Menu

Mode Gelap
Heboh Kemeriahan CFD HUT Bhayangkara ke-80 di Rejang Lebong, Ada SIM Keliling hingga Berobat Gratis! Sempat Tersendat Berbulan-bulan, DD dan ADD 2026 di Rejang Lebong Akhirnya Cair! Pemdes Diminta Ngebut Dipicu Dendam Lama dan Tatapan Sengit, Petani di Binduriang Ditikam Saat Joget di Pesta Pernikahan Orang Tua Jangan Mau Dipungut Biaya! Dikbud Seluma Tegaskan SPMB 2026 Tingkat SD dan SMP Gratis Tis! Jeritan Pemilik RAM di Bengkulu Selatan: Antrean Pabrik Berhari-hari Bikin TBS Sawit Membusuk dan Rugi Besar UMKM Wajib Tahu! Ini Cara Pendaftaran Merek Dagang di Festival Tabut 2026, Cukup Bayar Rp500 Ribu

Headline

Geger! Pemilik Toko Manisan di Kampung China Bengkulu Ditemukan Meninggal Tergantung

badge-check


Geger! Pemilik Toko Manisan di Kampung China Bengkulu Ditemukan Meninggal Tergantung Perbesar

FAKTABENGKULU.COM, KOTA BENGKULU – Suasana tenang di kawasan historis Kampung China, Kelurahan Malabero, mendadak mencekam pada Minggu pagi (15/3/2026). Seorang pria paruh baya berinisial BD (51), yang dikenal sebagai pemilik toko manisan di Jalan D.I Panjaitan, ditemukan meninggal dunia di dalam ruko miliknya.

Kejadian tragis ini diduga kuat merupakan aksi bunuh diri. Korban ditemukan dalam kondisi tergantung menggunakan tali tambang di area dalam toko.

Kronologi Penemuan: Kecurigaan Sang Anak

Peristiwa memilukan ini pertama kali terungkap sekitar pukul 10.00 WIB. Berdasarkan informasi yang dihimpun, kecurigaan bermula saat anak korban, FB (24), merasa ada yang tidak beres setelah memantau rekaman CCTV toko sekitar pukul 09.30 WIB.

Khawatir dengan kondisi sang ayah, FB mencoba menghubungi melalui pesan WhatsApp sebanyak empat kali. Namun, tidak ada satu pun pesan yang dibalas, padahal biasanya sang ayah selalu responsif.

Merasa ada yang janggal, FB bersama salah seorang karyawan toko bergegas menuju lokasi. Setibanya di sana, toko dalam keadaan terkunci rapat dari dalam. Mereka terpaksa menggunakan sebilah kayu untuk menggapai kunci gembok melalui celah pintu agar bisa masuk.

“Begitu pintu terbuka, mereka mendapati korban sudah dalam posisi tergantung. Mereka langsung berusaha menurunkan korban dan membawanya ke RS Bhayangkara,” ujar Ketua RT setempat, Septa.

Hasil Pemeriksaan Medis dan Keputusan Keluarga

Pihak RS Bhayangkara yang melakukan pemeriksaan medis menyatakan bahwa korban sudah meninggal dunia sebelum tiba di rumah sakit. Meski penyebab kematian menunjukkan ciri-ciri gantung diri, pihak kepolisian tetap melakukan prosedur standar.

Namun, pihak keluarga korban memilih untuk tidak melakukan autopsi dan telah mengikhlaskan kepergian BD sebagai musibah.

Hingga berita ini diturunkan, jenazah BD telah dibawa ke rumah duka khusus keluarga Tionghoa untuk disemayamkan secara layak. Berdasarkan keterangan pihak keluarga, jenazah BD rencananya akan dikremasi.

Kejadian ini sempat memicu kerumunan warga di sekitar Jalan D.I Panjaitan yang terkejut atas kepergian mendadak sosok pemilik toko yang dikenal rajin tersebut.

(ABD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Heboh Kemeriahan CFD HUT Bhayangkara ke-80 di Rejang Lebong, Ada SIM Keliling hingga Berobat Gratis!

21 Juni 2026 - 20:00 WIB

Sempat Tersendat Berbulan-bulan, DD dan ADD 2026 di Rejang Lebong Akhirnya Cair! Pemdes Diminta Ngebut

21 Juni 2026 - 19:55 WIB

Orang Tua Jangan Mau Dipungut Biaya! Dikbud Seluma Tegaskan SPMB 2026 Tingkat SD dan SMP Gratis Tis!

20 Juni 2026 - 19:10 WIB

Jeritan Pemilik RAM di Bengkulu Selatan: Antrean Pabrik Berhari-hari Bikin TBS Sawit Membusuk dan Rugi Besar

20 Juni 2026 - 19:04 WIB

UMKM Wajib Tahu! Ini Cara Pendaftaran Merek Dagang di Festival Tabut 2026, Cukup Bayar Rp500 Ribu

20 Juni 2026 - 19:00 WIB

Trending di Ekonomi