Menu ✖

Otomatis
Breaking News

Headline

Cegah Rabies, Pemprov Bengkulu Sebar 2.000 Dosis Vaksin ke 5 Kabupaten Prioritas

badge-check

Cegah Rabies, Pemprov Bengkulu Sebar 2.000 Dosis Vaksin ke 5 Kabupaten PrioritasPerbesar

BENGKULU, FaktaBengkulu.com – Pemerintah Provinsi Bengkulu mengambil langkah proaktif dalam memutus rantai penularan penyakit rabies di wilayah Bumi Merah Putih. Sebanyak 2.000 dosis vaksin rabies mulai didistribusikan secara strategis ke lima kabupaten yang dinilai memiliki risiko penularan tertinggi.

Langkah ini merupakan bagian dari komitmen Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakkeswan) Provinsi Bengkulu untuk memberikan perlindungan bagi masyarakat dari ancaman zoonosis, penyakit yang menular dari hewan ke manusia, meskipun di tengah kebijakan efisiensi anggaran daerah.

Fokus pada Wilayah Populasi Hewan Tinggi

Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Veteriner Disnakkeswan Provinsi Bengkulu, drh. Indah Permatasari, mengungkapkan bahwa pemilihan lokasi distribusi tidak dilakukan secara acak. Lima wilayah yang menjadi prioritas utama adalah:

  • Bengkulu Tengah
  • Bengkulu Utara
  • Bengkulu Selatan
  • Mukomuko
  • Lebong

“Daerah-daerah tersebut kami prioritaskan karena populasi Hewan Penular Rabies (HPR) di sana cukup tinggi. Kita ingin penanganan yang cepat dan tepat sasaran agar penyebaran virus ini bisa ditekan sedini mungkin,” ujar drh. Indah, Selasa (14/4/2026).

Upaya Jemput Bola ke Pusat

Ketersediaan 2.000 dosis vaksin yang didistribusikan saat ini merupakan hasil koordinasi intensif Pemprov Bengkulu dengan Pemerintah Pusat. Menyadari keterbatasan anggaran daerah (APBD), Disnakkeswan bergerak cepat bersurat ke Direktorat Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian.

“Alhamdulillah, sebelum memasuki Ramadan lalu, kami sudah menerima bantuan 2.000 dosis dari pusat. Ini yang langsung kita salurkan ke lapangan agar stok di tingkat kabupaten tetap aman,” tambahnya.

Rencana Pengadaan Mandiri di 2026

Selain mengandalkan bantuan pusat, Pemprov Bengkulu juga telah merancang pengadaan tambahan 2.000 dosis vaksin melalui skema anggaran tahun 2026. Saat ini, pihak dinas sedang menunggu lampu hijau dari Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) untuk mengeksekusi pengadaan tersebut.

drh. Indah mengingatkan masyarakat agar tidak meremehkan ancaman rabies. Kesadaran pemilik hewan peliharaan (anjing, kucing, atau kera) untuk melakukan vaksinasi rutin menjadi kunci utama keberhasilan program ini.

“Rabies ini taruhannya nyawa manusia. Penanganannya tidak boleh dianggap sepele. Kami berharap dengan distribusi vaksin ini, perlindungan kesehatan masyarakat semakin meningkat,” pungkasnya.

(ABD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Bupati Bengkulu Utara Arie Septia Adinata Sabet Penghargaan Parasamya Karya Kencana 2026, Terbaik II Nasional Regional III

5 Nov 2026 - 17:44 WIB

Bupati Bengkulu Utara Arie Septia Adinata Sabet Penghargaan Parasamya Karya Kencana 2026, Terbaik II Nasional Regional III

Pemkot Bengkulu Genjot Penanggulangan Kemiskinan Ekstrem, Fokus Potong Bebban Hidup dan Naikkan Pendapatan Warga

5 Nov 2026 - 17:41 WIB

Pemkot Bengkulu Genjot Penanggulangan Kemiskinan Ekstrem, Fokus Potong Bebban Hidup dan Naikkan Pendapatan Warga

Pemkot Bengkulu Kembali Unjuk Gigi di Ajang Nasional IGA 2026, Optimis Rebut Prestasi Terbaik

5 Nov 2026 - 17:38 WIB

Pemkot Bengkulu Kembali Unjuk Gigi di Ajang Nasional IGA 2026, Optimis Rebut Prestasi Terbaik

Mahasiswa Bengkulu Geruduk DPRD: Kritik Pemerintahan Prabowo-Gibran hingga Serukan Mosi Tidak Percaya  

5 Nov 2026 - 07:49 WIB

Mahasiswa Bengkulu Geruduk DPRD: Kritik Pemerintahan Prabowo-Gibran hingga Serukan Mosi Tidak Percaya   

Lepas Kontingen POPDA 2026, Walikota Dedy Wahyudi Bakar Semangat Atlet Muda Bumi Merah Putih

4 Nov 2026 - 19:17 WIB

Lepas Kontingen POPDA 2026, Walikota Dedy Wahyudi Bakar Semangat Atlet Muda Bumi Merah Putih
Trending di Headline