Menu

Otomatis
Breaking News

Headline

187 Koperasi di Kota Bengkulu “Mati Suri”, Dinas Koperasi Siapkan Strategi Khusus Pembinaan

badge-check

187 Koperasi di Kota Bengkulu “Mati Suri”, Dinas Koperasi Siapkan Strategi Khusus PembinaanPerbesar

KOTA BENGKULU, FAKTABENGKULU.COM – Dinas Koperasi dan UKM Kota Bengkulu mencatat rapor merah bagi ratusan lembaga koperasi di wilayahnya. Hingga akhir Maret 2026, terdeteksi sebanyak 187 koperasi kini menyandang status tidak aktif alias mati suri.

Data tersebut merupakan hasil rekapitulasi komprehensif periode Januari hingga Maret 2026 yang terintegrasi melalui sistem pendataan pemerintah pusat. Secara keseluruhan, terdapat 1.000 koperasi yang terdaftar di Kota Bengkulu, di mana 813 di antaranya masih konsisten menjalankan roda organisasi.

Kepala Bidang Kelembagaan dan Pengawasan Dinas Koperasi dan UKM Kota Bengkulu, Syahminan, menjelaskan bahwa angka tersebut merupakan potret nyata kondisi ekonomi kerakyatan saat ini.

“Dari total 1.000 koperasi yang tercatat dalam sistem kami, sebanyak 813 masih aktif beroperasi, namun 187 lainnya masuk dalam kategori tidak aktif. Data ini valid per akhir Maret 2026,” ungkap Syahminan, Senin (13/4/2026).

Dipantau Lewat Online Data System (ODS)

Keakuratan data ini, lanjut Syahminan, bersumber langsung dari Online Data System (ODS). Sistem ini memantau seluruh legalitas dan aktivitas berbagai jenis koperasi, mulai dari sektor jasa hingga Simpan Pinjam (KSP).

“Semua jenis usaha koperasi terpantau di sana. Mayoritas memang bervariasi, ada yang bergerak di bidang jasa, produksi, hingga simpan pinjam yang tersebar di seluruh wilayah Kota Bengkulu,” tambahnya.

Langkah Reaktivasi dan Pengawasan Ketat

Menyikapi banyaknya koperasi yang tidak aktif, Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu tidak tinggal diam. Syahminan menegaskan bahwa pihaknya akan segera memperketat pengawasan sekaligus memberikan pembinaan intensif.

Tujuan utamanya adalah melakukan reaktivasi agar lembaga-lembaga ini bisa kembali produktif dan memberikan dampak ekonomi langsung bagi anggotanya maupun masyarakat sekitar.

“Target kami adalah melakukan pembinaan kembali. Koperasi yang tidak aktif akan kita dorong agar bisa berfungsi lagi sebagai penggerak ekonomi kerakyatan. Kami ingin memastikan koperasi di Kota Bengkulu tidak sekadar nama, tapi benar-benar memberikan manfaat nyata,” tegasnya.

Tantangan Ekonomi Lokal

Bagi Pemerintah Kota Bengkulu, sektor koperasi tetap menjadi pilar strategis untuk menopang ekonomi daerah. Namun, tantangan manajemen dan konsistensi pengurus seringkali menjadi kendala utama yang menyebabkan operasional berhenti di tengah jalan.

Dengan adanya langkah konkret dari Dinas Koperasi dan UKM, diharapkan persentase koperasi aktif di Kota Bengkulu terus meningkat hingga akhir tahun 2026 mendatang.

(ABD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Warga Bumi Merah Putih Digegerkan Penemuan Jenazah Bayi dalam Kantong Plastik di Selokan Selebar

19 Sep 2026 - 17:22 WIB

Warga Bumi Merah Putih Digegerkan Penemuan Jenazah Bayi dalam Kantong Plastik di Selokan Selebar

Skandal Oknum Sekdes Taba Tembilang Kepergok Bersama Istri Orang, Warga Desak Pecat

19 Sep 2026 - 17:20 WIB

Skandal Oknum Sekdes Taba Tembilang Kepergok Bersama Istri Orang, Warga Desak Pecat

Penjaringan Warga: 2 Pria dan 5 Wanita Diciduk di Satu Kamar Kos Kandang Mas Dini Hari

19 Sep 2026 - 17:18 WIB

Penjaringan Warga: 2 Pria dan 5 Wanita Diciduk di Satu Kamar Kos Kandang Mas Dini Hari

Kabupaten Lebong Akselerasi Ketahanan Pangan Lewat Program Perikanan Darat Berkelanjutan

18 Sep 2026 - 19:39 WIB

Kabupaten Lebong Akselerasi Ketahanan Pangan Lewat Program Perikanan Darat Berkelanjutan

Penantian 10 Tahun Berakhir: Jalan Tanggul Rawa Makmur Kini Mulus Berseri, Warga Ucapkan Terima Kasih ke Pemkot

18 Sep 2026 - 19:34 WIB

Penantian 10 Tahun Berakhir: Jalan Tanggul Rawa Makmur Kini Mulus Berseri, Warga Ucapkan Terima Kasih ke Pemkot
Trending di Ekonomi