Menu

Mode Gelap
Sambut HUT ke-81 RI, Walikota Dedy Wahyudi Ajak Warga Gencarkan Gotong Royong Bersihkan Kota Bengkulu Bolos Sekolah saat Jam Pelajaran, Siswa SMAN 2 Kota Bengkulu Diciduk Satpol PP di Jalur Tikus Belakang Sekolah Kemarau Panjang Ancam Sawah Mukomuko, Dinas Pertanian Bergerak Cepat Petakan Wilayah Rentan   Tegas! Dikbud Kota Bengkulu Larang Keras Pungutan Biaya Lomba 17 Agustus di Sekolah Tanggap Cepat Kebakaran SMPN 19 Kota Bengkulu: Dikbud Ajukan Proposal Revitalisasi Rp2 Miliar ke Pusat  Program Prabawa Resmi Diluncurkan: Satpol PP Siaga di Tiap Kelurahan, Walikota Dedy Wahyudi Tegaskan Peran Baru 

Hukum

Kuasa Hukum Petani Bantah Keras Kronologi Versi Keluarga Pelaku Penembakan di Bengkulu Selatan

badge-check

Kuasa Hukum Petani Bantah Keras Kronologi Versi Keluarga Pelaku Penembakan di Bengkulu Selatan Perbesar

BENGKULU – Kasus penembakan lima petani oleh oknum keamanan PT Agro Bengkulu Selatan (ABS) di Kecamatan Pino Raya, Kabupaten Bengkulu Selatan, semakin memanas. Ricki Pratama Putra, Kuasa Hukum kelima korban, mengeluarkan bantahan keras terhadap kronologi yang sebelumnya diklaim oleh keluarga pelaku, R.

​Ricki Pratama Putra membantah pernyataan Sahlan Sirad, paman pelaku R, yang mengeklaim bahwa penembakan terjadi karena R dipukul terlebih dahulu dengan pelepah sawit dan ditusuk senjata tajam (sajam) oleh seorang ibu.

​Ricki Pratama Putra menegaskan bahwa informasi dari pihak pelaku adalah keliru dan tidak benar, serta berupaya membenarkan tindakan penembakan.

​Pemicu Awal : Penembakan tidak dipicu oleh pemukulan atau penusukan. Ricki menyatakan bahwa semua bermula dari tindakan pelaku, R, yang mendorong saudari S hingga terjatuh.

​Aksi Balasan dan Penembakan : Setelah saudari S membalas, pelaku R disebut langsung melakukan penembakan ke arah warga dalam keadaan berdiri dan tidak terluka.

​Total Tembakan : Kuasa hukum ini menambahkan bahwa setelah tembakan pertama, warga mengejar R yang melarikan diri sambil melepaskan empat tembakan tambahan, menjadikan total tembakan sebanyak lima kali.

​“Kami mengantongi bukti yang terang menunjukkan bahwa semua dimulai karena saudara R (karyawan) mendorong saudari S sampai jatuh, sehingga saudari S membalas dan kemudian saudara R langsung melakukan penembakan ke arah warga dalam keadaan berdiri dan tidak memiliki luka apapun,” tegas Ricki.

Peristiwa penembakan ini terjadi pada Senin (24/11/2025) di Desa Kembang Seri, Kecamatan Pino Raya.

​Aksi kekerasan ini terjadi saat perusahaan perkebunan kelapa sawit tersebut berupaya meratakan (mendoser) sejumlah lahan, yang kemudian dihadang oleh warga yang mengklaim lahan tersebut. Direktur Eksekutif Walhi Bengkulu, Dodi Faisal, menyebut insiden ini adalah puncak dari konflik agraria yang telah berlangsung lama antara petani dengan perusahaan.

Lima petani yang menjadi korban tembakan kelima adalah: BS, EH, ES, S, dan LS. Sebelumnya, Dodi Faisal menyebut nama korban sebagai Linsurman, Susanto, Edi Hermanto, Suhardin, dan Buyung, dengan Buyung dilaporkan tertembak di dada sebelah kanan.

​Pelaku penembakan diidentifikasi sebagai oknum keamanan perusahaan, dan pistol yang digunakan telah diamankan warga.

​Kasat Reskrim Polres Bengkulu Selatan, Iptu Akhyar Anugerah, membenarkan bahwa timnya sedang menuju lokasi kejadian untuk mengumpulkan bukti dan keterangan. Ia juga menegaskan bahwa tidak ada aparat kepolisian yang melakukan pengamanan di lokasi tersebut saat insiden terjadi.

(ABD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Sambut HUT ke-81 RI, Walikota Dedy Wahyudi Ajak Warga Gencarkan Gotong Royong Bersihkan Kota Bengkulu

5 Agustus 2026 - 20:07 WIB

Bolos Sekolah saat Jam Pelajaran, Siswa SMAN 2 Kota Bengkulu Diciduk Satpol PP di Jalur Tikus Belakang Sekolah

5 Agustus 2026 - 20:00 WIB

Kemarau Panjang Ancam Sawah Mukomuko, Dinas Pertanian Bergerak Cepat Petakan Wilayah Rentan  

5 Agustus 2026 - 19:56 WIB

Tegas! Dikbud Kota Bengkulu Larang Keras Pungutan Biaya Lomba 17 Agustus di Sekolah

4 Agustus 2026 - 19:00 WIB

Tanggap Cepat Kebakaran SMPN 19 Kota Bengkulu: Dikbud Ajukan Proposal Revitalisasi Rp2 Miliar ke Pusat 

4 Agustus 2026 - 18:56 WIB

Trending di Headline