Menu

Mode Gelap
Heboh Kemeriahan CFD HUT Bhayangkara ke-80 di Rejang Lebong, Ada SIM Keliling hingga Berobat Gratis! Sempat Tersendat Berbulan-bulan, DD dan ADD 2026 di Rejang Lebong Akhirnya Cair! Pemdes Diminta Ngebut Dipicu Dendam Lama dan Tatapan Sengit, Petani di Binduriang Ditikam Saat Joget di Pesta Pernikahan Orang Tua Jangan Mau Dipungut Biaya! Dikbud Seluma Tegaskan SPMB 2026 Tingkat SD dan SMP Gratis Tis! Jeritan Pemilik RAM di Bengkulu Selatan: Antrean Pabrik Berhari-hari Bikin TBS Sawit Membusuk dan Rugi Besar UMKM Wajib Tahu! Ini Cara Pendaftaran Merek Dagang di Festival Tabut 2026, Cukup Bayar Rp500 Ribu

Headline

Dugaan Pungli Bansos Kesra di Desa Padang Kuas Seluma: Perangkat Desa Diduga Pungut Rp 100 Ribu dari Penerima

badge-check


Dugaan Pungli Bansos Kesra di Desa Padang Kuas Seluma: Perangkat Desa Diduga Pungut Rp 100 Ribu dari Penerima Perbesar

SELUMA – Bantuan Sosial Kesejahteraan Rakyat (Bansos Kesra) yang seharusnya menjadi penopang ekonomi warga miskin di Desa Padang Kuas, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Seluma, kini diwarnai dugaan praktik pungutan liar (Pungli) oleh oknum perangkat desa.

​Para penerima Bansos Kesra mengeluhkan adanya pemotongan dana sebesar Rp 100 ribu setelah mereka mencairkan bantuan tersebut di Kantor Pos Desa Cahaya Negeri, Kecamatan Sukaraja.

Menurut pengakuan seorang warga penerima, Pesi Novianti, pemotongan tersebut beralasan sebagai ongkos ojek untuk pengambilan Bansos di Kantor Pos dan tanda ucapan terima kasih karena penerima telah mendapatkan bantuan.

​Pesi menambahkan, sudah ada sekitar 5-6 orang penerima yang mengakui telah dipungut, bahkan salah satunya adalah penerima yang memiliki disabilitas.

“Kasihan lagi, ada penerima yang mengalami disabilitas ikut di pungut oleh oknum perangkat desa ini,” ujar Pesi pada Jumat, 12 Desember 2025.

Menanggapi keluhan ini, warga Desa Padang Kuas telah menggelar audensi di Kantor Desa yang turut dihadiri Kepala Desa. Rencananya, audensi lanjutan akan dilaksanakan pada Senin, 15 Desember 2025, dengan menghadirkan langsung para penerima dan oknum perangkat desa yang diduga melakukan pungli.

​Warga juga menyoroti masalah Bansos lain di Desa Padang Kuas, seperti Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT), yang dinilai tidak tepat sasaran.

“Kami mohonlah dinas terkait untuk menindaklanjuti ini. Berantaslah dulu oknum-oknum mafia Bansos ini, agar Bansos yang dikucurkan pemerintah tepat sasaran,” tuntut Pesi Novianti.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Seluma, Elian Suandi, menanggapi tegas kasus ini. Ia menekankan bahwa tidak dibenarkan adanya pemotongan Bansos dalam bentuk atau alasan apa pun, karena bantuan tersebut adalah dana tunai pemerintah yang ditujukan langsung kepada masyarakat yang berhak.

​”Tidak dibenarkan adanya pemotongan ini. Ini menyalahi. Oknum yang melakukan pemotongan saya minta segera mengembalikan, jika tidak ingin diproses hukum,” tegas Elian Suandi.

​Hingga berita ini diterbitkan, Kepala Desa Padang Kuas, Sulaiman, belum memberikan konfirmasi terkait dugaan pungli Bansos BLT Kesra di wilayahnya.

(ABD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Heboh Kemeriahan CFD HUT Bhayangkara ke-80 di Rejang Lebong, Ada SIM Keliling hingga Berobat Gratis!

21 Juni 2026 - 20:00 WIB

Sempat Tersendat Berbulan-bulan, DD dan ADD 2026 di Rejang Lebong Akhirnya Cair! Pemdes Diminta Ngebut

21 Juni 2026 - 19:55 WIB

Dipicu Dendam Lama dan Tatapan Sengit, Petani di Binduriang Ditikam Saat Joget di Pesta Pernikahan

21 Juni 2026 - 19:48 WIB

Orang Tua Jangan Mau Dipungut Biaya! Dikbud Seluma Tegaskan SPMB 2026 Tingkat SD dan SMP Gratis Tis!

20 Juni 2026 - 19:10 WIB

Jeritan Pemilik RAM di Bengkulu Selatan: Antrean Pabrik Berhari-hari Bikin TBS Sawit Membusuk dan Rugi Besar

20 Juni 2026 - 19:04 WIB

Trending di Ekonomi