Menu

Mode Gelap
Hasil Autopsi Jasad Bayi di Pantai Pasar Bawah: Polisi Temukan Indikasi Kekerasan, Mulut Korban Diduga Dibekap Sambut Iduladha 2026, Pemprov Bengkulu Siapkan 50 Ekor Hewan Kurban untuk Disebar ke Kabupaten/Kota Bukan Digusur! Ini Alasan Pemkot Bengkulu Tata Ulang Lapak Pedagang di Pantai Panjang Kabar Gembira! Dukcapil Mukomuko Siap Jemput Bola di 15 Kecamatan, Kemendagri Pasok 10 Ribu Blanko e-KTP Administrasi Bermasalah, Kelulusan 50 Peserta PPPK di Rejang Lebong Resmi Dibatalkan! Alarm Merah di Rejang Lebong: Kasus Campak Melonjak, Satu Balita Meninggal Dunia Akibat Belum Vaksin

Headline

Hasil Autopsi Jasad Bayi di Pantai Pasar Bawah: Polisi Temukan Indikasi Kekerasan, Mulut Korban Diduga Dibekap

badge-check


Hasil Autopsi Jasad Bayi di Pantai Pasar Bawah: Polisi Temukan Indikasi Kekerasan, Mulut Korban Diduga Dibekap Perbesar

KOTA MANNA, FAKTABENGKULU.COM – Misteri penemuan mayat bayi laki-laki yang sempat menggegerkan warga di kawasan Pantai Pasar Bawah, Kota Manna, Kabupaten Bengkulu Selatan pada Rabu (13/5/2026) lalu akhirnya mulai menemui titik terang.

Satreskrim Polres Bengkulu Selatan mengungkap adanya fakta memilukan di balik kematian bayi malang tersebut. Berdasarkan hasil autopsi dari Rumah Sakit Bhayangkara Kota Bengkulu, ditemukan indikasi kuat bahwa korban mengalami tindakan kekerasan sesaat setelah dilahirkan ke dunia.

Hasil Autopsi: Bayi Sempat Bernapas dan Alami Luka Lebam

Kapolres Bengkulu Selatan, AKP Reno Wijaya melalui Kanit Pidum Ipda Rizal Harjono mengonfirmasi bahwa jasad bayi yang sebelumnya berstatus Mr. X tersebut dipastikan lahir dalam kondisi hidup.

Namun, pemeriksaan medis menemukan adanya bekas luka lebam yang tidak wajar di area wajah korban.

“Berdasarkan penjelasan dari dokter autopsi, bayi laki-laki tersebut pernah bernapas (lahir hidup). Namun, ditemukan adanya lebam di bagian mulut. Diduga kuat, mulut bayi sengaja ditutup atau dibekap agar tidak menangis sebelum akhirnya dibuang,” ujar Ipda Rizal kepada media, Senin (25/5/2026).

Saat pertama kali ditemukan oleh warga setempat, kondisi jenazah diperkirakan sudah meninggal dunia lebih dari 24 jam dan telah mengalami proses pembusukan alami.

Polisi Buru Pelaku, Jenazah Bayi Sudah Dimakamkan

Sejak kasus ini mencuat, pihak kepolisian bergerak cepat dengan melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) serta memeriksa sejumlah saksi mata di sekitar lokasi penemuan.

Selain fokus pada penyelidikan, Polres Bengkulu Selatan juga bersinergi dengan lintas instansi seperti Dinas Sosial (Dinsos), Dinas Kesehatan, dan pihak rumah sakit untuk penanganan jenazah.

Saat ini, jasad bayi tak berdosa itu telah dikebumikan secara layak oleh Polres Bengkulu Selatan bersama Unit PPA dan Dinas Sosial.

Imbauan Polisi bagi Masyarakat yang Memiliki Informasi

Hingga berita ini diturunkan, Tim Opsnal Satreskrim Polres Bengkulu Selatan masih terus melakukan pendalaman intensif guna melacak keberadaan dan identitas orang tua kandung maupun pelaku yang tega membuang bayi tersebut.

Pihak kepolisian juga mengetuk hati masyarakat yang sekiranya mengetahui gerak-gerik mencurigakan atau informasi terkait kasus ini untuk segera melapor.

“Tim kami sudah bergerak di lapangan selama beberapa hari terakhir. Kami sangat mengharapkan partisipasi dan informasi dari masyarakat luas agar perkara ini bisa segera terungkap terang benderang dan pelaku dapat mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum,” tegas Ipda Rizal.

(ABD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Sambut Iduladha 2026, Pemprov Bengkulu Siapkan 50 Ekor Hewan Kurban untuk Disebar ke Kabupaten/Kota

25 Mei 2026 - 18:49 WIB

Bukan Digusur! Ini Alasan Pemkot Bengkulu Tata Ulang Lapak Pedagang di Pantai Panjang

25 Mei 2026 - 18:47 WIB

Kabar Gembira! Dukcapil Mukomuko Siap Jemput Bola di 15 Kecamatan, Kemendagri Pasok 10 Ribu Blanko e-KTP

24 Mei 2026 - 21:16 WIB

Administrasi Bermasalah, Kelulusan 50 Peserta PPPK di Rejang Lebong Resmi Dibatalkan!

24 Mei 2026 - 21:12 WIB

Alarm Merah di Rejang Lebong: Kasus Campak Melonjak, Satu Balita Meninggal Dunia Akibat Belum Vaksin

23 Mei 2026 - 18:56 WIB

Trending di Headline