Menu

Mode Gelap
Sambut HUT ke-81 RI, Walikota Dedy Wahyudi Ajak Warga Gencarkan Gotong Royong Bersihkan Kota Bengkulu Bolos Sekolah saat Jam Pelajaran, Siswa SMAN 2 Kota Bengkulu Diciduk Satpol PP di Jalur Tikus Belakang Sekolah Kemarau Panjang Ancam Sawah Mukomuko, Dinas Pertanian Bergerak Cepat Petakan Wilayah Rentan   Tegas! Dikbud Kota Bengkulu Larang Keras Pungutan Biaya Lomba 17 Agustus di Sekolah Tanggap Cepat Kebakaran SMPN 19 Kota Bengkulu: Dikbud Ajukan Proposal Revitalisasi Rp2 Miliar ke Pusat  Program Prabawa Resmi Diluncurkan: Satpol PP Siaga di Tiap Kelurahan, Walikota Dedy Wahyudi Tegaskan Peran Baru 

Headline

Kronologi Rumah di Kebun Kenanga Bengkulu Ludes Terbakar, Berawal dari Bakar Kursi Bekas

badge-check

Kronologi Rumah di Kebun Kenanga Bengkulu Ludes Terbakar, Berawal dari Bakar Kursi Bekas Perbesar

BENGKULU, FAKTABENGKULU.COM – Nasib nahas menimpa Rafani, warga Jalan Flamboyan I RT 02, Kelurahan Kebun Kenanga, Kota Bengkulu. Rumah tinggalnya ludes dilahap si jago merah pada Selasa siang, 9 Juni 2026, sekitar pukul 14.30 WIB. Insiden ini sempat memicu kepanikan luar biasa di kalangan warga sekitar karena lokasi kebakaran berada di kawasan permukiman padat penduduk.

Dugaan sementara, petaka ini dipicu oleh aktivitas sepele yang berujung fatal: membakar sampah dan sebuah kursi sofa bekas di samping rumah, di tengah kondisi cuaca terik dan angin kencang.

Kronologi Awal: Asap Tebal dan Kepanikan Warga

Peristiwa mencekam ini pertama kali disadari oleh Gari, salah seorang warga setempat. Saat melintas, ia dikejutkan oleh kepulan asap hitam yang membubung tinggi dari area samping rumah korban.

“Saya lihat asap sudah banyak dan mengepul dari arah rumah itu. Pas saya dekati, ternyata ada sofa atau kursi di samping rumah yang terbakar dan apinya sudah besar,” ungkap Gari saat memberikan kesaksian di lokasi kejadian.

Melihat kobaran api yang kian ganas dan berpotensi merembet ke rumah lainnya, Gari spontan berteriak meminta pertolongan. Warga sekitar pun langsung berhamburan membawa peralatan seadanya untuk melakukan pemadaman awal sembari menghubungi pihak pemadam kebakaran.

8 Unit Armada Damkar Diterjunkan, Petugas Keluhkan Gang Sempit

Mendapat laporan darurat dari masyarakat, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kota Bengkulu langsung bergerak cepat dengan menerjunkan 8 unit armada pemadam ke lokasi kejadian.

Kepala Dinas Damkar Kota Bengkulu, Yuliansyah, membenarkan bahwa anggotanya sempat menghadapi tantangan berat di lapangan. Akses jalan yang sempit menjadi kendala utama petugas untuk menjinakkan api secara cepat.

“Kendala utama kami hanya akses jalan yang sempit. Lokasinya berada di gang yang cukup padat sehingga armada harus ekstra hati-hati saat masuk ke area kebakaran,” jelas Yuliansyah.

Meski sempat terkendala medan, berkat kesigapan petugas dan kerja sama warga, api akhirnya berhasil dilokalisir sehingga tidak meluas ke bangunan padat di sekitarnya.

Dipicu Bakar Sampah, Damkar Imbau Warga Waspada Cuaca Panas

Berdasarkan hasil pendataan dan informasi dari pihak keluarga, rumah tersebut diketahui dihuni oleh seorang kakek dan cucunya. Sang cucu mengakui bahwa sebelum api membesar, memang sempat ada aktivitas membakar sampah dan kursi bekas di samping rumah mereka.

Menyikapi kejadian ini, Yuliansyah memberikan peringatan keras kepada seluruh masyarakat Kota Bengkulu agar lebih bijak dan tidak sembarangan membakar sampah, terlebih di musim kemarau atau cuaca panas.

“Saya mengimbau masyarakat agar tidak membakar sampah maupun lahan. Saat cuaca panas dan angin kencang seperti sekarang, percikan api sangat mudah merambat dan memicu kebakaran yang lebih besar,” tegasnya.

Kondisi Terkini: Struktur Bangunan Retak dan Rawan Roboh

Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam musibah ini. Seluruh penghuni rumah dilaporkan berhasil menyelamatkan diri tepat waktu. Kendati demikian, rumah milik Rafani mengalami kerusakan sangat berat (rusak total).

Pasca-pemadaman, pihak Damkar meminta warga sekitar untuk tidak mendekati area reruntuhan. Pasalnya, kondisi tembok rumah sudah retak-retak dan struktur bangunan sangat labil sehingga rawan roboh dan membahayakan keselamatan.

(ABD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Sambut HUT ke-81 RI, Walikota Dedy Wahyudi Ajak Warga Gencarkan Gotong Royong Bersihkan Kota Bengkulu

5 Agustus 2026 - 20:07 WIB

Bolos Sekolah saat Jam Pelajaran, Siswa SMAN 2 Kota Bengkulu Diciduk Satpol PP di Jalur Tikus Belakang Sekolah

5 Agustus 2026 - 20:00 WIB

Kemarau Panjang Ancam Sawah Mukomuko, Dinas Pertanian Bergerak Cepat Petakan Wilayah Rentan  

5 Agustus 2026 - 19:56 WIB

Tegas! Dikbud Kota Bengkulu Larang Keras Pungutan Biaya Lomba 17 Agustus di Sekolah

4 Agustus 2026 - 19:00 WIB

Tanggap Cepat Kebakaran SMPN 19 Kota Bengkulu: Dikbud Ajukan Proposal Revitalisasi Rp2 Miliar ke Pusat 

4 Agustus 2026 - 18:56 WIB

Trending di Headline