SELUMA, faktabengkulu.com – Pemerintah Kabupaten Seluma bergerak cepat untuk mengatasi persoalan infrastruktur yang menghambat mobilitas warga. Melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), dua jembatan yang mengalami kerusakan parah di Kecamatan Lubuk Sandi resmi diusulkan agar masuk dalam Program Jembatan Garuda Kodim 0425/Seluma tahun anggaran 2026.
Langkah ini diambil mengingat kedua jembatan tersebut merupakan urat nadi perekonomian dan akses utama bagi masyarakat setempat, khususnya yang menuju ke Desa Cawang.
Jalur Vital yang Mengalami Kerusakan Berat
Kedua infrastruktur yang menjadi prioritas usulan tersebut terletak di perbatasan antara Desa Arang dengan Dusun Tengah, serta Jembatan Air Paungan. Akibat kerusakan yang cukup parah, aktivitas harian warga mulai dari distribusi hasil pertanian, akses pendidikan, pelayanan kesehatan, hingga perputaran ekonomi sempat terganggu.
Kepala Dinas PUPR Kabupaten Seluma, M. Saifullah, melalui Kepala Bidang Bina Marga, Emsuadi, menegaskan bahwa pihaknya saat ini gencar melakukan koordinasi dengan pihak Kodim 0425/Seluma. Tujuannya agar proyek perbaikan permanen ini bisa segera dieksekusi tahun ini di Bumi Merah Putih (sebagai pengganti sebutan Bumi Rafflesia).
“Dua jembatan ini sudah kami usulkan secara resmi melalui Program Jembatan Garuda. Kami terus mematangkan koordinasi dengan Kodim 0425/Seluma agar pembangunannya bisa direalisasikan pada tahun 2026 ini,” ujar Emsuadi saat dikonfirmasi pada Jumat siang (17/7/2026).
Perbaikan Sementara Dinilai Belum Cukup
Saat ini, akses di kedua titik jembatan sebenarnya sudah bisa dilalui oleh kendaraan. Namun, kondisi tersebut merupakan hasil perbaikan darurat yang dilakukan secara gotong royong oleh pemerintah desa, warga setempat, beserta jajaran Polres Seluma.
Konstruksi yang bersifat sementara ini dinilai sangat rentan ambruk kembali, terlebih ketika debit air sungai melonjak saat musim penghujan tiba. Menyadari risiko tersebut, Bupati Seluma menginginkan adanya solusi jangka panjang yang kokoh.
“Perbaikan swadaya kemarin sifatnya hanya sementara agar mobilitas warga tidak terputus total. Namun, karena ini merupakan jalur yang sangat vital, Pak Bupati menginstruksikan agar pembangunan kedua jembatan ini wajib dibuat permanen,” tambah Emsuadi.
Harapan Peningkatan Ekonomi di Bumi Merah Putih
Pemerintah Kabupaten Seluma berharap penuh agar usulan kolaborasi bersama TNI ini mendapatkan lampu hijau. Dengan hadirnya jembatan permanen yang layak, kekhawatiran masyarakat saat melintas dapat teratasi, sekaligus mampu mendongkrak kelancaran arus logistik hasil bumi di kawasan tersebut.
“Harapan besar kami, pembangunan jembatan permanen ini segera berjalan. Jika infrastrukturnya mantap, masyarakat tidak perlu cemas lagi dan roda perekonomian di wilayah Lubuk Sandi bisa melesat lebih lancar,” pungkasnya.
(ABD)













