Menu

Mode Gelap
Sambut HUT ke-81 RI, Walikota Dedy Wahyudi Ajak Warga Gencarkan Gotong Royong Bersihkan Kota Bengkulu Bolos Sekolah saat Jam Pelajaran, Siswa SMAN 2 Kota Bengkulu Diciduk Satpol PP di Jalur Tikus Belakang Sekolah Kemarau Panjang Ancam Sawah Mukomuko, Dinas Pertanian Bergerak Cepat Petakan Wilayah Rentan   Tegas! Dikbud Kota Bengkulu Larang Keras Pungutan Biaya Lomba 17 Agustus di Sekolah Tanggap Cepat Kebakaran SMPN 19 Kota Bengkulu: Dikbud Ajukan Proposal Revitalisasi Rp2 Miliar ke Pusat  Program Prabawa Resmi Diluncurkan: Satpol PP Siaga di Tiap Kelurahan, Walikota Dedy Wahyudi Tegaskan Peran Baru 

Headline

Dugaan Pungli Bansos Kesra di Desa Padang Kuas Seluma: Perangkat Desa Diduga Pungut Rp 100 Ribu dari Penerima

badge-check

Dugaan Pungli Bansos Kesra di Desa Padang Kuas Seluma: Perangkat Desa Diduga Pungut Rp 100 Ribu dari Penerima Perbesar

SELUMA – Bantuan Sosial Kesejahteraan Rakyat (Bansos Kesra) yang seharusnya menjadi penopang ekonomi warga miskin di Desa Padang Kuas, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Seluma, kini diwarnai dugaan praktik pungutan liar (Pungli) oleh oknum perangkat desa.

​Para penerima Bansos Kesra mengeluhkan adanya pemotongan dana sebesar Rp 100 ribu setelah mereka mencairkan bantuan tersebut di Kantor Pos Desa Cahaya Negeri, Kecamatan Sukaraja.

Menurut pengakuan seorang warga penerima, Pesi Novianti, pemotongan tersebut beralasan sebagai ongkos ojek untuk pengambilan Bansos di Kantor Pos dan tanda ucapan terima kasih karena penerima telah mendapatkan bantuan.

​Pesi menambahkan, sudah ada sekitar 5-6 orang penerima yang mengakui telah dipungut, bahkan salah satunya adalah penerima yang memiliki disabilitas.

“Kasihan lagi, ada penerima yang mengalami disabilitas ikut di pungut oleh oknum perangkat desa ini,” ujar Pesi pada Jumat, 12 Desember 2025.

Menanggapi keluhan ini, warga Desa Padang Kuas telah menggelar audensi di Kantor Desa yang turut dihadiri Kepala Desa. Rencananya, audensi lanjutan akan dilaksanakan pada Senin, 15 Desember 2025, dengan menghadirkan langsung para penerima dan oknum perangkat desa yang diduga melakukan pungli.

​Warga juga menyoroti masalah Bansos lain di Desa Padang Kuas, seperti Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT), yang dinilai tidak tepat sasaran.

“Kami mohonlah dinas terkait untuk menindaklanjuti ini. Berantaslah dulu oknum-oknum mafia Bansos ini, agar Bansos yang dikucurkan pemerintah tepat sasaran,” tuntut Pesi Novianti.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Seluma, Elian Suandi, menanggapi tegas kasus ini. Ia menekankan bahwa tidak dibenarkan adanya pemotongan Bansos dalam bentuk atau alasan apa pun, karena bantuan tersebut adalah dana tunai pemerintah yang ditujukan langsung kepada masyarakat yang berhak.

​”Tidak dibenarkan adanya pemotongan ini. Ini menyalahi. Oknum yang melakukan pemotongan saya minta segera mengembalikan, jika tidak ingin diproses hukum,” tegas Elian Suandi.

​Hingga berita ini diterbitkan, Kepala Desa Padang Kuas, Sulaiman, belum memberikan konfirmasi terkait dugaan pungli Bansos BLT Kesra di wilayahnya.

(ABD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Sambut HUT ke-81 RI, Walikota Dedy Wahyudi Ajak Warga Gencarkan Gotong Royong Bersihkan Kota Bengkulu

5 Agustus 2026 - 20:07 WIB

Bolos Sekolah saat Jam Pelajaran, Siswa SMAN 2 Kota Bengkulu Diciduk Satpol PP di Jalur Tikus Belakang Sekolah

5 Agustus 2026 - 20:00 WIB

Kemarau Panjang Ancam Sawah Mukomuko, Dinas Pertanian Bergerak Cepat Petakan Wilayah Rentan  

5 Agustus 2026 - 19:56 WIB

Tegas! Dikbud Kota Bengkulu Larang Keras Pungutan Biaya Lomba 17 Agustus di Sekolah

4 Agustus 2026 - 19:00 WIB

Tanggap Cepat Kebakaran SMPN 19 Kota Bengkulu: Dikbud Ajukan Proposal Revitalisasi Rp2 Miliar ke Pusat 

4 Agustus 2026 - 18:56 WIB

Trending di Headline