Menu

Mode Gelap
Heboh Kemeriahan CFD HUT Bhayangkara ke-80 di Rejang Lebong, Ada SIM Keliling hingga Berobat Gratis! Sempat Tersendat Berbulan-bulan, DD dan ADD 2026 di Rejang Lebong Akhirnya Cair! Pemdes Diminta Ngebut Dipicu Dendam Lama dan Tatapan Sengit, Petani di Binduriang Ditikam Saat Joget di Pesta Pernikahan Orang Tua Jangan Mau Dipungut Biaya! Dikbud Seluma Tegaskan SPMB 2026 Tingkat SD dan SMP Gratis Tis! Jeritan Pemilik RAM di Bengkulu Selatan: Antrean Pabrik Berhari-hari Bikin TBS Sawit Membusuk dan Rugi Besar UMKM Wajib Tahu! Ini Cara Pendaftaran Merek Dagang di Festival Tabut 2026, Cukup Bayar Rp500 Ribu

Headline

187 Koperasi di Kota Bengkulu “Mati Suri”, Dinas Koperasi Siapkan Strategi Khusus Pembinaan

badge-check


187 Koperasi di Kota Bengkulu “Mati Suri”, Dinas Koperasi Siapkan Strategi Khusus Pembinaan Perbesar

KOTA BENGKULU, FAKTABENGKULU.COM – Dinas Koperasi dan UKM Kota Bengkulu mencatat rapor merah bagi ratusan lembaga koperasi di wilayahnya. Hingga akhir Maret 2026, terdeteksi sebanyak 187 koperasi kini menyandang status tidak aktif alias mati suri.

Data tersebut merupakan hasil rekapitulasi komprehensif periode Januari hingga Maret 2026 yang terintegrasi melalui sistem pendataan pemerintah pusat. Secara keseluruhan, terdapat 1.000 koperasi yang terdaftar di Kota Bengkulu, di mana 813 di antaranya masih konsisten menjalankan roda organisasi.

Kepala Bidang Kelembagaan dan Pengawasan Dinas Koperasi dan UKM Kota Bengkulu, Syahminan, menjelaskan bahwa angka tersebut merupakan potret nyata kondisi ekonomi kerakyatan saat ini.

“Dari total 1.000 koperasi yang tercatat dalam sistem kami, sebanyak 813 masih aktif beroperasi, namun 187 lainnya masuk dalam kategori tidak aktif. Data ini valid per akhir Maret 2026,” ungkap Syahminan, Senin (13/4/2026).

Dipantau Lewat Online Data System (ODS)

Keakuratan data ini, lanjut Syahminan, bersumber langsung dari Online Data System (ODS). Sistem ini memantau seluruh legalitas dan aktivitas berbagai jenis koperasi, mulai dari sektor jasa hingga Simpan Pinjam (KSP).

“Semua jenis usaha koperasi terpantau di sana. Mayoritas memang bervariasi, ada yang bergerak di bidang jasa, produksi, hingga simpan pinjam yang tersebar di seluruh wilayah Kota Bengkulu,” tambahnya.

Langkah Reaktivasi dan Pengawasan Ketat

Menyikapi banyaknya koperasi yang tidak aktif, Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu tidak tinggal diam. Syahminan menegaskan bahwa pihaknya akan segera memperketat pengawasan sekaligus memberikan pembinaan intensif.

Tujuan utamanya adalah melakukan reaktivasi agar lembaga-lembaga ini bisa kembali produktif dan memberikan dampak ekonomi langsung bagi anggotanya maupun masyarakat sekitar.

“Target kami adalah melakukan pembinaan kembali. Koperasi yang tidak aktif akan kita dorong agar bisa berfungsi lagi sebagai penggerak ekonomi kerakyatan. Kami ingin memastikan koperasi di Kota Bengkulu tidak sekadar nama, tapi benar-benar memberikan manfaat nyata,” tegasnya.

Tantangan Ekonomi Lokal

Bagi Pemerintah Kota Bengkulu, sektor koperasi tetap menjadi pilar strategis untuk menopang ekonomi daerah. Namun, tantangan manajemen dan konsistensi pengurus seringkali menjadi kendala utama yang menyebabkan operasional berhenti di tengah jalan.

Dengan adanya langkah konkret dari Dinas Koperasi dan UKM, diharapkan persentase koperasi aktif di Kota Bengkulu terus meningkat hingga akhir tahun 2026 mendatang.

(ABD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Heboh Kemeriahan CFD HUT Bhayangkara ke-80 di Rejang Lebong, Ada SIM Keliling hingga Berobat Gratis!

21 Juni 2026 - 20:00 WIB

Sempat Tersendat Berbulan-bulan, DD dan ADD 2026 di Rejang Lebong Akhirnya Cair! Pemdes Diminta Ngebut

21 Juni 2026 - 19:55 WIB

Dipicu Dendam Lama dan Tatapan Sengit, Petani di Binduriang Ditikam Saat Joget di Pesta Pernikahan

21 Juni 2026 - 19:48 WIB

Orang Tua Jangan Mau Dipungut Biaya! Dikbud Seluma Tegaskan SPMB 2026 Tingkat SD dan SMP Gratis Tis!

20 Juni 2026 - 19:10 WIB

Jeritan Pemilik RAM di Bengkulu Selatan: Antrean Pabrik Berhari-hari Bikin TBS Sawit Membusuk dan Rugi Besar

20 Juni 2026 - 19:04 WIB

Trending di Ekonomi