KOTA MANNA, FAKTABENGKULU.COM – Misteri penemuan mayat bayi laki-laki yang sempat menggegerkan warga di kawasan Pantai Pasar Bawah, Kota Manna, Kabupaten Bengkulu Selatan pada Rabu (13/5/2026) lalu akhirnya mulai menemui titik terang.
Satreskrim Polres Bengkulu Selatan mengungkap adanya fakta memilukan di balik kematian bayi malang tersebut. Berdasarkan hasil autopsi dari Rumah Sakit Bhayangkara Kota Bengkulu, ditemukan indikasi kuat bahwa korban mengalami tindakan kekerasan sesaat setelah dilahirkan ke dunia.
Hasil Autopsi: Bayi Sempat Bernapas dan Alami Luka Lebam
Kapolres Bengkulu Selatan, AKP Reno Wijaya melalui Kanit Pidum Ipda Rizal Harjono mengonfirmasi bahwa jasad bayi yang sebelumnya berstatus Mr. X tersebut dipastikan lahir dalam kondisi hidup.
Namun, pemeriksaan medis menemukan adanya bekas luka lebam yang tidak wajar di area wajah korban.
“Berdasarkan penjelasan dari dokter autopsi, bayi laki-laki tersebut pernah bernapas (lahir hidup). Namun, ditemukan adanya lebam di bagian mulut. Diduga kuat, mulut bayi sengaja ditutup atau dibekap agar tidak menangis sebelum akhirnya dibuang,” ujar Ipda Rizal kepada media, Senin (25/5/2026).
Saat pertama kali ditemukan oleh warga setempat, kondisi jenazah diperkirakan sudah meninggal dunia lebih dari 24 jam dan telah mengalami proses pembusukan alami.
Polisi Buru Pelaku, Jenazah Bayi Sudah Dimakamkan
Sejak kasus ini mencuat, pihak kepolisian bergerak cepat dengan melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) serta memeriksa sejumlah saksi mata di sekitar lokasi penemuan.
Selain fokus pada penyelidikan, Polres Bengkulu Selatan juga bersinergi dengan lintas instansi seperti Dinas Sosial (Dinsos), Dinas Kesehatan, dan pihak rumah sakit untuk penanganan jenazah.
Saat ini, jasad bayi tak berdosa itu telah dikebumikan secara layak oleh Polres Bengkulu Selatan bersama Unit PPA dan Dinas Sosial.
Imbauan Polisi bagi Masyarakat yang Memiliki Informasi
Hingga berita ini diturunkan, Tim Opsnal Satreskrim Polres Bengkulu Selatan masih terus melakukan pendalaman intensif guna melacak keberadaan dan identitas orang tua kandung maupun pelaku yang tega membuang bayi tersebut.
Pihak kepolisian juga mengetuk hati masyarakat yang sekiranya mengetahui gerak-gerik mencurigakan atau informasi terkait kasus ini untuk segera melapor.
“Tim kami sudah bergerak di lapangan selama beberapa hari terakhir. Kami sangat mengharapkan partisipasi dan informasi dari masyarakat luas agar perkara ini bisa segera terungkap terang benderang dan pelaku dapat mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum,” tegas Ipda Rizal.
(ABD)













