Menu

Mode Gelap
Heboh Kemeriahan CFD HUT Bhayangkara ke-80 di Rejang Lebong, Ada SIM Keliling hingga Berobat Gratis! Sempat Tersendat Berbulan-bulan, DD dan ADD 2026 di Rejang Lebong Akhirnya Cair! Pemdes Diminta Ngebut Dipicu Dendam Lama dan Tatapan Sengit, Petani di Binduriang Ditikam Saat Joget di Pesta Pernikahan Orang Tua Jangan Mau Dipungut Biaya! Dikbud Seluma Tegaskan SPMB 2026 Tingkat SD dan SMP Gratis Tis! Jeritan Pemilik RAM di Bengkulu Selatan: Antrean Pabrik Berhari-hari Bikin TBS Sawit Membusuk dan Rugi Besar UMKM Wajib Tahu! Ini Cara Pendaftaran Merek Dagang di Festival Tabut 2026, Cukup Bayar Rp500 Ribu

Headline

Menag RI Puji Toleransi Bengkulu, Buka Peluang Pendirian Universitas Negeri di Curup

badge-check


Menag RI Puji Toleransi Bengkulu, Buka Peluang Pendirian Universitas Negeri di Curup Perbesar

BENGKULU, FAKTABENGKULU.COM – Menteri Agama (Menag) Republik Indonesia, K.H. Nasaruddin Umar, memberikan apresiasi tinggi terhadap iklim kerukunan umat beragama di Provinsi Bengkulu. Menurutnya, harmoni yang terjaga dengan baik di Bumi Rafflesia ini menjadi modal utama dalam mengakselerasi pembangunan daerah, termasuk rencana strategis pendirian universitas negeri baru di Curup.

Pernyataan tersebut disampaikan langsung oleh K.H. Nasaruddin Umar usai membuka Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bengkulu, Jumat (24/4/2026).

Toleransi sebagai Kekuatan Pembangunan

Dalam pandangan Menag, kerukunan di Bengkulu bukanlah fenomena instan, melainkan buah dari kesadaran kolektif masyarakat yang menjunjung tinggi nilai gotong royong dan toleransi. Ia menegaskan bahwa solidaritas sosial ini harus terus dipupuk sebagai fondasi utama kemajuan daerah.

“Kerukunan umat beragama di Bengkulu termasuk yang terbaik di Indonesia. Kekuatan inilah yang harus kita manfaatkan sebagai fondasi untuk membangun sektor pendidikan, salah satunya dengan menghadirkan universitas negeri baru di Curup,” ujar K.H. Nasaruddin.

Fokus pada SDM Unggul dan Ekonomi Umat

Rencana pendirian universitas di Curup diproyeksikan tidak hanya sekadar menambah akses pendidikan tinggi, tetapi juga menjadi kawah candradimuka bagi generasi muda Bengkulu agar memiliki kecerdasan akademik yang selaras dengan nilai-nilai keagamaan dan kebangsaan yang kuat.

Selain sektor pendidikan, Menag juga menyoroti pentingnya pemberdayaan ekonomi umat. Ia menekankan bahwa pendekatan keagamaan dapat dioptimalkan sebagai instrumen untuk membangun kemandirian ekonomi masyarakat lintas agama di tengah dinamika ekonomi global.

Mitigasi Konflik di Era Digital

Menyadari tantangan zaman yang semakin kompleks, Menag juga menyoroti potensi kerawanan sosial di era digital, khususnya terkait isu penistaan agama. Pihaknya berkomitmen untuk memperkuat edukasi literasi digital kepada masyarakat melalui koordinasi intensif dengan jajaran Kakanwil Kemenag.

“Di era digital, potensi gesekan cukup besar. Kami akan terus bekerja sama dengan berbagai pihak untuk memberikan edukasi yang tepat agar harmoni yang sudah baik ini tidak terganggu oleh provokasi di dunia maya,” pungkasnya.

Langkah ini menunjukkan komitmen pemerintah pusat untuk terus mendukung stabilitas sosial sekaligus pemerataan pendidikan tinggi yang berkualitas di Provinsi Bengkulu.

(ABD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Heboh Kemeriahan CFD HUT Bhayangkara ke-80 di Rejang Lebong, Ada SIM Keliling hingga Berobat Gratis!

21 Juni 2026 - 20:00 WIB

Sempat Tersendat Berbulan-bulan, DD dan ADD 2026 di Rejang Lebong Akhirnya Cair! Pemdes Diminta Ngebut

21 Juni 2026 - 19:55 WIB

Orang Tua Jangan Mau Dipungut Biaya! Dikbud Seluma Tegaskan SPMB 2026 Tingkat SD dan SMP Gratis Tis!

20 Juni 2026 - 19:10 WIB

Jeritan Pemilik RAM di Bengkulu Selatan: Antrean Pabrik Berhari-hari Bikin TBS Sawit Membusuk dan Rugi Besar

20 Juni 2026 - 19:04 WIB

UMKM Wajib Tahu! Ini Cara Pendaftaran Merek Dagang di Festival Tabut 2026, Cukup Bayar Rp500 Ribu

20 Juni 2026 - 19:00 WIB

Trending di Ekonomi