Menu

Mode Gelap
Heboh Kemeriahan CFD HUT Bhayangkara ke-80 di Rejang Lebong, Ada SIM Keliling hingga Berobat Gratis! Sempat Tersendat Berbulan-bulan, DD dan ADD 2026 di Rejang Lebong Akhirnya Cair! Pemdes Diminta Ngebut Dipicu Dendam Lama dan Tatapan Sengit, Petani di Binduriang Ditikam Saat Joget di Pesta Pernikahan Orang Tua Jangan Mau Dipungut Biaya! Dikbud Seluma Tegaskan SPMB 2026 Tingkat SD dan SMP Gratis Tis! Jeritan Pemilik RAM di Bengkulu Selatan: Antrean Pabrik Berhari-hari Bikin TBS Sawit Membusuk dan Rugi Besar UMKM Wajib Tahu! Ini Cara Pendaftaran Merek Dagang di Festival Tabut 2026, Cukup Bayar Rp500 Ribu

Headline

DPRD Bengkulu Apresiasi Tiga Calon Sekda Terbaik, Tekankan Pentingnya Jaringan Pemerintah Pusat

badge-check


DPRD Bengkulu Apresiasi Tiga Calon Sekda Terbaik, Tekankan Pentingnya Jaringan Pemerintah Pusat Perbesar

BENGKULU — Wakil Ketua I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Bengkulu, Teuku Zulkarnain, menyampaikan apresiasi terhadap hasil seleksi tiga besar calon Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Bengkulu. Pengumuman ini merupakan tahap akhir dari Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Madya tahun 2025 yang diselenggarakan Pemerintah Provinsi Bengkulu.

​Tiga nama pejabat yang berhasil lolos dengan nilai terbaik adalah Aulia Sofyan, Hadianto, dan Herwan Antoni.

Dalam wawancaranya di Balai Raya Semarak, Teuku Zulkarnain menekankan bahwa jabatan Sekda Provinsi, sebagai pejabat eselon I, memiliki peran vital sebagai ujung tombak pemerintahan.

​Menurutnya, Kepala Daerah berperan dalam menetapkan kebijakan, sementara Sekda bertanggung jawab untuk menerjemahkan kebijakan tersebut menjadi program-program konkret.

​”Jika Sekda nya lemah, lemah juga pemerintahan ini,” tegas Teuku.

​Selain peran internal, Teuku menyoroti bahwa posisi Sekda memiliki keterkaitan erat dengan Pemerintah Pusat. Ia berharap Sekda terpilih nantinya memiliki jaringan yang kuat ke pusat, mengingat kewenangan dalam jabatan eselon I sudah bercampur antara kepala daerah dan Pemerintah Pusat.

Teuku juga mengapresiasi proses seleksi yang melibatkan aparat penegak hukum sebagai bentuk pengawasan. Keterlibatan ini bertujuan untuk memastikan bahwa calon yang lolos adalah sosok yang “clean” (bersih) dan tidak memiliki “warning” atau catatan risiko hukum di masa depan.

​”Untuk 3 nama yang lolos ini, memang benar-benar pejabat yang clean. Hal ini yang diwarning oleh Pemerintah Pusat,” jelasnya.

​Dengan demikian, tiga nama yang ditetapkan sebagai peserta terbaik dinilai merupakan pejabat yang memenuhi standar kebersihan yang disyaratkan oleh Pemerintah Pusat, berbeda dengan seleksi eselon II di mana kewenangan Kepala Daerah masih lebih dominan.

(ABD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Heboh Kemeriahan CFD HUT Bhayangkara ke-80 di Rejang Lebong, Ada SIM Keliling hingga Berobat Gratis!

21 Juni 2026 - 20:00 WIB

Sempat Tersendat Berbulan-bulan, DD dan ADD 2026 di Rejang Lebong Akhirnya Cair! Pemdes Diminta Ngebut

21 Juni 2026 - 19:55 WIB

Dipicu Dendam Lama dan Tatapan Sengit, Petani di Binduriang Ditikam Saat Joget di Pesta Pernikahan

21 Juni 2026 - 19:48 WIB

Orang Tua Jangan Mau Dipungut Biaya! Dikbud Seluma Tegaskan SPMB 2026 Tingkat SD dan SMP Gratis Tis!

20 Juni 2026 - 19:10 WIB

Jeritan Pemilik RAM di Bengkulu Selatan: Antrean Pabrik Berhari-hari Bikin TBS Sawit Membusuk dan Rugi Besar

20 Juni 2026 - 19:04 WIB

Trending di Ekonomi