Menu

Mode Gelap
Komisi III DPRD Seluma Sidak Program MBG, Temukan Sejumlah Masalah hingga Siap Lapor ke Pusat Kajati Baru Bengkulu Anton Delianto Resmi Bertugas, Pastikan Penanganan Korupsi Terus Berjalan  Pemkot Bengkulu Genjot Kesiapsiagaan, Wali Kota Dedy Wahyudi Tekankan Simulasi Mitigasi Sejak Dini Kebakaran Hebat Hantam Kelurahan Pengantungan Bengkulu, 21 Rumah Ludes dan Warga Berhamburan Damkar Kota Bengkulu Tangani 70 Kasus Kebakaran Sepanjang Januari-Agustus 2026: Warga Diminta Waspada Cuaca Ekstrem Pemkot Bengkulu Salurkan Bantuan Pascakebakaran untuk Warga Lingkar Barat, Tegaskan Komitmen Hadir di Tengah Masyarakat

Headline

Jalur Tengkorak! Tiga Kendaraan Terguling dalam Sehari di Jalan Amblas Curup-Lebong

badge-check

Jalur Tengkorak! Tiga Kendaraan Terguling dalam Sehari di Jalan Amblas Curup-Lebong Perbesar

LEBONG, FaktaBengkulu.com – Kondisi jalan lintas yang menghubungkan Kabupaten Rejang Lebong dan Kabupaten Lebong kian memprihatinkan. Pasca amblasnya badan jalan di Desa Talang Ratau, Kecamatan Rimbo Pengadang, jalur ini seolah berubah menjadi “jebakan” bagi para pengendara. Tercatat, sebanyak tiga kendaraan mengalami kecelakaan tunggal dalam kurun waktu hanya satu hari, Minggu (10/5/2026).

Upaya perbaikan darurat yang sebelumnya dilakukan secara swadaya nyatanya belum mampu menjamin keamanan mobilitas warga. Timbunan material batu koral di tanjakan yang curam membuat kendaraan bermuatan berat kesulitan melintas hingga akhirnya mundur dan terbalik.

Kronologi Kejadian: Dari Kelapa Muda hingga Ternak Sapi

Berdasarkan data yang dihimpun di lapangan, kecelakaan terjadi secara beruntun sejak pagi hingga siang hari. Berikut rincian tiga insiden yang terjadi di lokasi amblasnya jalan Talang Ratau hari ini:

  • Insiden Pertama: Sebuah truk bermuatan penuh kelapa muda gagal menanjak. Material jalan yang masih berupa timbunan batu labil membuat ban kehilangan traksi, menyebabkan truk mundur tak terkendali hingga terbalik.
  • Insiden Kedua: Tak berselang lama, satu unit Suzuki Pickup bermuatan pisang mengalami nasib serupa. Kendaraan ini tidak kuat menanjak di titik yang sama dan terguling ke sisi jalan.
  • Insiden Ketiga: Menjelang siang, sebuah Pickup Futura yang mengangkut ternak sapi menjadi korban terakhir. Kondisi jalan yang licin akibat material batu membuat kendaraan ini kehilangan keseimbangan saat melintasi tanjakan amblas tersebut.

Kapolres Lebong, AKBP Agoeng Ramadhani melalui Kasubsi PIDM Humas, Aipda Syaiful Anwar, mengonfirmasi rentetan kejadian tersebut. “Benar, ada tiga kejadian kendaraan mundur dan terbalik di lokasi jalan amblas tersebut pada hari ini,” ungkap Syaiful kepada awak media.

Perbaikan Swadaya Tanpa Sentuhan Pemerintah

Ironisnya, penanganan darurat di titik vital ini bukan dilakukan oleh pemerintah daerah maupun provinsi. Jalan yang sempat putus total pada Jumat (8/5/2026) lalu tersebut diperbaiki secara mandiri oleh pemilik usaha tambang setempat bersama warga Kelurahan Rimbo Pengadang dan Desa Talang Ratau, dengan pengawalan personil TNI-Polri.

Meski akses sudah bisa dibuka kembali menggunakan alat berat (excavator), namun kondisi jalan yang hanya ditimbun koral tanpa pengerasan permanen sangat berbahaya, terutama bagi kendaraan logistik.

Jeritan Pengendara: “Mana Pemerintah?”

Sugiarto, salah satu sopir yang melintas, mengaku tidak punya pilihan lain selain nekat melewati jalur tersebut. “Jalannya memang sangat berbahaya, apalagi ini tanjakan dan dasarnya batu lepas. Tapi ini satu-satunya akses utama Curup-Lebong, tidak ada jalan lain,” keluhnya.

Nada kekecewaan juga datang dari Toni, warga setempat. Ia mempertanyakan keberadaan pemerintah dalam menangani bencana infrastruktur ini.

“Semoga segera ada solusi permanen, jangan dibiarkan seperti ini terus. Kalau harus lewat Bengkulu Utara, jaraknya sangat jauh. Mana pemerintah ini? Jangan sampai menunggu ada korban jiwa baru bertindak,” tegas Toni.

Hingga berita ini diturunkan, arus lalu lintas di lokasi masih dilakukan secara bergantian dan sangat hati-hati. Para pengguna jalan dihimbau untuk memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima dan tidak membawa muatan yang melebihi kapasitas saat melintasi Desa Talang Ratau.

(ABD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Komisi III DPRD Seluma Sidak Program MBG, Temukan Sejumlah Masalah hingga Siap Lapor ke Pusat

12 Agustus 2026 - 23:05 WIB

Kajati Baru Bengkulu Anton Delianto Resmi Bertugas, Pastikan Penanganan Korupsi Terus Berjalan 

12 Agustus 2026 - 20:22 WIB

Pemkot Bengkulu Genjot Kesiapsiagaan, Wali Kota Dedy Wahyudi Tekankan Simulasi Mitigasi Sejak Dini

12 Agustus 2026 - 19:34 WIB

Kebakaran Hebat Hantam Kelurahan Pengantungan Bengkulu, 21 Rumah Ludes dan Warga Berhamburan

12 Agustus 2026 - 19:25 WIB

Damkar Kota Bengkulu Tangani 70 Kasus Kebakaran Sepanjang Januari-Agustus 2026: Warga Diminta Waspada Cuaca Ekstrem

11 Agustus 2026 - 18:54 WIB

Trending di Headline