hasil medis.
Menanti Hasil Resmi Autopsi RS Bhayangkara
Untuk mengungkap penyebab pasti kematian sang bayi, pihak kepolisian telah membawa jasad korban ke Rumah Sakit Bhayangkara Bengkulu guna menjalani proses visum dan autopsi mendalam.
“Terakhir kami sudah membawa bayi tersebut ke Rumah Sakit Bhayangkara Bengkulu dan hasil resminya masih menunggu dari pihak rumah sakit,” ujar AKP Reno Wijaya kepada awak media, Senin (8/6/2026).
AKP Reno menambahkan, pihaknya masih mendalami segala kemungkinan terkait identitas pelaku. Begitu ada perkembangan signifikan atau identitas resmi yang terungkap, kepolisian berjanji akan segera menyampaikannya secara transparan kepada publik.
Kronologi Penemuan dan Kondisi Medis Bayi
Peristiwa memilukan ini pertama kali menggegerkan warga di sekitar Pantai Pasar Bawah pada Rabu (13/5/2026) silam, sekitar pukul 11.30 WIB. Jasad bayi ditemukan dalam kondisi tanpa busana ataupun helai kain, tergeletak di atas bebatuan pinggir pantai.
Mendapat laporan warga, jajaran Polsek Kota Manna yang dipimpin langsung oleh Iptu Revi Hari Sona bersama Tim Inafis Polres Bengkulu Selatan langsung bergerak cepat melakukan olah TKP (Tempat Kejadian Perkara) dan mengevakuasi korban ke RSUD HD Manna.
Berdasarkan pemeriksaan medis awal oleh dokter umum IGD RSUD HD Manna, dr. Diya Ayu Lestari, berikut adalah fakta-fakta terkait kondisi jasad bayi:
- Jenis Kelamin: Laki-laki.
- Kondisi Lahir: Diduga lahir prematur pada usia kandungan 7 hingga 8 bulan.
- Estimasi Berat: Kurang lebih 1,5 kilogram.
- Waktu Kematian: Diperkirakan sudah meninggal dunia sekitar 24 jam sebelum ditemukan, ditandai dengan tubuh yang mulai membiru.
- Temuan Fisik: Terdapat luka di bagian perut, namun tim medis belum bisa memastikan apakah luka tersebut akibat benturan ombak/batu atau faktor kekerasan lain.
Polisi Ketuk Kepedulian Masyarakat
Guna mempercepat pengungkapan kasus ini, Polres Bengkulu Selatan mengetuk hati dan kepedulian masyarakat. Bagi warga yang sempat melihat aktivitas mencurigakan di sekitar TKP pada waktu kejadian, atau mengetahui informasi terkait orang tua yang terindikasi membuang bayi tersebut, diminta untuk segera melapor.
Informasi sekecil apa pun dari masyarakat akan menjadi petunjuk krusial bagi kepolisian untuk menyeret pelaku ke pengadilan dan memberikan keadilan bagi sang bayi malang.
(ABD)













