Menu

Mode Gelap
Heboh Kemeriahan CFD HUT Bhayangkara ke-80 di Rejang Lebong, Ada SIM Keliling hingga Berobat Gratis! Sempat Tersendat Berbulan-bulan, DD dan ADD 2026 di Rejang Lebong Akhirnya Cair! Pemdes Diminta Ngebut Dipicu Dendam Lama dan Tatapan Sengit, Petani di Binduriang Ditikam Saat Joget di Pesta Pernikahan Orang Tua Jangan Mau Dipungut Biaya! Dikbud Seluma Tegaskan SPMB 2026 Tingkat SD dan SMP Gratis Tis! Jeritan Pemilik RAM di Bengkulu Selatan: Antrean Pabrik Berhari-hari Bikin TBS Sawit Membusuk dan Rugi Besar UMKM Wajib Tahu! Ini Cara Pendaftaran Merek Dagang di Festival Tabut 2026, Cukup Bayar Rp500 Ribu

Headline

Jelang Ramadhan, Polda Bengkulu Resmi Gelar Operasi Keselamatan Nala 2026: Fokus Tekan Angka Kecelakaan

badge-check


Jelang Ramadhan, Polda Bengkulu Resmi Gelar Operasi Keselamatan Nala 2026: Fokus Tekan Angka Kecelakaan Perbesar

BENGKULU, FaktaBengkulu.com – Komitmen Kepolisian Daerah (Polda) Bengkulu dalam menciptakan ketertiban berlalu lintas kembali ditegaskan. Pada Senin (2/2/2026) pagi, Wakapolda Bengkulu, Brigjen Pol Dicky Sondani, S.I.K., M.H., secara resmi memimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Keselamatan Nala 2026 di Lapangan Anton Soedjarwo.

Operasi ini bukan sekadar rutinitas, melainkan langkah strategis Polri untuk memastikan kondisi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) tetap kondusif, terutama sebagai langkah “pemanasan” menjelang Operasi Ketupat 2026 mendatang.

Fokus Utama: Turunkan Fatalitas dan Tingkatkan Disiplin

Dalam amanatnya, Brigjen Pol Dicky Sondani menekankan bahwa Operasi Keselamatan Nala tahun ini akan berlangsung selama 14 hari, terhitung sejak 2 hingga 15 Februari 2026.

Target utamanya sangat jelas: menyasar segala bentuk potensi gangguan yang memicu kemacetan dan pelanggaran hukum di jalan raya.

“Tujuan besar dari operasi ini adalah menurunkan angka fatalitas korban kecelakaan serta meminimalisir pelanggaran lalu lintas. Kita ingin masyarakat Bengkulu semakin sadar bahwa keselamatan adalah kebutuhan utama saat berkendara,” ujar Wakapolda di hadapan pasukan.

Apel besar ini turut dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan (stakeholders) terkait, menunjukkan sinergi kuat di Bumi Rafflesia. Tampak hadir dalam barisan:

  • Pejabat Utama (PJU) Polda Bengkulu
  • Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Bengkulu
  • Kepala Wilayah Jasa Raharja Bengkulu
  • Dandenpom Bengkulu
  • Kepala BPTD Kelas III & Kepala Bapenda Bengkulu
  • Kasat Pol PP Bengkulu

Kehadiran berbagai instansi ini menandakan bahwa urusan keselamatan jalan raya adalah tanggung jawab kolektif, bukan hanya tugas kepolisian semata.

Wakapolda juga menitipkan pesan menyentuh bagi warga Bengkulu. Beliau mengimbau agar pengendara tidak hanya tertib saat melihat petugas, tetapi menjadikan aturan lalu lintas sebagai bagian dari gaya hidup.

“Mari kita bekerja sama. Jangan melakukan pelanggaran yang berisiko membahayakan diri sendiri maupun orang lain. Keselamatan Anda adalah prioritas kami,” tambahnya.

Pantauan di lokasi, pengecekan personel serta sarana prasarana dilakukan secara mendalam untuk memastikan seluruh peralatan pendukung siap tempur di lapangan. Kegiatan pun ditutup dengan sesi foto bersama sebagai simbol kesiapan penuh aparat keamanan dalam menjaga warga Bengkulu selama dua pekan ke depan.

(ABD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Heboh Kemeriahan CFD HUT Bhayangkara ke-80 di Rejang Lebong, Ada SIM Keliling hingga Berobat Gratis!

21 Juni 2026 - 20:00 WIB

Sempat Tersendat Berbulan-bulan, DD dan ADD 2026 di Rejang Lebong Akhirnya Cair! Pemdes Diminta Ngebut

21 Juni 2026 - 19:55 WIB

Dipicu Dendam Lama dan Tatapan Sengit, Petani di Binduriang Ditikam Saat Joget di Pesta Pernikahan

21 Juni 2026 - 19:48 WIB

Orang Tua Jangan Mau Dipungut Biaya! Dikbud Seluma Tegaskan SPMB 2026 Tingkat SD dan SMP Gratis Tis!

20 Juni 2026 - 19:10 WIB

Jeritan Pemilik RAM di Bengkulu Selatan: Antrean Pabrik Berhari-hari Bikin TBS Sawit Membusuk dan Rugi Besar

20 Juni 2026 - 19:04 WIB

Trending di Ekonomi