BENGKULU, FAKTABENGKULU.COM – Kabar gembira bagi para orang tua dan calon siswa di Bumi Merah Putih! Era mengantre di sekolah di bawah terik matahari tampaknya sudah berakhir. Pemerintah Provinsi Bengkulu melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) resmi mengumumkan bahwa seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMA/SMK tahun 2026 akan dilakukan sepenuhnya secara online.
Terobosan digital ini dirancang untuk mempermudah akses masyarakat, sekaligus menjamin proses seleksi yang lebih transparan dan minim “permainan” di belakang layar.
Resmi Diluncurkan Besok di Kantor Gubernur
Kepala Disdikbud Provinsi Bengkulu, Zulhendri, memastikan kesiapan sistem ini. Jika tidak ada aral melintang, peluncuran resmi SPMB 2026 akan digelar pada Senin, 11 Mei 2026, pukul 08.00 WIB, bertempat di Ruang Merah Putih, Kantor Gubernur Bengkulu.
“Insya Allah, pelaksanaan SPMB tahun ini full online. Mulai dari tahap pendaftaran hingga verifikasi berkas, semuanya diproses melalui sistem digital,” ujar Zulhendri pada Minggu (10/5/2026).
Dengan skema ini, para orang tua tidak perlu lagi bolak-balik ke sekolah tujuan. Seluruh proses pendaftaran bisa dipantau langsung dari layar ponsel atau laptop di rumah masing-masing.
Bedah Kuota: Jalur Afirmasi dan Prestasi Jadi Prioritas
Pemprov Bengkulu juga telah merancang pembagian kuota yang adil untuk memastikan pemerataan pendidikan. Tahun ini, fokus utama diberikan kepada siswa berprestasi dan mereka yang berasal dari keluarga kurang mampu. Berikut rincian pembagian alokasinya:
- Jalur Afirmasi (30%): Dikhususkan bagi siswa dari keluarga ekonomi rendah untuk memastikan mereka tetap mendapatkan akses pendidikan terbaik.
- Jalur Prestasi (30%): Memberikan ruang besar bagi siswa-siswi yang memiliki capaian akademik maupun non-akademik yang membanggakan.
- Jalur Domisili Berdasarkan Jarak (25%): Jalur zonasi reguler bagi warga yang tinggal di sekitar lingkungan sekolah
- Jalur Domisili TKA (10%): Alokasi khusus bagi tenaga kerja/kriteria tertentu sesuai regulasi.
- Jalur Mutasi (5%): Disediakan bagi siswa yang mengikuti perpindahan tugas orang tua atau wali.
“Kami ingin sistem ini adil. Siswa yang berprestasi dihargai, keluarga kurang mampu dilindungi, dan warga sekitar sekolah tetap terakomodasi dengan baik,” tegas Zulhendri.
Ada Kendala? Layanan Konsultasi Online Siap Melayani
Transisi ke sistem digital penuh tentu memerlukan pendampingan. Oleh karena itu, Disdikbud Bengkulu telah menyiapkan layanan konsultasi online bagi masyarakat yang menemui kendala teknis saat mengunggah dokumen atau mengisi data.
Saat ini, aplikasi pendaftaran sudah mulai bisa diakses. Calon siswa disarankan untuk segera melakukan pengecekan data awal dan memastikan seluruh dokumen persyaratan dalam kondisi siap unggah agar proses verifikasi berjalan mulus.
Dengan hadirnya sistem SPMB full online ini, diharapkan dunia pendidikan di Bengkulu semakin maju, tertib, dan bebas dari praktik pungutan liar atau titipan oknum tertentu.
(ABD)













