Menu

Otomatis
Breaking News

Headline

Jalan TPA Air Sebakul Bengkulu Rusak Parah, Pengangkut Sampah Mengeluh “Penuh Derita”

badge-check

Jalan TPA Air Sebakul Bengkulu Rusak Parah, Pengangkut Sampah Mengeluh “Penuh Derita”Perbesar

Bengkulu – Akses menuju Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Air Sebakul di Kota Bengkulu mengalami kerusakan parah selama dua bulan terakhir. Jalur sepanjang dua kilometer yang dipenuhi lumpur dan becek telah melumpuhkan aktivitas pembuangan sampah, menimbulkan penderitaan bagi ratusan pengemudi pengangkut sampah.

Salah satu korban adalah Dedi (45), seorang pengemudi pikap. Ia menceritakan bahwa dua hari lalu, mobilnya terbenam dan rusak parah akibat menghantam batu di tengah lumpur.

“Sudah dua hari mobil saya rusak masih di TPA ini, mau dibawa ke bengkel tapi uang belum ada. Beginilah keluhan kami ratusan pengantar sampah di Kota Bengkulu sejak dua bulan ini, penuh derita,” keluh Dedi saat ditemui di lokasi, Kamis (20/11/2025).

Kondisi jalan yang memprihatinkan, diperparah dengan hujan, telah menciptakan antrean panjang kendaraan pengangkut sampah hingga dua kilometer. Dedi menyebutkan, waktu tunggu untuk membongkar muatan bisa mencapai 12 jam.

Jalan yang becek dan berlumpur ini tidak hanya menyebabkan antrean, tetapi juga insiden mobil terbenam dan terbalik. Dedi mengaku, selama enam bulan terakhir, sebagian besar upahnya habis terpakai untuk biaya perbaikan mesin mobilnya yang terus-menerus rusak akibat kondisi jalan.

Kesulitan di TPA ini juga berdampak langsung pada pelayanan kepada masyarakat. Subhan, pengemudi lain, mengaku sering didemo oleh warga karena keterlambatan pengangkutan sampah.

“Saya itu per bulan dibayar Rp 25 ribu per rumah, janjinya seminggu tiga kali mengambil sampah warga. Namun sejak dua bulan ini karena ada masalah di TPA, saya cuma sanggup ambil sampah seminggu sekali, warga mendemo saya, marahin saya,” ungkap Subhan.

Masyarakat menolak memahami kesulitan antrean panjang yang dihadapi pengemudi, membuat para pengangkut sampah menghadapi tekanan ganda dari kondisi TPA dan keluhan warga.

Pantauan di lokasi menunjukkan antrean kendaraan yang mengular di jalan tunggal berukuran sekitar empat meter. Situasi kian diperburuk lantaran tidak jarang pengemudi terpaksa membuang sampah di jalan masuk karena kendaraan mereka tidak sanggup melanjutkan perjalanan.

Para pengemudi mendesak pihak berwenang agar segera memperbaiki satu-satunya akses ke TPA Air Sebakul ini, demi menghentikan kerugian ekonomi yang dialami para pekerja dan memastikan layanan kebersihan kota kembali normal.

(ABD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Warga Bumi Merah Putih Digegerkan Penemuan Jenazah Bayi dalam Kantong Plastik di Selokan Selebar

19 Sep 2026 - 17:22 WIB

Warga Bumi Merah Putih Digegerkan Penemuan Jenazah Bayi dalam Kantong Plastik di Selokan Selebar

Skandal Oknum Sekdes Taba Tembilang Kepergok Bersama Istri Orang, Warga Desak Pecat

19 Sep 2026 - 17:20 WIB

Skandal Oknum Sekdes Taba Tembilang Kepergok Bersama Istri Orang, Warga Desak Pecat

Penjaringan Warga: 2 Pria dan 5 Wanita Diciduk di Satu Kamar Kos Kandang Mas Dini Hari

19 Sep 2026 - 17:18 WIB

Penjaringan Warga: 2 Pria dan 5 Wanita Diciduk di Satu Kamar Kos Kandang Mas Dini Hari

Kabupaten Lebong Akselerasi Ketahanan Pangan Lewat Program Perikanan Darat Berkelanjutan

18 Sep 2026 - 19:39 WIB

Kabupaten Lebong Akselerasi Ketahanan Pangan Lewat Program Perikanan Darat Berkelanjutan

Penantian 10 Tahun Berakhir: Jalan Tanggul Rawa Makmur Kini Mulus Berseri, Warga Ucapkan Terima Kasih ke Pemkot

18 Sep 2026 - 19:34 WIB

Penantian 10 Tahun Berakhir: Jalan Tanggul Rawa Makmur Kini Mulus Berseri, Warga Ucapkan Terima Kasih ke Pemkot
Trending di Ekonomi