Menu

Mode Gelap
Hari Pertama SPMB SMP Kota Bengkulu: Sistem Lancar, Tapi Banyak Wali Murid ‘Gaptek’ Serbu Posko Infrastruktur Bengkulu Mulus! Proyek Inpres Jalan dan Jembatan Senilai Rp104 Miliar Resmi Beroperasi Lahan Warga dan Sungai Jadi Korban: Persoalan Sampah Aurringit Butuh Aksi Konkrit Sekarang Jembatan Perintis Garuda Rampung, Pangdam XXI/Radin Inten Ajak Warga Taba Penanjung Jaga Akses Vital Ini Genjot Infrastruktur, Pemprov Bengkulu Kucurkan Rp10 Miliar untuk Tuntaskan Jalan Tugu Hiu-Simpang Kroya Didakwa Korupsi Tambang PT RSM, Eks Bupati Bengkulu Utara Imron Rosyadi Siapkan Eksepsi    

Headline

Lahan Warga dan Sungai Jadi Korban: Persoalan Sampah Aurringit Butuh Aksi Konkrit Sekarang

badge-check


Lahan Warga dan Sungai Jadi Korban: Persoalan Sampah Aurringit Butuh Aksi Konkrit Sekarang Perbesar

Kaur, FaktaBengkulu.com – Pada hari Rabu, 24 Juni 2026, Kelompok KKN 134 Desa Aurringit melaksanakan kegiatan lokakarya desa yang dihadiri oleh berbagai unsur masyarakat, Kepala Desa beserta perangkat desa, Ketua BPD, tokoh agama, Karang Taruna, serta masyarakat Desa Aurringit  yang menunjukkan antusiasme tinggi selama kegiatan berlangsung.

Dalam sesi pemaparan program kerja, terdapat satu isu yang mendapat perhatian serius dari seluruh peserta, yaitu permasalahan pengelolaan sampah di kawasan Pasar Sabtu Desa Aurringit. Melalui forum diskusi terbuka yang diinisiasi oleh KKN 134, terungkap bahwa terjadi penumpukan sampah yang didominasi oleh sampah dari kegiatan SPPG. Kondisi ini menimbulkan keresahan di tengah masyarakat karena menimbulkan bau menyengat, mengganggu kenyamanan lingkungan, serta berdampak pada kesehatan warga sekitar.

Pemandangan yang seharusnya menjadi ruang hidup masyarakat perlahan berubah menjadi hamparan sampah. Kebun yang mestinya menghasilkan manfaat ekonomi kini dipenuhi limbah. Sungai yang semestinya dijaga sebagai sumber kehidupan justru terancam menjadi saluran pencemaran. Jika kondisi ini terus dibiarkan, maka bukan hanya persoalan estetika lingkungan yang dipertaruhkan, melainkan juga kualitas kesehatan dan keberlanjutan ekosistem desa.

Permasalahan tersebut semakin diperparah oleh tidak adanya jadwal pengangkutan sampah yang jelas dan konsisten. Selain itu, lokasi tempat pembuangan sementara (Amrol) dinilai kurang strategis karena berada agak masuk ke dalam, sehingga sulit dijangkau oleh sebagian masyarakat. Akibatnya, banyak warga memilih membuang sampah secara sembarangan di lahan dan kebun milik warga.

Rendahnya kesadaran serta minimnya pengetahuan masyarakat mengenai pengelolaan sampah yang baik turut memperburuk keadaan. Sampah yang dibuang sembarangan terus menumpuk tanpa penanganan yang memadai, sehingga menimbulkan bau busuk yang semakin menyengat dan berpotensi mencemari lingkungan sekitar.

Melalui forum diskusi ini, masyarakat berharap adanya langkah konkret dari pemerintah desa, pengelola SPPG, dan pihak terkait untuk menyusun sistem pengelolaan sampah yang lebih efektif, termasuk penentuan lokasi pembuangan yang lebih strategis, penjadwalan pengangkutan sampah yang jelas dan rutin, serta peningkatan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. Dengan demikian, permasalahan sampah yang selama ini menjadi keluhan utama warga dapat segera ditangani secara berkelanjutan dan kolaboratif.

“Lebih dari sekadar forum diskusi, lokakarya ini menjadi titik temu antara aspirasi masyarakat dan komitmen para pemangku kepentingan. Sebab pada akhirnya, krisis sampah tidak akan selesai hanya dengan saling menyalahkan. Ia membutuhkan keberanian untuk bertindak, kesediaan untuk berkolaborasi, dan komitmen untuk menjaga lingkungan sebagai warisan bersama.”ujar Kelvin

(ABD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Hari Pertama SPMB SMP Kota Bengkulu: Sistem Lancar, Tapi Banyak Wali Murid ‘Gaptek’ Serbu Posko

25 Juni 2026 - 19:01 WIB

Infrastruktur Bengkulu Mulus! Proyek Inpres Jalan dan Jembatan Senilai Rp104 Miliar Resmi Beroperasi

25 Juni 2026 - 18:55 WIB

Jembatan Perintis Garuda Rampung, Pangdam XXI/Radin Inten Ajak Warga Taba Penanjung Jaga Akses Vital Ini

24 Juni 2026 - 18:35 WIB

Genjot Infrastruktur, Pemprov Bengkulu Kucurkan Rp10 Miliar untuk Tuntaskan Jalan Tugu Hiu-Simpang Kroya

24 Juni 2026 - 18:28 WIB

Didakwa Korupsi Tambang PT RSM, Eks Bupati Bengkulu Utara Imron Rosyadi Siapkan Eksepsi    

24 Juni 2026 - 18:19 WIB

Trending di Headline