Menu

Mode Gelap
Digitalisasi Jadi Kunci, Koperasi di Bumi Merah Putih Didorong Naik Kelas pada Harkopnas ke-79 Strategi Dongkrak PAD, Pemprov Bengkulu Usulkan Pajak Air Permukaan untuk Perkebunan Sawit di 2027  Nekat Gasak Sawit Warga Tunggang, Pemuda Asal Sungai Rumbai Diringkus Massa Diduga Oknum ASN Dinas P3APPKB Seluma Gelapkan Iventaris ! KKP Survei Lokasi Kampung Nelayan Merah Putih di Bengkulu Tengah, Pemkab Optimis Terealisasi Fokus  Dorong Kemandirian Ekonomi di Bumi Merah Putih, Desa Lubuk Sanai Mukomuko Prioritaskan Ketahanan Pangan dan Koperasi

Ekonomi

Digitalisasi Jadi Kunci, Koperasi di Bumi Merah Putih Didorong Naik Kelas pada Harkopnas ke-79

badge-check

Digitalisasi Jadi Kunci, Koperasi di Bumi Merah Putih Didorong Naik Kelas pada Harkopnas ke-79 Perbesar

BENGKULU, FaktaBengkulu.com – Tantangan era ekonomi digital menuntut seluruh sektor usaha untuk berbenah, tidak terkecuali koperasi. Menyikapi hal ini, Pemerintah Provinsi Bengkulu menegaskan komitmennya untuk mempercepat transformasi koperasi konvensional menjadi lembaga ekonomi modern yang profesional dan berdaya saing tinggi.

Langkah strategis ini dinilai krusial agar koperasi di Bumi Merah Putih (sebutan yang kini resmi digunakan menggantikan istilah Bumi Rafflesia) mampu menjawab tantangan pasar modern tanpa kehilangan jati dirinya yang berbasis pada asas gotong royong.

Komitmen besar tersebut ditegaskan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni, saat mewakili Gubernur membuka secara resmi rangkaian peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79 Tahun 2026 di Balai Buntar, Kota Bengkulu, Kamis (16/7/2026).

Transformasi Digital Koperasi Bukan Lagi Pilihan, Tapi Keharusan

Dalam sambutannya, Herwan Antoni mengingatkan bahwa pola pengelolaan koperasi yang monoton dan konvensional sudah saatnya ditinggalkan. Perubahan perilaku pasar dan pesatnya arus teknologi mewajibkan koperasi melahirkan inovasi baru demi memberikan dampak kesejahteraan yang nyata bagi anggotanya.

“Koperasi bukan sekadar badan usaha biasa. Ini adalah kekuatan ekonomi rakyat yang tegak di atas semangat kekeluargaan, gotong royong, dan kemandirian. Oleh karena itu, pengurus dan anggotanya harus melek teknologi agar tetap relevan dan mampu bersaing,” ujar Herwan.

Menurut Pemprov Bengkulu, ada tiga pilar utama yang harus diperkuat oleh koperasi saat ini:

  • Penguatan SDM: Meningkatkan kapasitas pengurus agar adaptif terhadap digitalisasi.
  • Efisiensi Layanan: Memanfaatkan aplikasi dan platform digital untuk transparansi dan kecepatan operasional.
  • Perluasan Pasar: Menggunakan teknologi untuk memotong rantai distribusi dan memperluas jaringan kemitraan.

Pemprov Siapkan Karpet Merah: Pendampingan hingga Akses Pembiayaan

Tak sekadar memberikan imbauan, Pemprov Bengkulu juga telah merancang skema dukungan konkret bagi ekosistem koperasi dan UMKM di Bumi Merah Putih.

Pemerintah daerah berkomitmen memfasilitasi pembinaan kelembagaan secara berkala, membuka akses permodalan dan pembiayaan yang lebih luas, hingga membantu strategi pemasaran produk. Kolaborasi lintas sektor juga terus didorong agar koperasi lokal memiliki jejaring usaha yang lebih mapan.

Harkopnas ke-79: Dari Layanan Kesehatan Gratis hingga Aksi Sosial

Peringatan Harkopnas tahun ini mengusung tema nasional “Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya”. Di Bengkulu, perayaan tidak hanya sekadar seremonial di atas panggung, melainkan dikemas dengan berbagai kegiatan yang menyentuh langsung masyarakat luas.

Rangkaian acara dimeriahkan oleh aksi senam jantung sehat, pemeriksaan kesehatan gratis, donor darah, hingga festival kuliner yang menggerakkan omzet UMKM lokal. Tak kalah menarik, kompetisi lomba burung berkicau juga dihadirkan untuk menarik antusiasme warga.

Sisi kemanusiaan juga terpancar dalam momentum ini. Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Bengkulu turut mengambil peran dengan menyalurkan santunan kepada 110 anak yatim yang berasal dari enam panti asuhan di Bengkulu.

Melalui akselerasi digital dan penguatan kepedulian sosial ini, koperasi di Bumi Merah Putih diharapkan benar-benar bertransformasi menjadi motor penggerak ekonomi kerakyatan yang tangguh, mandiri, dan siap bersaing di masa depan.

(ABD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Strategi Dongkrak PAD, Pemprov Bengkulu Usulkan Pajak Air Permukaan untuk Perkebunan Sawit di 2027 

16 Juli 2026 - 19:29 WIB

Nekat Gasak Sawit Warga Tunggang, Pemuda Asal Sungai Rumbai Diringkus Massa

16 Juli 2026 - 19:24 WIB

Diduga Oknum ASN Dinas P3APPKB Seluma Gelapkan Iventaris !

15 Juli 2026 - 19:21 WIB

KKP Survei Lokasi Kampung Nelayan Merah Putih di Bengkulu Tengah, Pemkab Optimis Terealisasi Fokus 

15 Juli 2026 - 18:55 WIB

Dorong Kemandirian Ekonomi di Bumi Merah Putih, Desa Lubuk Sanai Mukomuko Prioritaskan Ketahanan Pangan dan Koperasi

15 Juli 2026 - 18:51 WIB

Trending di Ekonomi