FAKTABENGKULU.COM, KOTA BENGKULU — Musibah kebakaran besar melanda kawasan permukiman padat penduduk di RT 05 dan RT 06, Kelurahan Pengantungan, Kota Bengkulu, pada Rabu siang (12/8/2026). Sebanyak 21 rumah dilaporkan ludes dilalap si jago merah, memicu kepanikan warga yang bergegas menyelamatkan harta benda tersisa.
Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 14:38 WIB ini membuat suasana mendadak mencekam. Kobaran api membesar dengan cepat dan merembet ke bangunan di sekitarnya akibat jarak antar-rumah yang sangat rapat.
Akses Lokasi Sempit Hambat Petugas Damkar
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bengkulu, Yuliansyah, mengungkapkan bahwa pihaknya langsung menerjunkan armada usai menerima laporan darurat melalui layanan 112. Kendati demikian, petugas harus berjibaku dengan medan yang cukup sulit.
”Kondisi di sini sangat padat. Unit kami cukup sulit masuk ke lokasi,” ujar Yuliansyah di tengah proses pemadaman.
Ia juga mengimbau warga dan para pengendara agar tidak berkerumun di sekitar lokasi kejadian. Warga yang memadati bahu jalan sempat memperlambat pergerakan mobil pemadam untuk mendekati titik pusat api.
Berdasarkan informasi sementara, api diduga pertama kali muncul dari salah satu bangunan bedeng di kawasan tersebut. Aparat kepolisian bersama instansi terkait kini masih mendalami penyebab pasti peristiwa nahas ini.
Polisi Siapkan Pengurusan Dokumen Penting yang Terbakar
Kapolresta Bengkulu, Kombes Pol Rahmad Hidayat, yang turun langsung ke lapangan memastikan bahwa penanganan darurat berjalan terpadu. Selain fokus pada pendinginan lokasi, pihak kepolisian juga bersiap membantu para korban yang kehilangan dokumen penting seperti ijazah dan surat berharga lainnya.
”Kami terus mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama di tengah kondisi cuaca dan angin saat ini,” kata Rahmad. Pihak kepolisian siap menerbitkan surat keterangan atau laporan kebakaran untuk mendukung administrasi pengurusan dokumen korban yang ludes terbakar.
Peristiwa ini menjadi pengingat keras bagi seluruh masyarakat di Bumi Merah Putih agar senantiasa memeriksa instalasi listrik secara berkala guna mengantisipasi ancaman bahaya kebakaran di kawasan padat penduduk.
(ABD)













