Menu

Mode Gelap
Harga Sawit di Bengkulu Selatan Stabil, Petani di Bumi Merah Putih Mulai Bernapas Lega Dinas PUPR Bengkulu Tengah Kebut 8 Paket Infrastruktur Jalan dan Jembatan di Tahun 2026 Anggaran Rp726 Juta Siap Kucur, Perbaikan Jembatan Paku Haji Bengkulu Tengah Tinggal Tunggu Kontrak Akses Vital Warga Terancam, Dua Jembatan Rusak di Lubuk Sandi Seluma Diusulkan Masuk Program Jembatan Garuda 2026 Penyaluran Bantuan Pangan Tahap II Mukomuko Masih Menunggu Pusat, Ratusan Ton Beras dan Minyak Goreng Siap Didistribusikan Keliling Kota Cari Kunci Nyantol, Spesialis Curanmor 11 TKP Asal Kepahiang Diringkus Polres Rejang Lebong

Ekonomi

Dinas PUPR Bengkulu Tengah Kebut 8 Paket Infrastruktur Jalan dan Jembatan di Tahun 2026

badge-check

Dinas PUPR Bengkulu Tengah Kebut 8 Paket Infrastruktur Jalan dan Jembatan di Tahun 2026 Perbesar

FAKTABENGKULU.COM, BENGKULU TENGAH – Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) terus mematangkan komitmennya dalam mendongkrak kualitas infrastruktur publik. Langkah nyata ini dibuktikan dengan mulai direalisasikannya delapan paket pekerjaan fisik bidang Bina Marga yang akan dilaksanakan secara bertahap sepanjang tahun 2026.

Meski dihadapkan pada tantangan keterbatasan anggaran daerah, langkah strategis tetap diambil demi memastikan konektivitas antarwilayah di kawasan yang kini dikenal sebagai bagian dari Bumi Merah Putih ini berjalan optimal.

Kepala Dinas PUPR Kabupaten Bengkulu Tengah, Febrian Fatahillah, ST, MT, melalui Kepala Bidang Bina Marga, Erfa Ovetri, ST, mengungkapkan bahwa seluruh proses tender untuk paket pekerjaan jalan telah tuntas. Skema pengerjaan fisik di lapangan pun kini mulai bergulir.

“Untuk tahun anggaran ini, kami mengelola delapan paket pekerjaan fisik yang terdiri atas tujuh paket jalan dan satu paket jembatan. Proses lelang untuk seluruh paket pekerjaan jalan sudah selesai dan pengerjaan di lapangan segera dimulai,” ujar Erfa.

Alokasi Anggaran dan Ruas Jalan yang Diperbaiki

Total pagu anggaran yang disiapkan untuk mendanai delapan paket pekerjaan fisik ini mencapai kisaran Rp 9 miliar. Dari tujuh paket jalan yang dianggarkan, enam di antaranya merupakan paket peningkatan jalan dan satu paket lainnya adalah rehabilitasi jalan.

Sejumlah titik bahkan sudah memulai tahapan awal berupa penentuan titik nol di lokasi proyek. Sementara sebagian paket sisanya tengah menyelesaikan proses administrasi kontrak dan dipastikan segera menyusul dalam waktu dekat.

Berikut adalah rincian 6 ruas peningkatan jalan di Bengkulu Tengah beserta alokasi anggarannya:

  • Jalan Karang Tinggi–Taba Lagan: Pagu anggaran sekitar Rp 1,9 miliar.
  • Jalan Pusat Perkantoran–Renah Lebar: Pagu anggaran sebesar Rp 545 juta.
  • Jalan Sri Kuncoro–Talang Pauh: Pagu anggaran mencapai Rp 1,8 miliar.
  • Jalan Tanjung Terdana–Harapan Makmur: Pagu anggaran sebesar Rp 1,6 miliar.
  • Jalan Pondok Kubang menuju TPA (Tempat Pembuangan Akhir): Pagu anggaran senilai Rp 858 juta.
  • Jalan Bukit–Padang Ulak Tanjung: Pagu anggaran dialokasikan sebesar Rp 684 juta.

Selain keenam paket peningkatan tersebut, Dinas PUPR Bengkulu Tengah juga mengucurkan dana sekitar Rp 858 juta untuk satu paket rehabilitasi jalan, serta menyiapkan satu paket khusus untuk perbaikan infrastruktur jembatan yang juga menjadi prioritas tahun ini.

Lobi Anggaran Pusat Lewat Program Inpres Jalan Daerah

Erfa mengakui bahwa kondisi fiskal daerah saat ini menuntut pemerintah untuk bergerak lincah dan menentukan prioritas. Strategi pembangunan bertahap menjadi opsi logis agar pemerataan pembangunan tetap bisa dirasakan oleh masyarakat luas di wilayah Bumi Merah Putih.

“Komitmen kami untuk membangun infrastruktur tidak surut meski anggaran daerah terbatas. Pelaksanaan memang harus dilakukan secara bertahap, dan kami sangat mengharapkan pengertian serta dukungan dari seluruh lapisan masyarakat,” tambahnya.

Guna mengatasi keterbatasan APBD, Dinas PUPR Bengkulu Tengah tidak tinggal diam. Langkah proaktif diambil dengan menjalin koordinasi intensif ke tingkat pusat, mulai dari Balai Pelaksana Jalan Nasional, Kementerian Pekerjaan Umum, hingga memperjuangkan aspirasi melalui DPR RI.

Target utamanya adalah menggaet kucuran dana segar dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), salah satunya melalui skema Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD). Program IJD ini dinilai menjadi solusi jitu untuk mempercepat pemulihan dan peningkatan jalan serta jembatan yang vital bagi denyut nadi perekonomian warga.

“Usulan untuk pembangunan jalan dan jembatan sudah kami sampaikan ke pemerintah pusat. Kami akan terus mengawal usulan ini agar Kabupaten Bengkulu Tengah bisa mendapatkan bantuan program Inpres Jalan Daerah tersebut,” pungkas Erfa.

(ABD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Harga Sawit di Bengkulu Selatan Stabil, Petani di Bumi Merah Putih Mulai Bernapas Lega

18 Juli 2026 - 19:12 WIB

Anggaran Rp726 Juta Siap Kucur, Perbaikan Jembatan Paku Haji Bengkulu Tengah Tinggal Tunggu Kontrak

18 Juli 2026 - 19:01 WIB

Akses Vital Warga Terancam, Dua Jembatan Rusak di Lubuk Sandi Seluma Diusulkan Masuk Program Jembatan Garuda 2026

17 Juli 2026 - 18:50 WIB

Penyaluran Bantuan Pangan Tahap II Mukomuko Masih Menunggu Pusat, Ratusan Ton Beras dan Minyak Goreng Siap Didistribusikan

17 Juli 2026 - 18:45 WIB

Keliling Kota Cari Kunci Nyantol, Spesialis Curanmor 11 TKP Asal Kepahiang Diringkus Polres Rejang Lebong

17 Juli 2026 - 18:40 WIB

Trending di Headline