MUKOMUKO, FAKTABENGKULU.COM – Sebuah langkah solutif dan menyentuh hati datang dari Pemerintah Kecamatan XIV Koto, Kabupaten Mukomuko. Di bawah komando sang Camat, Andrianto, S.AP, pihak kecamatan meluncurkan sebuah inovasi sosial yang diberi nama Program Gemar Sedekah.
Gerakan ini diinisiasi bukan sekadar formalitas, melainkan sebagai wadah bersama untuk memupuk budaya berinfak serta meningkatkan kepedulian sosial terhadap sesama yang membutuhkan di wilayah tersebut.
Berawal dari Lingkungan Internal Kecamatan
Menurut Andrianto, Program Gemar Sedekah ini sebenarnya sudah berjalan sejak awal dirinya pertama kali mengemban amanah sebagai Camat XIV Koto. Target utamanya adalah membangun kebiasaan baik di kalangan pegawai kecamatan agar konsisten menyisihkan sebagian rezeki mereka.
“Ya, program ini merupakan suatu kewajiban dan gerakan bersama. Terkadang kita suka lupa untuk bersedekah dan berinfak. Makanya, dengan adanya program ini, kita bisa sedikit menyisihkan rezeki untuk saling berbagi,” ungkap Andrianto, Selasa (16/6/2026).
Pada fase awal ini, pengumpulan donasi memang masih difokuskan pada internal pegawai Kecamatan XIV Koto. Menariknya, bantuan yang dikumpulkan tidak melulu soal uang tunai. Para pegawai juga diperbolehkan menyumbang pakaian layak pakai atau barang kebutuhan lainnya, asalkan diberikan dengan penuh keikhlasan.
Sasar Anak Yatim dan Kaum Dhuafa
Aksi nyata ini langsung dirasakan dampaknya oleh masyarakat. Andrianto menjelaskan bahwa seluruh bantuan yang berhasil dihimpun langsung disalurkan kepada:
- Kaum dhuafa yang kesulitan memenuhi kebutuhan pokok.
- Anak-anak yatim piatu.
- Warga rentan yang benar-benar membutuhkan uluran tangan.
Gandeng Pemerintah Desa demi Jangkauan yang Lebih Luas
Melihat dampak positif yang dihasilkan, Andrianto menaruh harapan besar agar Program Gemar Sedekah ini tidak berhenti di lingkup kantor kecamatan saja. Ia mengajak seluruh Pemerintah Desa (Pemdes) di wilayah Kecamatan XIV Koto untuk ikut mereplikasi gerakan mulia ini.
Dengan keterlibatan aktif dari pemerintah desa, jangkauan penerima manfaat dipastikan akan jauh lebih luas dan merata, sehingga tidak ada lagi warga kurang mampu yang luput dari bantuan.
“Saya sangat berharap program ini terus berlanjut secara konsisten dan bisa diikuti oleh seluruh Pemdes. Supaya gerakan ini berkesinambungan, punya daya dorong yang kuat, dan tidak terputus di tengah jalan,” pungkasnya optimis.
(ABD)













