Menu

Mode Gelap
Sambut HUT ke-81 RI, Walikota Dedy Wahyudi Ajak Warga Gencarkan Gotong Royong Bersihkan Kota Bengkulu Bolos Sekolah saat Jam Pelajaran, Siswa SMAN 2 Kota Bengkulu Diciduk Satpol PP di Jalur Tikus Belakang Sekolah Kemarau Panjang Ancam Sawah Mukomuko, Dinas Pertanian Bergerak Cepat Petakan Wilayah Rentan   Tegas! Dikbud Kota Bengkulu Larang Keras Pungutan Biaya Lomba 17 Agustus di Sekolah Tanggap Cepat Kebakaran SMPN 19 Kota Bengkulu: Dikbud Ajukan Proposal Revitalisasi Rp2 Miliar ke Pusat  Program Prabawa Resmi Diluncurkan: Satpol PP Siaga di Tiap Kelurahan, Walikota Dedy Wahyudi Tegaskan Peran Baru 

Headline

Gelapkan Dana Konsumen Rp 5 Miliar demi Judi Online, Pemilik Showroom di Bengkulu Diringkus Polisi

badge-check

Gelapkan Dana Konsumen Rp 5 Miliar demi Judi Online, Pemilik Showroom di Bengkulu Diringkus Polisi Perbesar

BENGKULU, FaktaBengkulu.com – Pelarian TC (44), seorang pemilik showroom mobil di Kota Bengkulu yang diduga melakukan aksi penipuan dan penggelapan massal, akhirnya kandas. Setelah sempat buron sejak Maret 2026, TC berhasil diringkus polisi di tempat persembunyiannya di wilayah Jawa Barat.

Aksi lancung tersangka tidak main-main. Total kerugian yang dialami para korban ditaksir mencapai Rp 5 miliar. Mirisnya, uang hasil kejahatan tersebut diduga kuat habis digunakan untuk gaya hidup hingga bermain judi online.

Modus Ganda: Menahan BPKB Meski Kredit Lunas

Direktur Reskrimum Polda Bengkulu, Kombes Pol Andjas Adipermana melalui Kasubdit Hardabangtah AKBP Novi Ari, mengungkapkan bahwa tersangka telah menjalankan praktik curang ini selama kurang lebih tiga tahun.

Modus yang dijalankan TC tergolong rapi. Awalnya, ia melakukan transaksi jual beli kendaraan dengan konsumen secara normal. Namun, tersangka diam-diam mengajukan BPKB kendaraan tersebut ke pihak leasing untuk mencairkan dana.

Petaka muncul saat konsumen telah melunasi kewajiban kreditnya. Bukannya mendapatkan hak milik kendaraan secara penuh, BPKB para korban justru ditahan oleh tersangka dan tidak kunjung diserahkan.

“Tersangka mengamankan dana pencairan dari leasing, namun saat konsumen sudah melunasi kewajibannya, BPKB tidak diserahkan. Dari praktik ini, kerugian total ditaksir mencapai Rp 5 miliar,” ujar AKBP Novi Ari, Senin (13/4/2026).

Uang Mengalir ke Meja Judi Online

Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, TC mengakui bahwa uang miliaran rupiah tersebut tidak digunakan untuk pengembangan usaha, melainkan untuk kepentingan pribadi yang merugikan.

“Uang hasil kejahatan digunakan tersangka untuk membayar utang, memenuhi kebutuhan sehari-hari, hingga bermain judi online,” tambah Novi Ari secara tegas.

Terancam 4 Tahun Penjara

Penangkapan TC bermula dari adanya sedikitnya tiga laporan polisi (LP) dari masyarakat yang merasa dirugikan. Setelah melakukan penyelidikan intensif, Subdit Hardabangtah Ditreskrimum Polda Bengkulu berhasil melacak keberadaan tersangka di Jawa Barat dan langsung membawanya kembali ke Bengkulu melalui Bandara Fatmawati.

Saat ini, TC tengah menjalani pemeriksaan intensif di Mapolda Bengkulu untuk pengembangan kasus lebih lanjut, mengingat kemungkinan adanya korban lain yang belum melapor.

Atas perbuatannya, TC dijerat dengan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP, tepatnya Pasal 492 dan/atau Pasal 486, dengan ancaman hukuman maksimal 4 tahun penjara.

(ABD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Sambut HUT ke-81 RI, Walikota Dedy Wahyudi Ajak Warga Gencarkan Gotong Royong Bersihkan Kota Bengkulu

5 Agustus 2026 - 20:07 WIB

Bolos Sekolah saat Jam Pelajaran, Siswa SMAN 2 Kota Bengkulu Diciduk Satpol PP di Jalur Tikus Belakang Sekolah

5 Agustus 2026 - 20:00 WIB

Kemarau Panjang Ancam Sawah Mukomuko, Dinas Pertanian Bergerak Cepat Petakan Wilayah Rentan  

5 Agustus 2026 - 19:56 WIB

Tegas! Dikbud Kota Bengkulu Larang Keras Pungutan Biaya Lomba 17 Agustus di Sekolah

4 Agustus 2026 - 19:00 WIB

Tanggap Cepat Kebakaran SMPN 19 Kota Bengkulu: Dikbud Ajukan Proposal Revitalisasi Rp2 Miliar ke Pusat 

4 Agustus 2026 - 18:56 WIB

Trending di Headline